Cara Membuat Kurva S Di Microsoft Excel


Membuat Kurva S Di Microsoft Excel – Dalam dunia konstruksi kita tidak hanya belajar tentang bagaimana membuat bangunan yang baik dan benar saja, namun juga hal-hal lain yang berhubungan dengan konstruksi bangunan. Salah satunya adalah membuat Kurva S Pengendalian.

Mempelajari bagaimana membuat Kurva S Pengendalian ini tak kalah penting, terutama untuk Anda yang berniat untuk terjun menjadi kontraktor. Sebab pembuatan jadwal pelaksanaan dengan Kurva S Pengendalian ini umumnya menjadi salah satu syarat utama saat ingin mengikuti suatu tender proyek.



Bukan tanpa alasan, Kurva S ini memiliki beberapa kegunaan yang penting. Dengan digunakannya kurva ini kita bisa mengetahui seberapa produktif suatu kegiatan pada setiap jenis pekerjaan.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaan proyek konstruksi ada tiga aspek yang menjadi indikator keberhasilan sebuah proyek. Antara lain biaya, waktu pelaksanaan proyek yang ditetapkan dan mutu. Apabila waktu pelaksanaan dan biaya proyek sesuai dengan perencanaan dan kualitasnya bisa dipenuhi dengan baik, maka proyek itu bisa dikatakan berhasil dan sukses.

Agar keberhasilan tersebut bisa tercapai, maka kita perlu membuat jadwal perencanaan yang sangat matang dan sesuai dengan keinginan yang akan dicapai.

Baca juga: Cara Membuat Histogram Di Excel

Dengan bantuan jadwal perencanaan kita bisa mendapatkan gambaran yang jelas mengenai urutan kegiatan proyek, hubungan ketergantungan antara kegiatan satu dengan yang lain, mana saja yang menjadi kegiatan-kegiatan kritis, bagaimana kebutuhan sumber daya dan alokasi untuk masing-masing kegiatan, hingga alokasi waktu pelaksanaan proyek.



Tidak berhenti sampai di situ, jadwal perencanaan dengan Kurva S bisa memungkinkan pihak-pihak yang berkepentingan untuk melakukan analisis dan dijadikan sebagai fungsi pengelolaan jika terjadi keterlambatan waktu pelaksanaan suatu kegiatan. Termasuk bagaimana pengaruhnya terhadap jadwal penyelesaian proyek secara keseluruhan.

Karena peran yang penting itu, pada artikel ini kami bahas bagaimana cara membuat Kurva S di Excel. Pembuatan Kurva S dengan bantuan Microsoft Excel akan lebih memudahkan kita sehingga tidak menghabiskan banyak waktu.

Membuat Kurva S di Excel

Dalam pembuatan Kurva S kita memerlukan beberapa data. Seperti time schedule dan bar chart. Terlebih dahulu kita bahas singkat pengertian time schedule, bar chart dan kurva s itu sendiri.

  • Time schedule: merupakan rencana alokasi waktu untuk menyelesaikan masing-masing jenis pekerjaan proyek yang secara keseluruhan adalah rentang waktu yang ditetapkan untuk melakukan suatu proyek.
  • Bar chart: merupakan diagram alur dari pelaksanaan pekerjaan. Bar ini disusun untuk menentukan waktu penyelesaian pekerjaan yang diperlukan pada suatu proyek.
  • Kurva S: kurva yang disusun untuk menunjukkan hubungan antara nilai kumulatif biaya atau jam-orang yang sudah dipakai atau persentase penyelesaian pekerjaan terhadap waktu.

Ketiga unsur ini tidak bisa dipisahkan karena menjadi satu bagian yang utuh. Time schedule dibuat berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau harga penawaran yang ditentukan dan disepakati oleh pelaksana proyek atau kontraktor dengan owner.



Dengan demikian item pekerjaan yang ada di dalam RAB nantinya akan menjadi poin utama untuk time schedule. Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menentukan kapan proyek tersebut dimulai. Kita juga perlu menetapkan berapa lama masa pelaksanaannya dan kapan proyek akan diselesaikan.

Pada contoh pembuatan Kurva S di Excel ini kami berikan data sederhana untuk memudahkan pemahaman Anda mengenai cara membuat Kurva S. Langsung saja berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Siapkan file RAB yang disusun dalam format Excel dan buka file tersebut.
  • Selanjutnya buat sheet baru dalam file tersebut. Silakan ganti nama sheet baru ini menjadi Time Schedule agar mudah untuk dibaca.
  • Copy atau salin seluruh uraian pekerjaan dan jumlah harga yang ada dalam sheet rekapitulasi RAB dan paste ke sheet Time Schedule.
  • Langkah berikutnya, buat kolom baru dengan judul kolom Bobot (%). Kolom ini digunakan untuk menampilkan nilai bobot dari masing-masing pekerjaan yang ada pada proyek. Nilai bobot dapat dicari dengan membagi jumlah harga satu item pekerjaan dengan jumlah harga keseluruhan lalu dikali 100.

  • Sesudah itu buat kolom baru lagi yang nantinya digunakan untuk menyajikan waktu pelaksanaan pekerjaan. Contohnya adalah seperti berikut.

  • Jika sudah selesai, kita tambahkan baris pada masing-masing uraian pekerjaan. Sel ini nantinya digunakan untuk menampilkan bar chart. Pada Microsoft Excel 2016, kita bisa buka tab Insert, lalu pilih menu Insert dan pilih Insert Sheet Rows. Untuk versi Excel yang lebih lama, Anda bisa menambahkan baris satu per satu di bawah bagian uraian pekerjaan. Hasilnya kurang lebih seperti berikut.



  • Langkah selanjutnya adalah membagi bobot dengan minggu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan item pekerjaan. Lakukan sampai semua item terbagi sesuai dengan perkiraan waktu dan kebutuhan waktu pekerjaan setiap itemnya. Pada langkah ini sesuaikan dengan bar chart yang sudah disediakan. Contohnya pekerjaan pendahuluan membutuhkan waktu selama 2 minggu. Sehingga bagian bobot dari item pekerjaan tersebut dibagi dua. Supaya lebih jelas silakan simak gambar di bawah ini.

  • Pada kolom bawah terdapat rencana progres mingguan dan kumulatif progres mingguan. Kita bisa jumlahkan 1 baris setiap minggunya untuk rencana mingguan.
  • Lalu untuk progres kumulatif bisa dijumlahkan antara minggu ke-1 dengan minggu ke-2, begitu seterusnya.
  • Berikutnya kita buat garis kurva s dengan memakai rencana progres kumulatif. Caranya seleksi data rencana progres kumulatif, lalu klik tab Insert dan pilih grafik Line. Kita pilih jenis Line with Markers.

  • Nantinya grafik garis akan muncul dalam lembar kerja Anda. Berikutnya Anda tinggal menyesuaikan grafik tersebut sesuai kebutuhan. Misalnya menghapus background, elemen-elemen grafik yang tidak dibutuhkan dan menyesuaikan ukuran dengan tabel waktu pelaksanaan. Sehingga hasilnya akan menjadi seperti berikut.

  • Maka kita sudah selesai membuat time schedule, bar chart dan juga kurva s.

Dalam prakteknya pembuatan kurva s bisa lebih panjang dan rumit dibandingkan contoh di atas. Cara yang kami berikan di atas adalah contoh sederhana untuk suatu proyek sehingga pembaca bisa dengan mudah memahami alur inti dalam membuat kurva s.

Baca juga: Cara Membuat Grafik Di Excel

Fungsi Kurva S

Sebagai tambahan kita pelajari apa saja fungsi dari kurva S. Seperti yang sudah disinggung di atas, kurva S dibutuhkan sebagai pedoman untuk melakukan kegiatan pembangunan sehingga bisa berjalan sesuai dengan waktu yang ditetapkan sebelumnya. Berikut adalah beberapa fungsi kurva S yang perlu Anda ketahui:

  1. Pengarah penilaian pekerjaan secara keseluruhan.
  2. Sebagai informasi untuk mengontrol pelaksanaan sebuah proyek. Caranya dengan membandingkan deviasi antara kurva rencana dengan kurva realisasi. Apabila terjadi deviasi, maka pihak yang berkepentingan bisa melakukan langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan yang muncul.
  3. Sebagai pengoreksi jadwal yang sudah dibuat.
  4. Sebagai informasi untuk pengambilan keputusan yang didasarkan pada perubahan kurva realisasi terhadap kurva rencana perubahan. Sehingga dapat diketahui apakah pekerjaan lebih cepat atau lebih lambat dari yang sudah ditentukan untuk menyelesaikan sebuah proyek.

Demikian yang dapat caraharian sampaikan mengenai cara membuat kurva S di Excel. Selanjutnya silakan berlatih dan mengembangkannya sesuai dengan kebutuhan.



Leave a Comment