Cara Menghitung Volume Limas


Volume Limas –  Jika membahas bangun ruang, ada banyak sekali macam jenisnya seperti bangun ruang balok, kubus, tabung, bola, limas, prisma dan lain sebagainya. Namun dari beberapa jenis bangun ruang tersebut, kali ini kami akan membahas mengenai bangun ruang limas.

Bangun ruang limas sendiri juga memiliki banyak jenisnya seperti bangun ruang limas segi tiga, limas segi empat, limas segi lima, limas segi enam, dan lainnya. Nah, kali ini kami akan membahas secara lengkap mulai dari pengertian limas, jenis-jenis dan juga rumus cara menghitungnya. Untuk lebih jelasnya mari langsung saja simak ulasan selengkapnya berikut ini.

pengertian limas

Pengertian Limas

Limas merupakan salah satu bangun ruang yang mempunyai sisi atau bidang samping berbentuk segitiga dan memiliki puncak di bagian atasnya.

Berdasarkan KBBI atau kamus besar bahasa Indonesia, definisi dari bangun ruang limas adalah sebuah benda ruang yang memiliki bentuk alas segi tiga, segi empat, segi lima atau sebagainya yang sesuai dengan bentuk limasnya, dan juga bidang sisi dengan bentuk segitiga yang mempunyai titik puncak berimpit paling puncak.

pengertian limas

Unsur-Unsur Limas

Bangun ruang limas mempunyai beberapa unsur. Adapun unsur-unsur yang dimiliki oleh limas adalah sebagai berikut:

  • Titik sudut adalah pertemuan antar 2 rusuk atau lebih.
  • Rusuk adalah sebuah garis yang merupakan perpotongan antara 2 sisi limas.
  • Bidang sisi merupakan bidang yang terdiri dari bidang alas dan juga bidang sisi tegak.
  • Bidang alas adalah suatu bidang yang merupakan alas dari sebuah limas.
  • Bidang sisi tegak adalah suatu bidang yang memotong bidang alas.
  • Titik puncak adalah titik yang menjadi titik persekutuan antara selimut-selimut limas.

Ciri-Ciri Bangun Ruang Limas

Bangun ruang limas memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan bangun ruang yang lainnya. Adapun ciri-ciri bangun ruang limas adalah sebagai berikut:

  • Bidang atas bangun ruang limas berupa suatu titik yang lancip
  • Bidang bawah limas berupa bangun datar
  • Bidang sisi yang tegak memiliki bentuk segitiga

Baca Juga:  Rumus Volume Bangun Ruang

Jenis-Jenis Limas

Berdasarkan bentuk alasnya, bangun ruang limas dapat dibedakan menjadi beberapa macam jenis, yaitu:

  • Limas Segitiga

Limas segitiga

Jenis bangun ruang limas yang pertama adalah limas segitiga. Limas segitiga merupakan salah satu bangun ruang limas yang alasnya berbentuk segitiga (bisa berbentuk segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, segitiga siku siku ataupun segitiga sembarang).

  • Limas Segi Empat

Limas segi empat

Jenis bangun ruang limas yang selanjutnya adalah limas segi empat. Limas segi empat merupakan bangun ruang limas yang alasnya berbentuk segi empat (bisa persegi, persegi panjang, layang layang, jajar genjang, belah ketupat, trapesium, dan lain sebagainya).

  • Limas Segi Lima

Limas Segi Lima

Hampir sama dengan limas segitiga dan limas segi empat yang kami jelaskan diatas, limas segi lima juga mempunyai alas yang berupa bangun segi lima.  Bisa dalam bentuk segi lima teratur atau bisa juga segi lima sembarang.

  • Limas Segi Enam

Limas Segi Enam

Jenis bangun ruang limas yang terakhir adalah limas segi enam. Limas segi enam adalah bangun ruang yang alasnya mempunyai bentuk segienam, bisa segi enam yang teratur ataupun segi enam sembarang.

Bangun ruang limas sebenarnya tidak hanya memiliki 4 jenis saja seperti yang kami sampaikan diatasn. Masih ada banyak sekali jenis bangun ruang limas yang lainnya.  Namun dari sekian banyaknya bangun ruang limas, yang wajib dipelajari pada saat duduk di bangku sekolah dasar, SMP, ataupun SMA hanya ke 4 jenis limas diatas.

Limas mempunyai puncak dan tinggi. Yang dimaksud dengan tinggi limas adalah jarak paling pendek suatu bangun limas yang dimulai dari puncak bangun limas untuk menuju sisi bagian alas. Disamping itu, tinggi bangun ruang limas juga tegak lurus pada titik potong tepat di bidang alas bangun ruang limas tersebut.

Sama halnya dengan bangun ruang pada umumnya, ternyata cara yang digunakan untuk mencari tahu bagiamana bentuk jaring-jaring bangun limas adalah dengan cara mengiris rusuk-rusuk bangun ruang yang satu ini. Jika Anda sudah mengiris bagian rusuk-rusuknya maka Anda bisa rebahkan bangun limas tersebut.

Tidak jauh berbeda dengan bangun ruang prisma, untuk dapat mengetahui luas permukaan bangun limas bisa diperoleh dengan cara menentukan terlebih dahulu bagaimanakah bentuk jaring-jaring bangun ruang limas ini.

Sifat-Sifat Bangun Ruang Limas

  • Sifat-sifat Limas Segitiga

Untuk beberapa bentuk bangun ruang limas yang tertentu, seperti limas segitiga atau limas segi empat memiliki beberapa sifat yang penting untuk diketahui. Supaya memudahkan Anda dalam memahami tentang sifat-sifat yang dimiliki oleh limas segitiga dan limas segiempat, silahkan Anda perhatikan gambar di bawah ini!

Sifat-sifat Limas Segitiga

Dari gambar limas segitiga diatas (a) telah menujukkan bahwa sebuah limas segitiga D.ABC. Pada gambar bangun ruang limas segitiga diatas semua sisi-sisinya memiliki bentuk segitiga.

Pada bangun ruang limas segitiga D.ABC diatas memiliki sebanyak 4 (empat) buah sisi dengan bentuk segitiga, yakni:

  • Sisi ABC
  • Sisi ABD
  • Sisi ACD

Apabila bangun ruang limas segitiga memiliki sisi-sisi yang berbentuk segitiga sama sisi, maka bangun ruang limas tersebut biasa disebut sebagai limas segitiga beraturan.

  • Sifat-Sifat Limas Segi Empat

Selanjutnya silahkan Anda perhatikan gambar limas segi empat E.ABCD diatas. Dari gambar diatas bisa dilihat bahwa bangun ruang limas segi empat memiliki alas yang berbentuk segi empat (persegi atau persegi panjang).

Sesuai dengan sifatnya, masing-masing diagonal segi empat (persegi dan persegi panjang) memiliki ukuran yang sama panjang. Maka limas segi empat tersebut memiliki diagonal alas yang sama panjang. Bisa Anda lihat pada gambar bangun ruang limas segi empat E.ABCD (b), panjang diagonal alas AC dan juga BD memiliki ukuran yang sama panjang.

Rumus Luas Permukaan Limas

Luas permukaan limas bisa didapatkan dengan cara menentukan jaring-jaring limas terlebih dahulu. Setelah itu, Anda bisa langsung menjumlahkan luas bangun datar dari jaring-jaring yang telah dibentuk. Untuk lebih jelasnya mari langsung saja perhatikan gambar dan uraian dibawah ini.

Rumus Luas Permukaan Limas

Pada gambar diatas menunjukkan sebuah bangun ruang limas segiempat E.ABCD dan jaring-jaringnya. Dengan begitu maka luas permukaan bangun ruang limas tersebut adalah sebagai berikut ini.

Luas permukaan limas E. ABCD = luas ABCD + luas ΔABE + luas ΔBCE + luas ΔCDE + luas ΔADE
= luas ABCD + (luas ΔABE + luas ΔBCE + luas ΔCDE + luas ΔADE)
Secara umum, luas permukaan limas adalah sebagai berikut.

Luas permukaan limas = luas alas + jumlah luas sisi-sisi tegak

Baca Juga: Cara Menghitung Volume Prisma

Rumus Volume Limas

Silahkan Anda perhatikan gambar berikut ini dengan seksama.

Rumus Volume Limas

Gambar diatas menunjukkan sebuah bangun ruang kubus ABCD.FGH. Kubus diatas mempunyai sebanyak 4 buah diagonal yang saling berpotongan pada titik O.

Jika diamati secara lebih teliti maka keempat diagonal ruang tersebut telah membentuk 6 buah bangun ruang limas segiempat, yakni O.ABCD, O.EFGH, O.ABFE, O.BCGF, O.CDHG, dan O.DAEH.

Jadi, volume bangun ruang kubus ABCD.EFGH adalah gabungan dari volume keenam bangun ruang limas tersebut. 6 x volume bangun ruang limas O.ABCD = volume kubus ABCD.EFGH.

Rumus Volume Limas

Jadi rumus volume bangun ruang limas bisa dinyatakan sebagai berikut ini.

Volume limas = ⅓ × luas alas × tinggi

Rumus yang kami sampaikan diatas juga berlaku untuk menentukan volume limas limas yang lainnya.



Loading...

Leave a Comment