Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di CARAHARIAN

×

Contoh Soal Payback Period, Perhitungan dan Pembahasannya


Contoh Soal Payback Period – Dalam kegiatan investasi pada sebuah proyek, kita pasti akan mengenai istilah payback period. Istilah ini berkaitan dengan kapan modal yang ditanamkan dalam sebuah proyek dapat kembali. Lebih lanjut, payback period juga berhubungan dengan waktu yang dibutuhkan untuk pengembalian modal yang telah ditanamkan. Jadi, secara garis besar payback period ini berhubungan dengan keuntungan ketika berinvestasi.

Ketika berkecimpung di dunia investasi, tentunya pemahaman mengenai payback period harus dianalisis dan diprediksi dengan baik. Hal ini juga berkaitan dengan cara penghitungan yang benar dengan beberapa rumus tertentu dan data yang dimasukkan harus benar agar hasilnya akurat.



Baca Juga: Cara Menghitung Payback Period Yang Benar

Baca Juga: Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan

Baca Juga: Rumus Cara Menentukan Harga Jual

Pada kesempatan kali ini kalian akan mempelajari mengenai payback period dan beberapa soal-soalnya. Berikut pembahasannya.

Definisi payback period

Payback period dapat diartikan sebagai waktu yang dibutuhkan untuk mendapat pengembalian modal. Dengan kata lain, payback period adalah waktu atau jumlah tahun yang dibutuhkan untuk mendapatkan kembali investasi awal yang dibuat untuk sebuah proyek atau lebih dikenal dengan sebutan periode pengembalian modal.

Payback period akan berhubungan dengan periode yang diperlukan untuk menutup kembali pengeluaran investasi (initial cash investment). Hal ini dapat digunakan untuk menutup kembali pengeluaran investasi dengan menggunakan proceeds atau aliran kas netto (net cash flows).

Payback period digunakan para investor untuk menentukan pengambilan keputusan atas investasi dari suatu proyek. Secara umum, investor tidak terlalu senang dengan investasi yang memiliki payback period terlalu lama. Dengan begitu, payback period memiliki beberapa indikator yang dapat diterapkan ketika melakukan investasi sebagai berikut.

1. Memilih proyek dengan payback period tercepat di antara beberapa proyek lainnya.

2. Proyek dengan payback period yang lebih cepat adalah proyek yang lebih menarik untuk dipilih menjadi sasaran suntikan dana.

3. Investor menggunakan metode payback period untuk menentukan apakah mereka akan melakukan investasi atau tidak.

Rumus payback period

Rumus payback period dapat dimaknai dengan penentuan payback period = Nilai investasi : Kas masuk bersih. Berbeda dengan cara perhitungan payback period saat arus kas yang dimiliki perusahaan berbeda menjadikan rumusnya sebagai berikut.

PP = n + a : b x 1 tahun

keterangan:
PP = payback period
n = syarat periode pengembalian modal investasi
a = jumlah kumulatif arus kas pada tahun terakhir (n)
b = arus kas pada tahun setelah tahun kumulatif arus kas berjalan (n + 1)

Baca Juga: Cara Menghitung Kalori Makanan Untuk Diet Sehat

Baca Juga: Contoh Soal Limit Aljabar: Nilai Limit X

Baca Juga: Cara Mengatasi Corel Draw X7 Tidak Bisa Save