Kode ASCII, Contoh Dan Penjelasan Lengkap


Kode ASCII, Contoh Dan Penjelasannya – Komputer merupakan salah satu penemuan terbesar dalam peradaban manusia. Dengan adanya komputer berbagai aspek kegiatan bisa dilakukan dengan mudah. Tidak hanya itu, komputer juga bisa melakukan hal-hal yang sulit dikerjakan bagi manusia. Lantas tahukah Anda bagaimana komputer bekerja?

Komputer bekerja dengan bahasa pemrograman yang rumit dan kompleks. Komputer sebenarnya memiliki bahasa tersendiri yang berbeda dengan manusia. Akan tetapi sebenarnya bahasa komputer hanya terdiri dari angka 0 dan 1.



Bahasa dalam komputer dapat mengekspresikan setiap nilai numerik sebagai terjemahan biner yang tidak lain adalah operasi matematika sederhana. Komputer sendiri juga memiliki kode-kode khusus yang merujuk pada suatu karakter.

Sistem Pengkodean Karakter

Dalam sistem komputer ada tiga kode karakter yang bisa kita pelajari, antara lain ASCII, EBCDIC dan Unicode. Berikut penjelasan singkat ketiganya.

Baca juga: Komponen Basis Data Dan Penjelasannya

ASCII

ASCII atau singkatan dari American Standard Code for Information Interchange dikembangkan oleh American National Standard Institute (ANSI). Awalnya standar ASCII memakai 7 buat bit, mencakup karakter kontrol, huruf, digit atau angka dan sejumlah simbol. Akan tetapi akhir-akhir ini ASCII dikembangkan dengan memakai 8 buah bit dengan tambahan simbol Yunani serta karakter grafis.

EBCDIC

Extended Binary Code Decimal Interchange Code atau EBCDIC adalah standar yang dikembangkan oleh IBM di tahun 1950-an. Standar ini memakai 8 bit untuk setiap kode. EBCDIC pertama kali digunakan pada IBM System/360. Standar EBCDIC digunakan pada berbagai komputer mainframe.



Unicode

Unicode adalah standar yang lebih baru dibandingkan dengan dua standar di atas. Standar Unicode dinyatakan dengan 16 bit untuk sebuah karakter. Oleh karenanya standar ini mencakup hingga 65.536 karakter. Dengan metode tersebut ada banyak sekali simbol dalam bahasa yang dimasukkan, seperti bahasa Arab atau Cina.

Macam-macam Kode

Selain pengkodean karakter, juga ada beberapa kode yang bisa kita ketahui. Antara lain kode Baudot, Standard Code, kode 4 atau kode 8, kode BCD, dan kode EBCID.

Kode Baudot

Kode ini berawal dari kode morse. Ada beberapa kode, seperti kode 4-an, 5-an, 6-an dan 8-an yang dipakai untuk pengiriman telegraf dan disimpan pada pita berupa lubang tutup. Untuk lubang sebanyak 6x berturut-turut disebut dengan kode 6-an, demikian seterusnya. Kode ini juga dipakai sebagai satuan kecepatan pengiriman data.

Kode Baudot sudah ada sejak 1838 dan ditemukan oleh Frenchman Emile Baudot yang menjadi Bapak Komunikasi Data. Kode Baudot terdiri dari 5 bit per karakter yang dapat dibuat 32 karakter. Untuk membedakan huruf dengan gambar digunakan kode khusus. Misalnya 111111 untuk letter dan 11011 untuk kode ASCII.



Standard Code

Kode ini didefinisikan sebagai kode 7 bit yang bisa dibuat menjadi 128 karakter. Masing-masing adalah 0-32 untuk karakter kontrol (unprintable) dan 32-127 untuk karakter yang tercetak (printable). Dalam transmisi synkron, tiga karakter terdiri dari 10 atau 11 bit, yakni 1 bit awal, 7 bit data, 1 atau 2 bit akhir dan 1 bit paritas.

Kode 4 atau Kode 8

Pada kode ini kombinasi yang diperbolehkan adalah 4 bit “1” dan 4 bit “0”. Artinya kode ini dapat dibuat kombinasi sebanyak 70 karakter.

Kode BCD (Binary Code Decimal)

Kode BCD terdiri dari 6 bit per karakter. Kode ini memuat 64 karakter kombinasi. Untuk asynkron terdiri dari 9 bit, yang mana 1 bit awal, 6 bit data, 1 bit paritas dan 1 bit akhir.

Kode EBCID

Kode ini memakai 8 bit per karakter yang dapat menghasilkan kombinasi 256 karakter. Sedangkan untuk asynkron terdiri dari 1 bit awal, 8 bit data, 1 bit paritas dan 1 bit akhir.

Apa itu Kode ASCII



Di atas sudah kita bahas bersama seputar kode dalam sistem komputer. Sesuai dengan judul, kita bahas lebih jauh seputar pengertian kode ASCII dan penjelasannya.

ASCII adalah Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi. Bisa dikatakan bahwa ASCII merupakan sebuah standar internasional dalam pengkodean simbol dan huruf, seperti Unicode dan Hex. Akan tetapi ASCII lebih bersifat universal. Berikut ini Anda akan menjumpai 8 bit, 256 karakter ASCII, menurut ISO 8859-1 dan Microsoft Windows Latin-1 dengan peningkatan karakter, yang tersedia dalam program aplikasi tertentu. Misalnya adalah Microsoft Word.

Perlu diketahui, dalam bahasa komputer 0 dan 1 tidak ada cara lain yang bisa digunakan untuk mewakili huruf dan karakter yang bukan berupa angka atau nomor. Dengan kata lain semuanya harus menggunakan 0 dan 1. Maka dari itu salah satu opsi yang bisa digunakan adalah dengan memakai tabel ASCII.

Tabel ASCII adalah tabel atau daftar yang memuat semua huruf dalam alfabet romawi dan ditambah beberapa karakter tambahan. Dalam tabel tersebut setiap karakter selalu diwakili dengan beberapa kode yang sama. Contohnya untuk huruf ‘b kecil’ selalu diwakili oleh urutan nomor 98. Sedangkan jika direpresentasikan dengan 9 dan 1 dalam bilangan biner menjadi 110 0010.



Leave a Comment