Klasifikasi Golongan Unsur Pada Tabel Periodik Kimia


– Golongan IVA, disebut golongan karbon-silikon, terdiri dari C, Si, Ge, Sn, Pb.



– Golongan VA, disebut golongan nitrogen-fosforus, terdiri dari N, P, As, Sb, Bi.

– Golongan VIA, disebut golongan oksigen-belerang, terdiri dari O, S, Se, Te, Po.

– Golongan IB sampai dengan VIIIB disebut golongan transisi.

Baca Juga: Pembahasan dan Cara Menentukan Pereaksi Pembatas

Baca Juga: Struktur Lewis Asam Sulfat H2SO4

Baca Juga: Tata Nama Alkohol IUPAC dan Trivial



2. Periode

Keterangan mengenai periode dapat ditemukan pada lajur horizontal dalam tabel periodik unsur kimia. Periode suatu unsur menunjukkan nomor kulit yang sudah terisi elektron (n terbesar) berdasarkan konfigurasi elektron. Dalam sistem periodik unsur terdapat 7 periode sebagai berikut.

– Periode ke-1, terdiri atas 2 unsur.

– Periode ke-2, terdiri atas 8 unsur.

– Periode ke-3, terdiri atas 8 unsur.



– Periode ke-4, terdiri atas 18 unsur.

– Periode ke-5, terdiri atas 18 unsur.

– Periode ke-6, terdiri atas 32 unsur, 18 unsur seperti period eke-4 dan ke-5, 14 unsur deret lantanida.

– Periode ke-7, merupakan periode unsur yang belum lengkap. Terdapat deret aktinida.



Sifat-Sifat Unsur Kimia

– Sifat Unsur

Berdasarkan sifat, unsur bisa dibagi ke dalam 3 jenis, yaitu logam, non logam, dan juga metalloid. Pada logam memiliki sifat yang cenderung melepaskan elektron dari non logam untuk membentuk ion positif. Sementara untuk non logam, cenderung menerima elektron dari logam. Lain halnya dengan unsur-unsur metalloid, yang memiliki kedua sifat seperti logam dan non logam.

– Jari-jari Atom

Jari-jari atom memiliki makna yang berhubungan dengan jarak dari inti atom sampai kulit terluar suatu atom. Secara periodik, jari-jari atom akan cenderung semakin besar dalam satu golongan dari atas ke bawah. Hal itu disebabkan karena bertambahnya nomor atom beserta kulit elektron dalam satu golongan.

– Kereaktifan

Kereaktifan sebuah unsur pada tabel periodik unsur dari kiri ke kanan dalam satu periode bertambah hingga golongan VIIA.

– Energi Ionisasi

Energi Ionasi adalah perwujudan energi yang digunakan untuk melepaskan elektron dan terikat paling lemah oleh suatu atom atau ion dalam wujud gas. Secara periodik, dalam satu golongan, dari atas ke bawah, energi ionisasi semakin kecil dalam satu periode, dari kiri ke kanan, energi ionisasi cenderung bertambah.

– Afinitas Elektron

Pada penggambaran tabel periodik, afinitas elektron secara periodik terlihat dalam satu golongan dari atas ke bawah. Afinitas elektron cenderung berkurang (semakin kecil) dari kiri ke kanan sampai golongan VII A, dan cenderung bertambah (semakin besar) kecuali unsur alkali tanah dan gas mulia.

– Keelektronegatifan



Leave a Comment