Perkalian Bersusun Ratusan, Panjang Dan Pendek


Perkalian Bersusun Panjang Dan Pendek – Operasi hitung menjadi salah satu materi dalam matematika yang harus kita pahami. Sebab setiap rumus matematika umumnya memiliki operasi hitung. Itulah alasan mengapa operasi hitung ini sudah diajarkan sejak kita duduk di bangku sekolah dasar.

Kita tahu bahwa ada banyak operasi hitung yang bisa dipelajari. Salah satunya adalah perkalian. Menghitung perkalian ini bisa dengan beberapa cara. Salah satunya dengan perkalian bersusun. Pada kali ini kita bahas mengenai perkalian bersusun ini. Akan tetapi sebelumnya kita perlu memahami sifat-sifat dalam perkalian.



Sifat-sifat Perkalian

Agar kita bisa menghitung perkalian dengan tepat tentu saja ada aturan atau sifat dari perkalian itu sendiri yang harus kita pahami. Sifat perkalian ini ada dua, yakni sifat komutatif atau pertukaran dan asosiatif atau pengelompokan. Berikut penjelasan singkat keduanya.

Sifat Komutatif

Seperti yang dijelaskan di atas, salah satu sifat dari perkalian adalah komutatif atau pertukaran. Apa maksud pertukaran? Artinya suatu perkalian akan menghasilkan nilai yang sama walaupun tempatnya ditukar.

Contohnya perkalian 10 x 5 akan mempunyai hasil yang sama dengan perkalian 5 x 10, yakni 50. Contoh lainnya 3 x 8 sama dengan 8 x 3, yakni 24.

Sifat Asosiatif

Sifat perkalian yang kedua adalah asosiatif atau pengelompokan. Maksudnya hasil perkalian akan tetap sama apabila pengelompokan perkalian dikerjakan dari mana saja.

Contoh:

(2 x 4) x  5 = 2 x (4 x 5)

8 x 5 = 2 x 20

40 = 40

Baca juga: Cara Perkalian Dan Pembagian Pecahan

Perkalian Bersusun Panjang dan Pendek

Selanjutnya kita bahas bagaimana cara menghitung perkalian dengan metode bersusun. Dalam cara ini ada dua macam yang dapat kita pelajari, yakni bersusun panjang dan bersusun pendek. Supaya tidak bingung kita bahas satu per satu.

Ilustrasi

Perkalian Bersusun Pendek

Sesuai dengan namanya, perkalian bersusun pendek dikerjakan dengan cara yang lebih singkat. Pada saat kita mengalikan angka dan hasilnya dua bilangan, maka angka yang di sebelah kanan saja yang kita tulis di bawah perhitungan. Sedangkan angka di sisi kiri kita letakkan di angka berikutnya yang akan dikalikan.

Cara ini bisa dibilang yang sering diajarkan kepada murid di tingkat sekolah dasar. Mungkin kalian juga lebih familiar dengan cara ini. Lebih jelasnya kalian lihat contoh di bawah ini.

Contoh Soal I:

Hitunglah hasil perkalian berikut ini 57  x  2 ?

Penyelesaiannya:

                            57



Leave a Comment