Cara Menghitung Bilangan Biner Dengan Cepat


Menghitung Bilangan Biner – Jika Anda familiar dengan dunia teknologi, terutama di bidang coding pasti Anda sudah mengenal apa itu bilangan biner. Bilangan yang satu ini biasanya menjadi salah satu mata pelajaran penting yang harus dipelajari oleh siswa ataupun mahasiswa yang mengambil jurusan Teknik Informatika.

Lalu apa itu bilangan biner? Dan bagaimana cara menghitungnya? Pada artikel ini kami bahas lebih lanjut mengenai bilangan biner. Mulai dari pengertian secara singkat, fungsi, sampai bagaimana cara menghitungnya.

Sekilas tentang Bilangan Biner

Bilangan biner modern ditemukan pertama kali di abad ke-17 oleh Gottfried Wilhelm Leibiz. Anda mungkin sering menjumpai gambar ilustrasi atau adegan di film-film yang berkaitan dengan dunia coding atau hacking dengan menunjukkan deretan angka 0 dan 1 yang disusun berjajar dan terdiri dari beberapa baris. Inilah yang dinamakan dengan bilangan biner.

Bilangan ini memang hanya terdiri dari dua angka saja, yakni nol (0) dan satu (1). Dalam bilangan biner digunakan pula 8 digit angka yang hanya terdiri dari angka 0 dan 1. Bilangan ini bisa dikonversikan ke dalam berbagai bentuk, mulai dari desimal, heksadesimal, ataupun oktal.

Bilangan biner berasal dari bahasa Inggris Binary. Biner atau binary bisa diartikan sebagai penulisan angka yang menggunakan dua simbol saja, yakni 0 dan 1. Sistem bilangan biner juga bisa disebut dengan istilah bit atau binary digit.

Yang menarik biner menjadi dasar dari seluruh bilangan berbasis digital. Dalam pengelompokan biner istilah komputer akan selalu berjumlah 8, dengan istilah 1 byte atau sama dengan 8 bit. Sistem semacam ini digunakan sebagai American Standard Code for Information Interchange atau disingkat ASCII.

Lalu untuk apa bilangan biner ini? Bilangan ini berfungsi untuk media komunikasi antara seluruh perangkat keras dengan komputer ataupun jaringan  yang terhubung dengannya. Bisa dijabarkan bahwa angka 0 memiliki arti ‘no’, sedangkan 1 bermakna ‘yes’.

Baca juga: Penjelasan Tentang Kode ASCII

Menghitung Bilangan Biner

Ada banyak cara untuk menghitung bilangan biner. Sehingga Anda bisa menyesuaikan dengan keinginan atau kebutuhan. Misalnya jika ingin mengkonversi bilangan biner ke desimal, maka ada teknik atau perhitungan khusus yang perlu Anda lakukan.

Salah satunya dengan memasukkan sederet angka biner tersebut ke masing-masing bagian bilangan biner. Sebelumnya perlu Anda ketahui bahwa untuk mengubah bilangan biner ke desimal maka kita perlu menulis nilai dari masing-masing angka biner seperti berikut.

Selanjutnya masukkan bilangan biner ke dalam masing-masing kolom tersebut. Misalnya kita akan mengkonversi 00001010 ke dalam desimal. Maka caranya bisa Anda lihat pada gambar di bawah ini.

Dari tabel tersebut kita hanya perlu menghitung atau menjumlahkan angka-angka yang memiliki nilai 1. Berdasarkan contoh di atas dapat kita ketahui bahwa konversi bilangan biner tersebut adalah 8 + 2 = 10.

Dengan cara di atas Anda bisa melakukan konversi biner ke desimal dengan lebih mudah dan cepat. Anda juga bisa menyimak tabel berikut untuk mengetahui contoh lain dari konversi biner ke desimal, oktal, heksadesimal.

Sedangkan untuk konversi kode biner ke karakter bisa Anda lihat pada tabel di bawah ini.

Konversi Biner ke Desimal

Selain cara di atas masih ada alternatif lain untuk mengubah angka biner menjadi desimal. Caranya dengan mengalikan satu per satu bilangan biner dengan 20 , 21 , 22 , dan seterusnya sesuai dengan banyaknya bilangan biner yang akan dikonversikan.

Untuk cara ini perhitungan selalu dimulai dari yang paling kanan. Contohnya kita ingin mengkonversi 000111(2) = …. (10). Cara mengerjakannya adalah sebagai berikut:

= (1 x 20) + (1 x 21) + (1 x 22) + (0 x 23) + (0 x 24) + (0 x 25)

= 1 + 2 + 4 + 0 + 0 + 0 = 7

Berdasarkan perhitungan di atas bisa diketahui bahwa hasil konversi dari angka biner tersebut adalah 7. Perlu dicatat, seluruh angka yang berpangkat 0 akan menghasilkan angka 1.

Konversi Desimal ke Biner

Jika sudah mengetahui bagaimana cara mengubah angka biner ke desimal, lalu bagaimana jika sebaliknya?

Cara menghitungnya tidak kalah sederhana. Yang perlu Anda lakukan adalah membagi bilangan yang akan diubah dengan angka 2.

Agar lebih paham kita bahas satu contoh. Misalnya kita ingin mengubah angka 33 menjadi biner. Maka langkahnya membagi angka tersebut dengan angka 2 secara terus-menerus sampai tak bisa dibagi lagi. Setiap bilangan yang tak habis dibagi 2 maka akan dikonversikan menjadi 1, sedangkan yang habis dikonversikan menjadi 0.

33:2 = 16, sisa 1

16:2 = 8, sisa 0

8:2 = 4, sisa 0

4:2 = 2, sisa 0

2:2 = 1, sisa 0

1:2 = 0, sisa 1

Setelah itu kita susun hasil pembagian di atas dari yang paling bawah sampai paling atas. Sehingga dapat diketahui bahwa angka biner dari 33 adalah 100001.

Konversi Biner ke Oktal

Setelah mengetahui konversi biner ke desimal selanjutnya kita bahas bagaimana cara menghitung konversi biner ke bilangan octal (oktal). Untuk konversi ini kita perlu mengelompokkan bilangan biner menjadi tiga bagian.

Pengelompokan ini diawali dari bilangan biner paling kiri. Setelah dibagi menjadi tiga kelompok kita bisa mengubahnya menjadi bilangan oktal.

Supaya lebih jelas mari kita bahas contoh soal konversi angka biner ke angka oktal. Silakan simak contoh di bawah ini.

01110110(2) =  … (8)

Dari contoh di atas kita harus mengubah bilangan biner tersebut ke dalam oktal. Maka langkah pertama adalah mengelompokkannya menjadi tiga bagian menjadi:

001 110 110

Setelah mengelompokkannya kita ubah setiap kelompok tersebut ke desimal. Caranya adalah sebagai berikut:

001 = 1

110 = 6

110 = 6

Dari perhitungan di atas langkah terakhir tinggal menggabungkan hasil masing-masing angka desimal. Sehingga bisa diketahui bahwa hasil konversi 01110110 adalah 166 dalam bilangan oktal.

Konversi Biner ke Heksadesimal

Jika Anda sudah memahami konversi biner ke oktal Anda tentu tidak akan kesulitan untuk melakukan konversi biner ke heksadesimal. Sebab cara keduanya mirip, hanya pengelompokannya saja yang berbeda.

Pada heksadesimal dibagi ke dalam dua kelompok di mana masing-masing kelompok terdiri dari 4 bilangan biner dan diawali dari yang paling kiri. Untuk lebih jelasnya simak contoh di bawah.

00010011(2) = … (16)

Dari soal di atas kita bagi ke dalam dua kelompok menjadi:

0001 0011

Setelah itu masing-masing kelompok tersebut dikonversikan ke dalam desimal:

0001= 1

0011= 3

Sehingga bisa diketahui hasil dari soal di atas adalah 13.

Baca juga: Cara Subnetting IP Address

Konversi Angka Biner dengan Kalkulator

Kita juga bisa menggunakan kalkulator khusus yang memang dapat mengubah angka desimal menjadi biner, biner ke oktal, dan lain sebagainya. Aplikasi kalkulator semacam ini bisa Anda unduh secara gratis di Play Store pada smartphone dengan sistem operasi Android ataupun Apps Store pada perangkat iOS.

Anda juga bisa mengakses situs yang memang menawarkan kalkulator biner. Ada banyak sekali yang bisa kita manfaatkan di internet tanpa perlu menginstal aplikasi terlebih dahulu. Yang dibutuhkan hanyalah koneksi internet saja.

Akan tetapi cara ini tidak selalu bisa digunakan. Terlebih jika Anda sedang ujian dan tidak boleh menggunakan alat bantu seperti kalkulator ataupun smartphone. Maka dari itu memahami cara menghitung manual di atas adalah hal yang penting. Sehingga kita tetap bisa melakukan konversi bilangan tanpa alat bantu sekalipun.

Semoga panduan di atas bisa membuat Anda paham bagaimana cara mengubah suatu angka biner ke desimal dan begitu juga sebaliknya.



Loading...

Leave a Comment