Pengurangan dan Penjumlahan Vektor Beserta Contoh Soal


Pengurangan dan Penjumlahan Vektor Beserta Contoh Soal – Jika berbicara mengenai pengurangan dan penjumlahan, tentunya hal yang terlintas adalah operasi hitung dasar matematika. Tentunya, pada operasi ini kita akan diperkenalkan dengan simbol-simbolnya agar dapat mengetahui makna dari operasi hitung yang dimaksud. Penjumlahan dan pengurangan dalam matematika dapat disimbolkan dengan tanda + dan -. Tanda + (plus) dibaca “ditambah” dan tanda – (minus) dibaca “dikurang”. Simbol tanda akan digunakan dalam sebuah kalimat matematika yang memiliki maksud untuk memecahkan sebuah penyelesaian matematika.



Sebagai sebuah operasi dasar, pengurangan dan penjumlahan dapat diterapkan dalam konsep matematika apa saja, termasuk pembahasan materi vektor. Vektor dalam konsep matematika dapat diartikan sebagai objek geometri yang memiliki besar dan arah, serta ditandai dengan tanda panah. Vektor yang dinyatakan dalam susunan urutan bilangan real memiliki operasi penjumlahan dan pengurangan yang sedikit berbeda dari operasi penjumlahan dan pengurangan aljabar biasa. Kondisi ini dikarenakan arah vektor mempengaruhi hasil penjumlahan/pengurangan vektor.

Baca juga: Perkalian Vektor Matematika dan Contoh Soal

Vektor dapat diartikan sebagai ruas garis berarah yang memiliki nilai panjang dan arah. Besaran vektor merupakan jenis besaran yang memiliki nilai dan arah. Contoh besaran vektor adalah perpindahan, kecepatan, percepatan, dan besaran lain yang memiliki nilai serta arah. Panjang vektor v merupakan jarak dari titik pangkal ke titik ujung dan ditulis dalam simbol |v|. Sebuah besaran vektor dapat dinyatakan dengan huruf kapital dengan cetak tebal seperti A atau dapat juga ditulis dengan sebuah huruf dan tanda panah pada bagian atas huruf.

Dalam operasi pengurangan dan penjumlahan pada konsep vektor sendiri akan ditampilkan beberapa metode yang dapat memudahkan kita untuk menghitungnya. Umumnya, beberapa metode penghitungan vektor dalam hal operasi pengurangan dan penjumlahan yang akan dibahas pada materi berikut.

Baca juga: Materi Rumus Matriks Matematika SMA

Pada pembahasan kali ini, kalian akan mempelajari mengenai operasi yang dapat diterapkan dengan metode vektor yaitu operasi pengurangan dan penjumlahan. Berikut pembahasannya.

Penjumlahan Vektor

Penjumlahan dua vektor dapat dilakukan secara geometri karena berhubungan dengan sebuah bidang. Operasi hitung penjumlahan dapat dilakukan pada dua buah vektor atau lebih. Cara melakukan operasi penjumlahan vektor dapat dilakukan dengan beberapa metode. Hal ini meliputi aturan segitiga dan aturan jajar genjang sebagai berikut.



1. Penjumlahan vektor dengan aturan segitiga

Penjumlahan dua buah vektor a dan b dapat dilakukan dengan arah yang berbeda sehingga dapat menggunakan aturan segitiga. Pada metode ini, dapat dilakukan dengan menggabungkan ujung vektor a dengan pangkal vektor b seperti pada gambar berikut.



Leave a Comment