Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di CARAHARIAN

×

Rumus Dan Contoh Soal Koordinat Kartesius


Rumus Dan Contoh Soal Koordinat Kartesius – Bagi siswa yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama atau SMP pasti akan berhadapan dengan materi koordinat kartesius. Materi ini merupakan hal baru yang tak pernah dibahas di tingkat SD. Tak heran jika siswa SMP merasa asing dengan koordinat kartesius.

Pada artikel ini kita pelajari bersama mengenai koordinat kartesius. Tak lupa juga akan disertai contoh soal berikut cara pengerjaannya supaya lebih memahami tentang bagaimana cara menyelesaikan soal koordinat kartesius. Baik, kita awali dari definisi dari koordinat kartesius.



Sejarah dan Pengertian Koordinat Kartesius

Ketika ingin membahas tentang koordinat kartesius maka tidak lengkap jika kita tidak membahas siapa sosok di balik sistem ini. Koordinat kartesius dikembangkan pertama kali oleh Rene Descartes, seorang filsuf asal Prancis di abad ke-17. Awalnya ia membuat sistem koordinat yang dijuluki cart, yakni diagram cartesius atau cartesian.

Baca juga: Menyederhanakan Bentuk Aljabar Kelas 8 SMP

Ia dikenal luas sebagai seorang ahli yang mempunyai peran penting dalam menggabungkan geometri dan aljabar. Dan salah satu penemuan terbesarnya, koordinat kartesius, memberikan dampak yang besar dalam perkembangan kalkulus, analitik, dan kartografi.

Awal pemikiran dasar penggunaan sistem di atas dikembangkan pada tahun 1637 dalam dua tulisan Descartes. Dalam karya “Descartes Discourse on Method”, diperkenalkan lah saran baru untuk menunjukkan posisi titik dari suatu objek pada suatu permukaan. Metode ini memanfaatkan dua sumbu yang saling tegak lurus antara satu dengan yang lainnya.

Sedangkan pada karya La Géométrie, Descartes memperdalam konsep-konsep yang sudah ia kembangkan sebelumnya. Setelah itu diperkenalkan sistem-sistem koordinat lain, misalnya sistem koordinat polar.

Secara definisi koordinat kartesius atau juga biasa dikenal koordinat perseg ipanjang adalah sistem yang menetapkan setiap titik di dalam bidang dengan serangkaian koordinat numerik yang dapat ditentukan jaraknya dari sumbu x dan y. Koordinat kartesius dipakai untuk menentukan posisi titik pada bidang koordinat. Contohnya adalah sebagai berikut.

Berdasarkan contoh gambar di atas kita dapat melihat bahwa garis mendatar ke kanan disebut sumbu x. Sementara garis vertikal atas-bawah disebut dengan sumbu y. Sehingga titik pada contoh di atas terletak pada (6, 4) di mana titik tumpuannya adalah 0.

Baca juga: Rumus Pencerminan Terhadap Garis Y = min X

Penjelasan Koordinat Kartesius

Pada dasarnya koordinat kartesius digunakan untuk menentukan setiap sudut dalam bidang dengan menggunakan dua bilangan yang diberi nama koordinat x dan koordinat y. Koordinat x juga bisa disebut dengan absis, sedangkan koordinat y juga dikenal dengan sebutan ordinat.

Agar kita bisa mengartikan koordinat, kita membutuhkan dua garis berarah yang tegak lurus satu sama lain. Selain itu kita perlu mengetahui panjang unit yang dibuat tanda-tanda pada sumbu x dan juga sumbu y. Mari kita simak contoh di bawah ini.

Berdasarkan gambar di atas kita dapat melihat ada 4 titik, di antaranya [-3,1], [2,3], [-1.5,-2.5] dan [0,0]. Titik [0,0] juga dapat kita sebut sebagai titik asal. Dengan begitu kita dapat melihat bahwa bidang x dan y akan terbagi menjadi empat bagian karena kedua sumbu tegak lurus satu sama lain. Dan inilah yang kita sebut sebagai kuadran.