Contoh Soal Perbandingan Pecahan


Contoh Soal Perbandingan Pecahan – Pecahan merupakan salah satu materi yang sudah dikenalkan kepada kita sejak duduk di bangku sekolah dasar. Akan tetapi tentu saja di tingkatan tersebut materi yang diajarkan masih sangat mudah. Seiring berjalannya waktu kita dihadapkan dengan materi pecahan yang lebih rumit. Walaupun begitu bukan berarti sangat sulit. Seperti materi perbandingan pecahan yang dibahas kali ini.



Dalam perbandingan pecahan ada beberapa cara yang dapat kita gunakan. Meskipun caranya berbeda-beda, hasil akhirnya akan tetap sama. Sehingga kita bisa memilih mana yang menurut kita paling mudah. Mari kita bahas selengkapnya.

Baca juga: Cara Menyederhanakan Pecahan Dan Contoh Soal

Cara Membandingkan Pecahan

Langkah-langkah membandingkan bilangan pecahan ini dipengaruhi oleh penyebutnya. Sebab pada pecahan penyebut ini bisa sama, dan juga bisa berbeda. Masing-masing pecahan tersebut memiliki langkah pengerjaan yang berbeda.

Meski begitu pada dasarnya membandingkan pecahan berarti melihat dua pecahan tersebut dan menentukan mana yang lebih besar. Agar bisa melakukannya kita harus memastikan bahwa kedua pecahan tersebut memiliki penyebut yang sama. Baru setelah itu kita bisa melihat mana pecahan dengan pembilang yang lebih besar.

Jika penyebutnya sudah sama maka kita tinggal melihat mana yang lebih besar. Akan tetapi jika penyebutnya berbeda, maka cara satu-satunya yang dapat kita lakukan adalah menyamakannya terlebih dahulu. Mari kita bahas satu per satu.



Baca juga: Cara Perkalian Dan Pembagian Pecahan

Penyebut yang Sama

Penyebut pada pecahan merupakan bilangan yang berada di bagian bawah pecahan. Sedangkan angka di atas pecahan merupakan pembilang. Contohnya ⅔ tidak sama dengan ¼ karena penyebutnya adalah 3 dan 4. Lain halnya dengan 2/4 dan 8/4 yang memiliki penyebut yang sama. Dan dilihat dari pembilangnya 8/4 > 2/4.

Penyebut yang Berbeda

Jika kita menjumpai dua pecahan desimal dengan penyebut yang berbeda, kita tidak bisa langsung membandingkannya begitu saja. Kita perlu menyamakan penyebutnya terlebih dahulu. Salah satu caranya adalah dengan mencari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari masing-masing penyebut bilangan pecahan.

Contohnya kita akan membandingkan pecahan ⅓ dengan ¼. Setelah mencari KPK dari 3 dan 4 kita akan tahu bahwa hasilnya adalah 12. Jadi kita kalikan pembilang dan penyebut kedua pecahan tersebut dengan angka yang jika dikalikan menghasilkan 12.

Jadi bisa kita hitung:



⅓ x 4/4 = 4/12 dan ¼ x 3/3 = 3/12.

Kedua pecahan sudah sama besar. Maka kita bisa tahu mana pecahan yang lebih besar. Dari contoh tersebut 4/12 lebih besar dari 3/12. Sehingga bisa kita tulis ⅓ > ¼.

Baca juga: Penjumlahan Dan Pengurangan Pecahan Biasa

Mengalikan Penyebut Kedua Pecahan



Leave a Comment