Ikatan Kovalen Tunggal dan Rangkap


Ikatan Kovalen – Umumnya, pembahasan ikatan kovalen terjadi antara atom-atom nonlogam yang selanjutnya dipahami sebagai sebuah ikatan yang terjadi karena penggunaan bersama pasangan elektron. Ikatan ini terbentuk dari dua atom unsur atau lebih yang memiliki afinitas elektron besar dan menggunakan valensi bersama hingga atom memiliki susunan elektron stabil.



Penggunaan bersama satu atau beberapa pasangan elektron oleh dua atom dapat terjadi jika kedua atom itu sejenis atau keelekronegatifannya berbeda sedikit. Misalnya, pada saat bernapas, manusia akan menghirup oksigen (O2) dan mengeluarkan karbon dioksida (CO2). Nah, O2 dan CO2 merupakan contoh senyawa yang memiliki ikatan kovalen rangkap dua.

Pada pembahasan kali ini kalian akan mempelajari mengenai ikatan kovalen. Berikut pembahasannya.

Baca juga: Sifat Besi Secara Kimia dan Secara Fisika

Baca juga: Pembahasan Materi Isomer, Dari Struktur, Rangka dan Fungsinya

Konsep Ikatan Kovalen

Ikatan kovalen dinamakan sebagai sejenis ikatan kimia yang memiliki karakteristik berupa pemakaian bersama pasangan elektron dari masing-masing atom yang berikatan. Singkatnya, pada sebuah stabilitas tarikan dan tolakan pada ikatan akan terbentuk di antara atom-atom ketika mempergunakan elektron.



Contohnya pada ikatan ion H dengan H. Keduanya memerlukan 1 elektron tambahan agar menjadi unsur yang stabil. Oleh karena itu, kedua atom H meminjamkan dan menggunakan bersama-sama satu elektron.

Dalam pembentukan ikatan kovalen, terdapat beberapa langkah yang perlu diperhatikan.

– Hitung elektron valensi atom.

– Tempatkan satu pasang elektron dalam setiap ikatan.



– Lengkapi bentuk oktet dari ikatan atom ke atom pusat (kecuali H hanya dua elektron).

– Tempatkan setiap penambahan elektron pada atom pusat dalam pasangan.

– Bila atom pusat masih belum dalam bentuk oktet, tambahkan ikatannya dalam bentuk ikatan rangkap.

Sifat Ikatan Kovalen

Menurut Omang Komarudin dalam New Edition Pocket Book Kimia SMA Kelas X, XI and XII, ikatan kovalen adalah ikatan yang terbentuk akibat pemakaian bersama pasangan elektron antara dua atom atau lebih.

Atom-atom yang terlibat dalam ikatan kovalen adalah atom-atom non-logam. Ikatan kovalen memiliki sifat-sifat sebagai berikut.



– Sebagian besar mudah menguap.

– Memiliki titik didih dan leleh yang rendah.

– Tidak larut dalam air, tetapi larut dalam larutan organik.

– Pada umumnya tidak menghantarkan listrik.

– Berupa gas, cairan atau padatan lunak pada suhu ruang.

– Keadaan murni bersifat isolator.

Baca juga: Materi Eksponen Matematika Kelas 10

Baca juga: Pelayangan Bunyi Rumus dan Contoh Soal

Pembagian Jenis Ikatan Kovalen

Ikatan kovalen dibagi menjadi tiga bagian yang terdiri atas ikatan kovalen tunggal, rangkap dua, dan rangkap tiga. Berikut pembahasannya.

1. Ikatan Kovalen Tunggal


Molekul air termasuk contoh ikatan kovalen tunggal (sumber gambar: serc.carleton.edu)



Leave a Comment