Macam Macam Bilangan Dalam Perhitungan Matematika


Contoh: P = {1, 2, 3, 4, 5, …}



Bilangan Negatif

Merupakan kebalikan dari bilangan positif, yakni bilangan yang bernilai negatif atau minus dan bilangan selain nol. Bilangan ini berada di sisi kiri garis bilangan yang dibatasi oleh angka nol. Bilangan negatif dituliskan dengan lambang huruf “N”.

Bilangan Ganjil

Kalian pasti sudah familiar dengan bilangan ganjil. Secara definisi bilangan ganjil adalah semua bilangan yang tidak habis jika dibagi dua atau akan menyisakan 1. Rumus dari bilangan ganjil adalah 2n-1, dengan n merupakan bilangan bulat. Bilangan ini biasa dilambangkan dengan huruf “Ga”.

Contoh: Ga = {1, 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15, 17, …}

Bilangan Genap

Merupakan kebalikan dari ganjil, bilangan genap merupakan semua bilangan yang habis jika dibagi dengan dua. Lambang dari bilangan genap adalah “Ge”.

Contoh: Ge = {2, 4, 6, 8, 10, 12, 14, 16, …}



Baca juga: Cara Menghitung Peluang Dadu

Bilangan Asli

Menurut matematikawan tradisional bilangan asli adalah himpunan bulat positif selain nol. Sedangkan menurut logikawan dan ilmuwan komputer, bilangan asli adalah himpunan nol dan bilangan positif.

Atau dapat diartikan bahwa bilangan asli merupakan konsep matematika paling sederhana dan mudah dipahami maupun dipelajari oleh manusia. Maka dari itu bilangan asli sering digunakan untuk materi belajar menghitung, membilang, dan lain-lain.

Bilangan Prima

Dalam beberapa materi kita menjumpai istilah bilangan prima. Bilangan prima adalah bilangan asli bernilai lebih besar dari 1 dan faktor pembaginya adalah 1 dan bilangan itu sendiri. Atau secara sederhana bilangan prima merupakan bilangan yang hanya bisa dibagi dengan 1 dan bilangan itu sendiri. Jika ada bilangan lebih besar dari 1 dan bukan bilangan prima, maka kita bisa menyebutnya sebagai bilangan komposit.

Contoh: 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 23, 29, dan seterusnya.



Bilangan Komposit

Selanjutnya ada bilangan komposit yang merupakan himpunan bilangan asli yang bernilai lebih besar dari 1 dan mempunyai lebih dari dua faktor pembagi. Bilangan ini merupakan lawan kata dari bilangan prima. Biasanya bilangan komposit dilambangkan dengan huruf “K”.

Contoh: K = {4, 6, 8, 9, 10, 12, …}

Bilangan Imajiner

Bilangan imajiner merupakan bilangan satuan imajiner (i), dimana 1 merupakan lambang bilangan baru yang mempunyai sifat i2 = -1. Bilangan ini dilambangkan dengan huruf “I”.

Contoh: I = {i, 4i, 5i, …}



Bilangan Kompleks

Bilangan kompleks adalah sebuah bilangan yang mempunyai anggota a + bi, dimana a,b ϵ R, i2 = -1. Selain itu bilangan a merupakan bagian dari bilangan riil dan b merupakan bagian dari bilangan imajiner. Selain itu bilangan ini dilambnakan dengan huruf “K”.



Leave a Comment