Jika Tautan Rusak atau Halaman Error,

Hubungi Halaman "Kontak Admin"

×

Penerapan Tabel Distribusi Normal dan Contoh Soal


1. Perhatikan pada bagian kolom awal. Misalkan kita akan menentukan nilai untuk 1,56. Maka langkah pertama kita mencari pada baris 1,5.

2. Perhatikan pada baris awal. Carilah nilai 0,06.



3. Tentukan titik temu (sel) dari baris dan kolom yang dimaksud. Nilai z untuk 1,56 adalah 0,9406.

Penyebab Data Tidak Terdistribusi Normal

Penyebab data tidak berdistribusi normal adalah terutama adanya data extreme atau data pencilan yang biasa disebut dengan istilah outlier.

Dengan adanya outlier tersebut, maka sebaran data bisa menjadi condong ke kiri atau condong ke kanan.

Dimana jika sebaran data ini kita nilai secara visual misalnya menggunakan histogram, maka seharusnya data yang berdistribusi normal akan membentuk sebaran seperti lonceng menghadap ke atas.

Jika menghadapi situasi dimana data tidak berdistribusi normal, maka langkah yang dapat anda lakukan adalah dengan menilai apakah data tersebut ada outlier data.

Jika memang ada, maka selanjutnya anda bisa melakukan Trimming yaitu mengeliminasi data yang menjadi penyebab terjadinya outlier.

Cara lain yang dapat dilakukan misalnya transformasi data.

Baca Juga: Desil Data Kelompok Ganjil Dan Genap

Baca Juga: Desil Data Tunggal Ganjil Dan Genap

Contoh Soal Tabel Distribusi Normal

Soal 1

Dalam suatu ujian terdapat 300 siswa yang mengikuti ujian tersebut. Rata-rata dari hasil ujian yaitu 70 serta simpangan baku hasil ujian tersebut adalah 10. Jika data nilai hasil ujian siswa tersebut berdistribusi normal, maka berapa persen mahasiswa yang mendapat nilai A jika syarat untuk mendapatkan nilai A adalah nilai lebih dari 85.

Pembahasan:

Berdasarkan contoh soal di atas, diperoleh informasi sebagai berikut.

µ  = 70