Materi Peluang Kelas 12, Rumus dan Contoh Soal


Materi Peluang Kelas 12, Rumus dan Contoh Soal – Peluang dapat disebut sebagai probalitas yang dimaknai sebagai sebuah kesempatan. Dalam istilah matematika, peluang diartikan sebagai kemungkinan yang akan terjadi atau muncul dari sebuah peristiwa. Peluang biasanya identik dengan peristiwa melemparkan dadu untuk mengetahui angka yang keluar.



Kejadian tertentu dari peluang akan muncul dengan memanfaatkan matematika yang diukur dengan tingkatan angka. Kemunculan peluang biasanya berada di rentang nilai antara 0 sampai 1 dengan keterangan sebagai berikut 0 ≤ P(k) ≤ 1.

Nilai 0 pada bentuk di atas menunjukkaan kejadian peluang akan terjadi atau mungkin tidak terjadi. Hal ini pun juga terjadi pada angka 1 dengan menunjukkan peluang yang kejadiannya adalah pasti.

Baca juga: Penjelasan Bagian-Bagian Lingkaran

Baca juga: Contoh Soal Peluruhan Radioaktif

Pada pembahasan kali ini, kalian akan mempelajari mengenai materi peluang yang dipelajari di kelas 12. Berikut penjelasannya.

Konsep peluang

Peluang adalah besarnya probabilitas atau kemungkinan berlangsungnya suatu kejadian. Konsep peluang ini tidak hanya diterapkan pada hal-hal yang bersifat sederhana seperti permainan dadu, melainkan pada hal yang lebih kompleks, seperti investasi, ramalan cuaca, asuransi, dan lainnya. Itulah mengapa, materi peluang perlu dikenalkan sejak di bangku sekolah.

Konsep dasar peluang merupakan penjabaran lebih rinci tentang besaran-besaran apa yang harus kamu kuasai. Konsep ini diperoleh melalui percobaan. Adapun konsep dasar peluang meliputi ruang sampel dan titik sampel.



Rumus dalam peluang

Beberapa konsep dalam peluang akan menciptakan beberapa istilah yang di dalamnya memiliki beragam rumus tersendiri. Berikut beberapa istilah dan rumus dalam peluang.

1. Percobaan

Percobaan dalam peluang menjelaskan mengenai fenomena peluang yang sedang terjadi. Biasanya, pada pelemparan dua buah dadu atau satu keping uang koin. Peluang dari fenomena tersebut harus memenuhi dua sifat dasarnya, yaitu setiap kejadian kemungkinan akan terjadi dan hasil dari kejadian memiliki hasil yang sulit ditentukan.

Misalnya, 2 buah dadu yang dilempar kemungkinan hasilnya adalah perpaduan dari 36 pasangan. Lalu, pelemparan 1 keping uang koin menghasilkan antara kepala atau ekor yang muncul.

2. Ruang dan Titik Sampel

Ruang sampel adalah kumpulan dari beberapa titik sampel yang disimbolkan dengan n(s). Dengan begitu, titik sampel adalah bagian dari ruang sampel yang kemudian jika berkumpul akan membentuk kelompok sampel yang disebut sebagai kejadian.



Misalnya, 2 buah uang koin dilempar sebanyak 1 kali. Munculnya angka dapat disimbolkan dengan A, sedangkan ekor disimbolkan G. Kejadian yang terjadi pada pelemparan koin adalah AA, AG, GA, dan GG. Dengan begitu, titik sampelnya adalah 2 koin dan ruang sampelnya n(s) = 4.



Leave a Comment