Zat Makanan yang Tidak Perlu Dicerna Oleh Tubuh


Zat Makanan yang Tidak Perlu Dicerna – Zat makanan yang mengalami proses pencernaan di dalam tubuh, antara lain karbohidrat, protein, dan lemak. Lalu, nutrisi berupa vitamin, mineral, dan air tidak mengalami proses pencernaan.



Nah, pembahasan kali ini akan berfokus pada nutrisi yang berupa berupa vitamin, mineral, dan air sebab tidak mengalami proses pencernaan. Secara umum, makanan membutuhkan waktu 24 hingga 72 jam untuk bergerak melalui saluran pencernaan manusia.

Pada awalnya, makanan bergerak relatif cepat melalui sistem pencernaan manusia. Dalam waktu 6 hingga 8 jam, makanan telah bergerak melalui lambung, usus kecil, dan usus besar. Sekali di usus besar, sebagian isi makanan yang dicerna bisa tertahan lebih dari satu hari, bahkan bisa lebih lama.

Baca Juga: Rumus Rumus Persamaan Kuadrat dan Contoh Soal

Baca Juga: Gaya Pada Bidang Miring, Rumus dan Contoh Soal

Baca Juga: Cara Membaca Mikrometer Sekrup Yang Tepat



Daging dan ikan bisa memakan waktu hingga 2 hari untuk sepenuhnya dicerna. Protein dan lemak yang dikandungnya adalah molekul kompleks yang membutuhkan waktu lebih lama bagi tubuh untuk terpisah.  Sebaliknya, buah-buahan dan sayuran, yang kaya serat, dapat bergerak melalui sistem pencernaan dalam waktu kurang dari sehari.

Pada kesempatan kali ini akan diuraikan mengenai nutrisi yang menjadi zat makanan yang tidak mengalami proses pencernaan. Berikut penjelasannya.

Nutrisi

Tubuh membutuhkan asupan nutrisi, seperti vitamin dan mineral untuk dapat bekerja sebagaimana mestinya serta juga menjaga daya tahan tubuh.

Vitamin dan mineral adalah zat gizi yang masuk ke kategori mikronutrien. Tubuh memerlukan kadar vitamin dan mineral dalam jumlah yang tidak terlalu besar. Keduanya tentu merupakan nutrisi penting karena keduanya saling berhubungan dalam melakukan berbagai peran dalam tubuh.



Meski hanya butuh sedikit, penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral bersamaan. Selain vitamin D, vitamin dan mineral lain hanya bisa didapatkan dari makanan karena tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri.

Beberapa jenis vitamin yang sering kita kenal, di antaranya vitamin A, C, D, E, K, vitamin B, termasuk thiamin (B1), riboflavin (B2), niacin (B3), asam pantotenat (B5), piridoksal (B6), kobalamin (B12) , biotin, dan asam folat/folat.

Sementara, jenis mineral dapat terdiri atas kalsium, fosfor, kalium, klorida, magnesium, zat besi, seng atau zinc, yodium, kobalt, tembaga, fluorida, mangan, dan lain sebagainya.

Fungsi Nutrisi

Dalam tubuh, nutrisi memiliki peran penting dan mempunyai fungsi yang tanpanya tubuh akan tidak sehat. Berikut beberapa fungsi nutrisi.



Baca Juga: Contoh Rumus ABC Persamaan Kuadrat

Baca Juga: Contoh Soal Peluruhan Radioaktif

Baca Juga: Simetri Putar Bangun Datar pada Matematika

1. Memproduksi sel-sel baru

Kelompok vitamin B terbukti membantu memperbanyak sel dengan cara menghasilkan DNA baru pada tubuh. Dengan cara kerja ini, vitamin dan mineral akan membantu regenerasi sel. Selain itu, vitamin C membantu memproduksi kolagen. Kolagen ini berperan penting untuk menghasilkan fibroblas atau sel-sel otot, kulit, dan organ tubuh.

2. Mempercepat penyembuhan luka

Zinc bisa meningkatkan kesehatan kulit dan memperbaiki lapisan membran, mempercepat pembekuan darah, dan membantu pembentukan lapisan jaringan tubuh.



Leave a Comment