Cara Membuat Use Case Diagram Yang Benar


Membuat Use Case Diagram – Untuk materi kuliah di jurusan informatika kali ini kami akan membahas secara lengkap mengenai use case diagram mulai dari pengertian, simbol, dan bagaimanakah cara membuat use case diagram itu sendiri.

Use case merupakan salah satu bagian dari UML atau Unified Modeling Language yang dimana biasa digunakan untuk menggambarkan hubungan antara user dengan sistem. Biasanya use case dibuat sebelum deployment diagram ataupun squance diagram.



Cara Membuat Use Case Diagram

Lalu seberapa pentingkah bagian dari UML ini dibuat? Mungkin sebagian dari Anda belum tahu bahwa use case ternyata menjadi salah satu komponen penting. Maka dari itu kami disini akan menjelaskan secara lengkap dan mendalam mengenai use case. Untuk lebih jelasnya mari langsung saja simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Pengertian UML

Pengertian Use Case Diagram

Pengertian use case diagram dalam UML adalah daftar tindakan atau langkah-langkah peristiwa yang umumnya mendefinisikan interaksi antara peran aktor dengan sistem untuk bisa mencapai suatu tujuan. Dapat dikatakan bahwa use case merupakan teknik yang memiliki fungsi untuk mengidentifikasi, mengklarifikasi dan mengatur persyaratan sistem.

Dalam sebuah use case terdiri dari berbagai kemungkinan interaksi antara sistem dengan pengguna yang mendefinisikan fitur yang ingin diimplementasikan dan resolusi dari semua kesalahan yang akan dihadapi.

Pengertian Use Case Diagram dalam UML



 

Jika misalnya use case nantinya akan menggali banyak detail seperti alur peristiwa dan skenario mengenai setiap kemungkinan, maka untuk use case diagram akan membantu untuk memberikan pandangan ke tingkat yang lebih tinggi dari sistem, memberikan penyederhanaan dan memberikan representasi grafis dari apa yang seharusnya dilakukan oleh sistem.

Berikut ini adalah karakteristik yang dimiliki oleh sebuah use case atau serangkaian use case:

  • Dapat mengatur persyaratan fungsional
  • Model tujuan dari interaksi sistem atau aktor (pengguna)
  • Menunjukkan satu alur pertama dari suatu peristiwa (skenario utama) dan kemungkinan alur luar biasa yang lainnya (alternatif) atau yang biasa disebut dengan skenario pengguna.

Simbol Use Case Diagram

Simbol Use Case Diagram



Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya bahwa use case bisa mendefinisikan antra aktor eksternal dengan sistem untuk dapat mencapai tujuan yang tertentu. Berikut ini adalah komponen utama yang dimiliki oleh use case:

  • Aktor

Aktor merupakan individu yang terlibat langsung dengan sistem yang sudah ditentukan dan sesuai dengan peran mereka. Dalam use case diagram umumnya aktor adalah seorang manusia atau sistem eksternal yang lainnya.

  • Use Case atau Kasus Penggunaan

Dalam sebuah use case akan menggambarkan dengan jelas bagaimana seorang aktor menggunakan sebuah sistem untuk mencapai tujuan tertentu. Use case umumnya akan dimulai oleh user untuk dapat memenuhi tujuan yang menggambarkan aktivitas dengan berbagai hal lainnya yang terlibat langsung ketika mencapai tujuan.

  • Relationship atau Hubungan

Relationship adalah hubungan antara para aktor dan use case.

  • System Boundary atau Batas

Batas sistem akan mendefinisikan sistem bunga yang berhubungan dengan dunia di sekitarnya.



Cara Menggambar Use Case Diagram

Untuk menggambar sebuah model use case diagram bisa dilakukan dengan mudah. Adapun cara untuk menggambar use case diagram yang bisa Anda ikuti dengan mudah adalah sebagai berikut ini:

  1. Mengidentifikasi aktor atau pengguna sistem.
  2. Dalam setiap kategori pengguna, untuk identifikasi semua peran yang akan dimainkan oleh user harus relavan dengan sistem.
  3. Identifikasi apa saja yang diperlukan oleh user supaya sistem nantinya bisa mencapai tujuan tersebut.
  4. Selanjutnya adalah dengan membuat use case (kasus penggunaan) dalam setiap sasaran.
  5. Struktur atau susun kasus penggunaan yang sudah dibuat.
  6. Prioritaskan, ulas, perkirakan dan juga validasikan user.

Supaya pendekatan use case menjadi lebih “fleksibel” maka jangan sampai merinci semua use case. Namun Anda harus prioritaskan mereka dalam backlog produk. Anda juga diharuskan untuk memperbaiki use case di beberapa tingkatan secara detail sesuai fase pengembangan dengan tepat waktu dan tepat sasaran. Disamping itu, Anda juga bisa menggambar untuk kategorisasi login use case ke dalam subsistem yang terkait.

Cara Menggambar Use Case Diagram

Baca juga: Cara Membuat Activity Diagram

Cara Menyusun Use Case Diagram

<<include>> Use Case

Include akan lebih tepat digunakan jika Anda sudah menyelesaikan deskripsi potongan pertama dari semua use case yang sudah kami buat. Sekarang Anda sudah bisa melihat use case serta mengidentifikasi urutan umum dari interaksi sistem-pengguna.

<<include>> Use Case

<<extend>> Use Case

Perlu diketahui bahwa use case yang telah diperluas secara efektif adalah opsi lain dari use case dasar. Sebuah <<extend>> use case dapat mengatasi hal ini dengan sederhana, caranya adalah dengan memasukkan urutan tindakan tambahan ke dalam urutan use case dasar.

<<extend>> Use Case

Generalisasi Use Case

Pada umumnya use case termasuk abstrak karena tidak bisa digunakan. Alasannya adalah karena use case mengandung informasi yang kurang lengkap. Untuk judul use case abstarak akan ditampilkan dalam huruf miring.

Generalisasi Use Case

Contoh

Contoh yang akan kami berikan ini menggambarkan suatu model dari beberapa use case bisnis atau tujuan yang mewakili interaksi antara restoran (sistem bisnis) dengan aktor.

Apabila use case dasar sudah diidentifikasi dalam bagian pertama, selanjutnya Anda bisa menyusun use case tersebut dengan <<extend>> dan <<include>> pada bagian kedua seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut ini.



Leave a Comment