Cara Menghitung Pajak Motor Beserta Denda Terbaru 2017

Tuesday, May 16th, 2017 - Lain-Lain

Selamat datang di situs kami yang mengulas berbagai macam informasi terkait dengan cara menghitung dari berbagai disiplin ilmu yang mungkin Anda butuhkan, Cara Menghitung Pajak Motor Beserta Denda Terbaru 2017.

Denda Pajak Motor – Setiap pemilik kendaraan baik itu motor maupun mobil diwajibkan untuk selalu membayar pajak setiap tahun maupun setiap 5 tahun sekali.

Nah untuk anda yang terlambat pasti ada denda pajak motor sebagai konsekuensi atau hukuman bagi yang memang tidak membayar pajak STNK sampai batas yang telah ditetapkan.

STNK merupakan identitas kendaraan yang juga berfungsi sebagai kelengkapan jalan yang didalamnya terdapat informasi mengenai pemilik kendaraan, jenis motor, nomor seri dan lain sebagainya.

Untuk anda yang masih bingung mengenai apa saja pembayaran yang terdapat pada STNK silahkan lihat informasi dari caraharian yang diambil dari samsat kota terdekat berikut dibawah ini.

1. BBN KB (Bea Balik Nama kendaraan bermotor).
Mencapai 10 persen dari harga kendaraan tersebut atau harga faktur untuk kendaraan baru, bekas mencapai dua pertiga dari pajak kendaraan bermotor.

2. PKB
Pajak kendaraan bermotor besarnya 1,5% dari nilai jual kendaraan dan selalu mengalami penurunan setiap tahun karena penyusutan nilai jual dari kendaraan tersebut.

3. SWDKLLJ (Sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan)
Ini merupakan biaya sumbangan yang dikelola oleh Jasa Raharja.

4. BIAYA ADM (Biaya administrasi)
Biasanya untuk kendaraan baru dan jika ganti plat nomor 5 tahun sekali maka akan dikenai biaya administrasi.

5. Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Jika masa berlaku dari STNK sudah habis dan anda belum juga membayar tepat waktu maka akan diberikan denda PKB dan denda SWDKLLJ

Perhitungan Denda PKB : 25 % per tahun
Terlambat 3 bulan           = PKB x 25% x 3/12
Terlambat 6 bulan           = PKB x 25% x 6/12
Denda SWDKLLJ : besarnya Rp 32.000 untuk roda 2 dan Rp 100.000 untuk roda 4.

Persentase tarif pajak progresif motor sesuai dengan urutan kepemilikan kendaraan Anda adalah sebagai berikut:

Sebagai contoh :
PKB           : Rp 450.000
SWDKLLJ: Rp 50.000

Lalu berapakah pajak tiap-tiap motor Pak Iwan?
Cara mengitung pajak motor yang pertama hitunglah NJK nya:

NJK  : (PKB x 2/3 x100)
= Rp450.000 x 2/3 x 100 = Rp30.000.000

Jadi pajak tiap-tiap motor Pak Iwan ialah:

Motor Pertama:
PKB: Rp 30.000.000 x 1,5% = Rp 450.000
————————————————————————————————————
Motor Kedua:
PKB: Rp 30.000.000 x 2% = Rp 600.000 (Terjadi Kenaikan)
————————————————————————————————————
Motor Ketiga:
PKB: Rp 30.000.000 x 2,5% = Rp 750.000 (Terjadi Kenaikan)
————————————————————————————————————
Motor Keempat:
PKB: Rp 30.000.000 x 4% = Rp 1.200.000 (Terjadi Kenaikan)

Baca juga : Cara Menghitung PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

Source:

cara menghitung pajak motor,cara menghitung pajak motor 2017,cara hitung pajak motor,cara menghitung pajak,perhitungan pajak motor,cara menghitung pajak kendaraan,menghitung pajak motor,denda pajak motor telat 5 tahun,cara menghitung pajak kendaraan bermotor,penghitungan pajak motor

Cara Menghitung Pajak Motor Beserta Denda Terbaru 2017 | caraharian | 4.5