Macam Macam Bilangan Dalam Perhitungan Matematika


Bilangan Dalam Perhitungan Matematika – Sejak kita masih kecil kita sudah diperkenalkan dengan perhitungan, namun dalam versi yang sangat sederhana dan mudah untuk dipahami oleh anak kecil. Lalu perhitungan tersebut lambat laun semakin luas dan kompleks. Dan materi-materi baru diajarkan dalam mata pelajaran matematika yang sudah kita peroleh sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Akan tetapi sesulit atau serumit apapun soal dan rumus matematika yang kita hadapi, hampir semuanya selalu berhubungan dengan bilangan. Jika kalian amati tentu kalian akan sadar bahwa bilangan dalam matematika itu sangat beragam. Bahkan kita bisa menggolongkannya ke dalam beberapa jenis.



Nah pada kesempatan kali ini kita akan bahas mengenai apa saja macam-macam bilangan yang bisa kita temui dalam matematika. Materi ini merupakan materi dasar, dan penting untuk kita ketahui. Langsung saja kita awali dari penjelasan singkat mengenai apa itu bilangan.

Definisi Bilangan

Semua orang tahu bentuk bilangan, namun mungkin beberapa orang kesulitan untuk mengartikannya. Bisa kita artikan bahwa bilangan adalah konsep matematika untuk pengukuran dan pencacahan. Konsep bilangan ini cukup beragam, mulai dari bilangan rasional, irasional, bilangan nol, negatif, hingga kompleks. Sedangkan lambang dari bilangan adalah angka. Tujuan pemberian simbol angka tersebut sebagai pembeda antara bilangan satu dengan bilangan lainnya.

Pada dasarnya bilangan bersifat abstrak. Akan tetapi bilangan bisa memberikan keterangan tentang banyaknya suatu kumpulan benda. Jenis dari bilangan ini sangat banyak. Mulai dari bilangan ganjil, genap, cacah, bulat, prima, pecahan, dan lain sebagainya. Supaya lebih familiar berikut kita bahas satu per satu.

Baca juga: Perkalian Dan Pembagian Bilangan Pecahan

Macam-macam Bilangan

Bilangan Nol

Sesuai dengan namanya, bilangan nol merupakan bilangan yang dilambangkan dengan angka “0”. Bilangan ini berarti kosong atau tidak mempunyai nilai. Walaupun demikian bilangan ini mempunyai keistimewaan sendiri. Pasalnya semua bilangan yang dikalikan dengan angka ini akan menghasilkan nilai nol.



Sebab operasi hitung perkalian dan pembagian pada nol dinilai tidak terdefinisi. Maka dari itu semua bilangan yang dibagi atau dikali nol akan bernilai nol atau tidak terdefinisi.

Bilangan Pecahan

Jenis bilangan berikutnya adalah bilangan pecahan. Bilangan pecahan biasa dinyatakan dalam bentuk a/b, dimana a dan b merupakan bilangan bulat dan b ≠ 0. Selain itu bilangan a yang berada di atas tanda bagi merupakan pembilang, dan b yang berada di bawahnya merupakan penyebut.

Contoh: { ⅓, ⅔, ⅕, ⅗, ⅛, ⅝, ⅞, …}



Baca juga: Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Pecahan

Bilangan Positif

Bilangan positif merupakan semua bilangan bulat yang terletak di sebelah kanan garis bilangan yang dibatasi angka nol. Dalam matematika bilangan positif juga disebut dengan istilah bilangan asli. Ciri-cirinya adalah semua bilangan yang bernilai positif dan selain nol. Lambang dari bilangan positif biasanya berupa huruf “P”.

Contoh: P = {1, 2, 3, 4, 5, …}

Bilangan Negatif

Merupakan kebalikan dari bilangan positif, yakni bilangan yang bernilai negatif atau minus dan bilangan selain nol. Bilangan ini berada di sisi kiri garis bilangan yang dibatasi oleh angka nol. Bilangan negatif dituliskan dengan lambang huruf “N”.

Bilangan Ganjil

Kalian pasti sudah familiar dengan bilangan ganjil. Secara definisi bilangan ganjil adalah semua bilangan yang tidak habis jika dibagi dua atau akan menyisakan 1. Rumus dari bilangan ganjil adalah 2n-1, dengan n merupakan bilangan bulat. Bilangan ini biasa dilambangkan dengan huruf “Ga”.

Contoh: Ga = {1, 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15, 17, …}



Bilangan Genap

Merupakan kebalikan dari ganjil, bilangan genap merupakan semua bilangan yang habis jika dibagi dengan dua. Lambang dari bilangan genap adalah “Ge”.

Contoh: Ge = {2, 4, 6, 8, 10, 12, 14, 16, …}

Baca juga: Cara Menghitung Peluang Dadu

Bilangan Asli

Menurut matematikawan tradisional bilangan asli adalah himpunan bulat positif selain nol. Sedangkan menurut logikawan dan ilmuwan komputer, bilangan asli adalah himpunan nol dan bilangan positif.

Atau dapat diartikan bahwa bilangan asli merupakan konsep matematika paling sederhana dan mudah dipahami maupun dipelajari oleh manusia. Maka dari itu bilangan asli sering digunakan untuk materi belajar menghitung, membilang, dan lain-lain.

Bilangan Prima

Dalam beberapa materi kita menjumpai istilah bilangan prima. Bilangan prima adalah bilangan asli bernilai lebih besar dari 1 dan faktor pembaginya adalah 1 dan bilangan itu sendiri. Atau secara sederhana bilangan prima merupakan bilangan yang hanya bisa dibagi dengan 1 dan bilangan itu sendiri. Jika ada bilangan lebih besar dari 1 dan bukan bilangan prima, maka kita bisa menyebutnya sebagai bilangan komposit.

Contoh: 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 23, 29, dan seterusnya.

Bilangan Komposit

Selanjutnya ada bilangan komposit yang merupakan himpunan bilangan asli yang bernilai lebih besar dari 1 dan mempunyai lebih dari dua faktor pembagi. Bilangan ini merupakan lawan kata dari bilangan prima. Biasanya bilangan komposit dilambangkan dengan huruf “K”.

Contoh: K = {4, 6, 8, 9, 10, 12, …}

Bilangan Imajiner

Bilangan imajiner merupakan bilangan satuan imajiner (i), dimana 1 merupakan lambang bilangan baru yang mempunyai sifat i2 = -1. Bilangan ini dilambangkan dengan huruf “I”.



Leave a Comment