Zat Makanan dengan Energi Tertinggi Pada Satuan yang Sama


Zat Makanan Dengan Energi Tertinggi – Zat makanan yang menghasilkan energi tertinggi untuk satuan berat yang sama dapat dihasilkan oleh lemak. Pada 1 gram lemak dapat menghasilkan energi kurang lebih 9 kalori. Adapun dalam 1 gram protein dan karbohidrat dapat menghasilkan energi sebesar 4 kalori.



Seperti halnya karbohidrat dan protein, lemak menjadi bagian dalam membentuk sumber energi bagi tubuh manusia. Lemak menjadi pembangun dasar jaringan tubuh karena ikut berperan dalam membangun membran sel dan membran beberapa organel sel.

Baca Juga: Contoh Soal dan Rumus Transformator

Baca Juga: Materi Peluang Kelas 12, Rumus dan Contoh Soal

Baca Juga: Tata Nama Alkohol IUPAC dan Trivial

Bobot energi yang dihasilkan lemak 2 ¼ kali lebih besar dibandingkan karbohidrat dan protein. 1 Gram lemak dapat menghasilkan 9 kalori, sedangkan 1 gram karbohidrat dan protein hanya menghasilkan 4 kalori. Selama proses pencernaan lemak akan dipecah menjadi asam lemak dan gliserol agar dapat diserap oleh organ pencernaan dan kemudian dibawa ke organ yang membutuhkannya.



Pembahasan kali ini akan berfokus pada zat makanan yang menghasilkan energi tertinggi, yaitu lemak. Berikut penjelasannya.

Pengertian Lemak

Pengertian lemak merupakan bagian dari senyawa kimia tidak larut air yang disusun oleh unsur Karbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O). Pengertian lemak bersifat hidrofobik (tidak larut dalam air) untuk melarutkan lemak dibutuhkan pelarut khusus seperti eter, klorofom, dan benzen.

Fungsi lemak utamanya adalah menjadi cadangan energi dalam bentuk sel lemak. Apabila lemak yang kita konsumsi berlebihan membuat lemak tersebut akan disimpan di berbagai tempat contohnya di lapisan bawah kulit untuk dijadikan cadangan energi.

Lemak dalam tubuh dapat dijadikan sebagai pelindung organ penting saat terjadi goncangan karena memiliki struktur seperti bantalan. Selain itu, lemak juga melindungi tubuh dari perubahan suhu lingkungan. Lemak dapat melindungi tubuh dari suhu yang rendah.



Salah satu bahan dasar yang dibutuhkan untuk produksi hormon vitamin, membran sel, dan membran organel sel. Selain itu, lemak dapat dijadikan sebagai pelarut vitamin A, D, E, dan K sehingga dapat dijadikan sebagai bahan penyusun empedu dan asam kholat.

Baca Juga: Cara Membuat R Tabel Uji Validitas

Baca Juga: Cara Membaca Jangka Sorong Yang Benar

Baca Juga: Macam Macam Bilangan Dalam Perhitungan Matematika

Jenis-jenis Lemak



1. Lemak esensial

Sama seperti namanya, lemak esensial penting untuk kehidupan manusia. Pengertian lemak ini memiliki fungsi untuk mengatur suhu tubuh, menjaga struktur sel, dan mengatur hormon. Kehilangan lemak ini mampu mengakibatkan menurunnya kesehatan tubuh.

2. Lemak putih

Lemak putih juga dikenal dengan sebutan lemak adiposit. Lemak ini dinamakan sebagai lemak putih karena sel-sel lemak tersebut berwarna putih akibat rendahnya kepadatan mitokondria dan pembuluh darah. Sel lemak putih akan meningkatkan kadar hormon leptin ketika perut terasa penuh.

3. Lemak cokelat

Warna cokelat dari lemak ini disebabkan karena lemak ini dikemas dengan mitokondria. Pengertian lemak cokelat memiliki kemampuan untuk membakar kalori dari lemak putih.

4. Lemak krem

Lemak krem merupakan hasil persilangan dari antara lemak putih dan lemak cokelat. Saat berolahraga, otot akan mengeluarkan protein khusus yang bisa mengubah lemak putih jadi lemak krem.

5. Lemak subkutan

Lemak subkutan adalah lemak yang ditemukan di bawah kulit. Sekitar 90% lemak di tubuh adalah lemak subkutan dan perlu dikurangi timbunannya.

6. Lemak visceral

Lemak visceral merupakan jenis lemak yang tersimpan di rongga perut dan sejumlah organ penting seperti hati, pankreas, jantung, dan usus. Penebalan lapisan lemak visceral bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2, kanker, serta stroke.



Leave a Comment