Cara Mudah Membuat Activity Diagram


Membuat Activity Diagram – Activity diagram merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dengan Unified Modeling Language atau yang biasa disebut dengan UML.

Hal ini karena memang activity diagram menjadi salah satu jenis diagram penting yang dimiliki oleh UML, seperti yang sudah kami singgung pada artikel sebelumnya pada bagian jenis-jenis diagram UML.

activity diagram

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan mengenai activity diagram secara lengkap beserta pengertian, fungsi, dan cara membuatnya. Kami juga akan memberikan contoh activity diagram sehingga nantinya bisa semakin memudahkan Anda dalam mempelajarinya.

Untuk lebih jelasnya mari langsung saja simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Actitivity Diagram

Pengertian Activity diagaram adalah salah satu jenis diagram UML (Unified Modeling Language) yang menggambarkan tentang aktifitas apa saja yang terjadi pada suatu sistem. Secara umum, jenis diagram yang satu ini menampilkan bagaimana langkah-langkah suatu proses sistem mulai dari awal sampai akhir.

Nah, dari tahapan itulah kita sudah bisa mengetahui kinjerja suatu sistem sampai sejauh mana. Disamping itu, untuk masalah pembangunan dan pengembangan sistem nantinya juga akan menjadi lebih terukur.

Sebagai gambaran sederhannya adalah bagaimana langkah-langkah membuat roti, tetapi ditampilkan dalam bentuk grafik. Jika dilihat secara sekilas maka struktur dari diagram activity ini hampir menyerupai flowchart.

Baca juga: Cara Membuat Flowchart Yang Benar

Fungsi Activity Diagram

Sama halnya dengan jenis diagram UML yang lainnya, Activity diagram memiliki banyak sekali fungsi. Adapun fungsi dari activity diagram adalah sebagai berikut:

  • Activity diagram menjelaskan alur kerja sistem secara berurutan mulai dari awal sampai dengan akhir.
  • Bisa dijadikan sebagai gambaran dalam perancangan perangkat lunak.
  • Setiap kasus nantinya akan saling berkoordinasi antara satu sama lain sehingga hal ini bisa membuat activity diagram mempunyai tingkat kompleksitas yang tinggi.
  • Dengan adanya activity diagram maka bisa membantu untuk memahami proses alur kerja secara menyeluruh.

Simbol Activity Diagram

Ada beberapa simbol dalam activity diagram yang perlu Anda ketahui, berikut ini adalah penjelasan selengkapnya mengenai simbol-simbol berikut:

  1. Intial Node

Initial Node

Pada sebuah activity diagram, awalnya suatu aktivitas akan ditandai dengan intial node. Umumnya simbol intial node ini digambarkan dengan lingkaran yang berwarna hitam.

  1. Final Node

Final Node

Jika ada pembuka tentu juga ada pentupnya. Pada sebuah activity diagram ketika sebuah aktiviitas sistem sudah mulai  berakhir maka akan ditandai dengan final node.

Umumnya simbol final node ini digambarkan dengan lingkaran berwarna merah yang didalmnya terdapat suatu lingkaran hitam.

  1. Activity

Activity

Pastinya dalam activity diagram dibutuhkan adanya suatu aktivitas. Aktivitas sistem nantinya akan tetap disimpan dalam suatu activity, umumnya untuk activity akan berisi kata kerja.

  1. Decision

Decision

Pada pembuatan aktivitas sistem dalam activity diagram, tentunya diperlukan suatu kondisi yang penting dilakukan. Untuk masalah penggunaan kondisi dalam activity diagram memang selalu dibutuhkan.

  1. Merge

Merge

Merge node adalah node kontrol yang dapat menyatukan banyak aliran alternatif. Tetapi merge node tidak dapat menyikronkan aliran kontrol secara bersamaan atau bisa dibilang hanya bisa salah satunya saja.

  1. Join

Join

Join adalah node kontrol yang dapat menyikronkan banyak aliran.

  1. Fork

 Fork

Fork adalah salah satu node kontrol yang dapat membagi aliran secara langsung untuk menjadi beberapa aliran bersamaan.

  1. Swimlane

Swimlane

Swimlane adalah sebuah tempat yang digunakan untuk mengelompokkan suatu aktivitas sistem berdasarkan kategori yang telah diwakili oleh swimlane itu sendiri.

Seperti misalnya pada baris ke 1 menjelaskan aktor yang ingin berpartisipasi dalam alur kerjanya, maka disini ada 2 actor yang akan berpartisipasi yaitu actor 1 dan actor 2. Seluruh aktivitas diagram nantinya akan digambarkan langsung dalam baris ke 2.

Cara Membuat Activity Diagram

Jika Anda malas menginstall aplikasi yang digunakan untuk membuat activity diagram maka Anda tidak perlu bingung lagi. Hal ini karena cara membuat activity diagram sudah bisa dilakukan secara online sehingga akan jauh lebih mudah dan tidak perlu repot-repot untuk menginstall aplikasi.

Adapun untuk situs yang digunakan dalam pembuatan activity diagram adalah diagrams. Sedangkan untuk fitur yang disediakan juga sangat lengkap dan mudah digunakan. Berikut ini adalah tahapan cara membuat activity diagram dengan menggunakan diagrams:

Pertama Anda bisa langsung mengunjungi situs diagram, kami sarankan untuk menggunakan laptop atau komputer. Ini sangat penting untuk diperhatikan karena bisa memudahkan Anda untuk membuat diagram nantinya.

Cara Membuat Activity Diagram

Jika Anda sudah berhasil masuk ke websitenya maka Anda akan diberikan pilihan untuk menyimpan data penggunaan diagramnya. Apakah nantinya akan disimpan ke Google Drive, OneDrive atau bahkan Device. Anda bebas untuk memilih sendiri ingin disimpan kemana.

Nantinya akan muncul menu Create New Diagram sehingga Anda sudah bisa mulai untuk membuat diagramnya.

Cara Membuat Activity Diagram

Ada banyak sekali pilihan yang digunakan untuk membuat diagramnya, tetapi Anda bisa memulainya dengan mudah menggunakan Blank Diagram.

Kemudian silahkan Anda klik pada tombol Create untuk bisa melanjutkan pembuatan activity diagramnya.

Cara Membuat Activity Diagram

Terletak di menu sidebar, Anda bisa langsung scroll kebawah kemudian cari menu UML. Selanjutnya akan muncul menu simbol-simbol UML yang dapat digunakan.

Khusus untuk pembuatan activity diagram Anda bisa memilih untuk menggunakan simbol bernama merah.

Contoh Activity Diagram

Setelah memahami bagaimana cara membuat activity diagram, kami akan memberikan contohnya. Dengan adanya contoh ini maka diharapkan Anda bisa semakin mudah untuk mempelajari activity diagram.

Nah, langsung saja mari kita simak beberapa contoh activity diagram berikut ini:

Contoh Activity Diagram Proses Pengiriman

Activity Diagram Proses Pengiriman

Contoh activity diagram diatas menjelaskan mengenai aktivitas aliran bisnis pemrosesan pesanan. Pada activity diagram diatas, pesanan yang diminta yaitu parameter input dari aktivitas.

Jika pesanan sudah diterima dan semua informasi yang telah diperlukan diisi maka untuk pembayaran akan diterima dan untuk pesanan dikirim.

Contoh Activity Diagram Proses Proposal Bisnis

Contoh Activity Diagram Proses Proposal Bisnis

Activity diagram ternyata juga bisa digunakan untuk menggambarkan peran serta area tanggung jawab dalam bisnis. Maksudnya kami disini adalah siapakah yang memiliki peran tanggung jawab untuk melakukan apa yang terdapat dalam bisnis tersebut.

Untuk masalah peran dan area tanggung jawab nantinya akan didokumentasikan sebagai kolom (UML swimlanes) dalam activity diagram. Swimlanes akan menggambarkan para pekerja bisnis manakah yang berpartisipasi dalam realisasi alur kerja.

Activity diagram ini akan menjelaskan bagaimana suatu proses proposal bisnis bisa berjalan. Tentunya hal tersebut juga didukung dengan tiga area tanggung jawab yaitu (Pemilik Proposal, Penjualan Pelanggan, dan Pemilik Penawaran).

Itulah ulasan dari kami pada pembahasan kali ini mengenai activity diagram yang sudah kami tuliskan secara lengkap dan jelas mulai dari pengertian, fungsi, simbol, cara membuat sampai dengan contoh activity diagram.

Semoga informasi yang sudah kami sampaikan pada kesempatan kali ini bisa memberikan manfaat bagi pembaca semua. Terima kasih sudah mengunjungi website kami, sampai jumpa kembali di pembahasan menarik yang lainnya.



Loading...

Leave a Comment