Simetri Lipat Segitiga, Segi Lima, Bintang, dan Persegi


Segi lima sendiri dapat terbentuk dari lima garis lurus dengan kelima garisnya yang tidak saling berpotongan. Sebuah segi lima beraturan dan dapat dicari sumbu simetrinya memiliki ciri-ciri, di antaranya memiliki lima sisi dan sudut yang kongruen, kelima sisinya memiliki panjang yang sama, lima sudutnya masing-masing sebesar 108 derajat, dan segi lima yang beraturan tidak memiliki sisi paralel.



Bangun Datar Bintang

Bintang menjadi salah satu bangun datar yang berbentuk pentagram. Pentagram yang berbentuk bintang memiliki 5 segi dengan 5 garis lurus yang membentuknya. Pada sebuah pentagram, terdapat bentuk pentagon di bagian tengahnya yang disusun berdasarkan garis-garis pentagram bintang.

Pada bangun datar bintang, jumlah sudutnya memiliki besar 180 derajat. Jika dilihat dengan saksama, bangun datar bintang yang dipotong-potong akan membentuk suatu segitiga dan apabila kita jumlah sudut-sudut pada segitiga akan memiliki jumlah sudut sama dengan bintang yaitu 180 derajat.

Baca juga: Jumlah Simetri Putar Persegi, Segi Lima, dan Segi Enam

Bangun Datar Persegi

Persegi dapat disebut sebagai segi empat atau bujur sangkar. Persegi menjadi salah satu bagian bangun geometri dua dimensi dengan empat buah rusuk sama panjang yang melengkapinya. Segi empat terbentuk atas empat titik sudut yang besarnya sudutnya membentuk siku-siku atau 90 derajat.

Persegi memiliki karakteristik dibanding dengan bangun lain yang dilengkapi dengan 4 titik sudut dan rusuk. Sudut pada persegi masing-masing akan membentuk 90 derajat yang termasuk pada sudut perpotongan setiap diagonalnya. Persegi memiliki dua diagonal yang sama panjang dan apabila perpotongan akan saling tegak lurus.

Simetri Lipat Segitiga, Segi Lima, Bintang, dan Persegi

Apabila berbicara mengenai bangun datar, tentunya akan berhubungan mengenai garis lurus dengan beberapa bagian-bagiannya. Salah satu aspek pada bidang datar yang berhubungan dengan garis adalah simetri lipat. Simetri lipat merupakan jumlah lipatan yang terdapat pada bangun datar ketika dilipat menjadi 2 bagian yang sama besar. Simetri lipat membagi sebuah bangun datar menjadi sebagian atau setengah dari ukuran aslinya.

Garis pada simetri lipat dimaknai sebagai sumbu simetri. Garis pada simetri lipat memiliki fungsi untuk membagi bangun datar menjadi dua buah bangun yang kongruen dengan aspek simetri lipat. Simetri lipat merupakan hal dasar yang dapat menentukan sebuah bangun datar memiliki simetri lipat. Jadi, jika sebuah bangun datar tidak memiliki simetri lipat menjadikan bangun datar tersebut tidak memiliki simetri lipat dan bahkan memiliki jumlah tidak terbatas.



Baca juga: Perbedaan Simetri Lipat dan Simetri Putar

Bangun datar yang kita ketahui tentunya memiliki berbagai macam bentuk dan jenis. Hal ini membuat setiap bangun datar tidak sama karakteristiknya mengenai simetri lipat. Berikut beberapa bangun datar yang hampir sama bentuknya dengan karakteristik simetri lipatnya.

1. Simetri lipat segitiga

Segitiga merupakan salah satu bidang datar yang memiiki beberapa jenis bentuknya. Dengan begitu, terdapat perbedaan pada setiap masing-masing jenis segitiga mengenai simetri lipatnya. Namun, pada segitiga sendiri terdapat bentuk segitiga yang tidak memiliki sumbu simetri, yaitu segitiga sembarang.



Leave a Comment