Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di CARAHARIAN

×

Cara Membuat Class Diagram Yang Benar


Membuat Class Diagram – Jika Anda sedang mendalami tentang pengembangan aplikasi, Anda mungkin sudah tidak asing dengan UML atau Unified Modeling Language. UML adalah sekumpulan alat yang dipakai untuk melakukan abstraksi terhadap suatu sistem atau perangkat lunak berbasis objek.

UML ini menjadi salah satu sarana yang bertujuan mempermudah pengembangan aplikasi yang berkelanjutan. Di dalam UML sendiri ada sejumlah diagram yang perlu dipelajari. Salah satunya adalah class diagram. Class diagram menjadi salah satu jenis diagram yang paling berguna pada UML. Sebab class diagram dapat memetakan struktur sistem tertentu secara jelas dengan memodelkan kelas, atribut, operasi, dan hubungan antar objek.



Tidak hanya itu, class diagram juga dapat memberikan pandangan yang lebih luas tentang suatu sistem dengan menunjukkan kelas maupun hubungan-hubungannya. Perlu diketahui, diagram class ini bersifat statis. Sebab diagram kelas ini tidak menggambarkan apa yang terjadi saat mereka berhubungan. Melainkan menggambarkan hubungan apa yang terjadi.

Baca juga: Cara Membuat Use Case Diagram

Komponen Dasar Class Diagram

Class diagram atau diagram kelas mempunyai tiga bagian, antara lain bagian atas, bagian tengah dan bagian bawah. Berikut penjelasan singkat ketiganya.

Bagian atas

komponen dari class diagram yang memuat nama kelas. Bagian ini selalu dibutuhkan, baik untuk classifier maupun objek. Setiap class mempunyai nama yang membedakannya dengan class lainnya. Nama tersebut disebut dengan istilah simple name dan path name.