Konversi Satuan Suhu Dan Perhitungannya


Konversi Satuan Suhu Dan Perhitungannya – Bayangkan kalian berada di luar ruangan saat siang hari dan cuaca sedang cerah-cerahnya. Tentu badan akan langsung terasa panas. Apalagi jika memegang benda yang ada di sekitar. Misalnya jok motor, besi, dan lain sebagainya. Benda-benda tersebut juga ikut terasa panas.

Kemudian saat kembali ke dalam ruang yang ber-AC maka perlahan tubuh akan merasa sejuk. Apalagi jika ditemani segelas es teh manis. Keduanya sifat tersebut, panas dan dingin, bisa dirasakan oleh tubuh kita.

Kondisi tersebut bisa kita rasakan karena dari tangan atau anggota tubuh yang lain meneruskannya lewat syaraf yang ada pada kulit dan dilanjutkan ke otak. Itulah kenapa kita bisa merasakan panas dan dingin. Akan tetapi tentu kita kesulitan jika diminta untuk menentukan seberapa panas atau dingin suatu benda atau ruangan dalam angka hanya dengan memanfaatkan tubuh kita.

Maka dari itu dibuatlah sebuah satuan suhu. Suhu mempunyai beberapa macam satuan yang bisa dipakai. Konversinya pun tidak bisa sembarang karena memakai rumus tertentu. Pada artikel ini kita bahas lebih lanjut seputar konversi satuan suhu, berikut perhitungannya.

Baca juga: Materi Soal Satuan Waktu

Apa itu Suhu?

Jika dijabarkan, suhu dari suatu benda terbentuk akibat energi gerak atau energi kinetik dari molekul benda yang ada di dalamnya. Menurut Encyclopedia Britannica, suhu adalah ukuran panas atau dingin yang dinyatakan ke dalam sejumlah skala sembarang dan menunjukkan arah di mana energi panas akan mengalir secara spontan (energi mengalir dari suatu benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah).

Selain itu dalam konsep termodinamika suhu merupakan ukuran karakteristik fisik dari gerak-gerak acak molekul-molekul yang ada pada suatu benda.. Sehingga bisa disimpulkan bahwa suhu merupakan ukuran kualitatif atau dapat diukur seberapa panas atau dinginnya sesuatu. Suhu disebabkan oleh energi kinetik dalam benda atau hal lain yang diukur. Semakin besar energi kinetiknya maka semakin tinggi suhunya.

Besarnya suhu ditentukan dengan angka satuan suhu yang dinyatakan dalam satuan-satuan derajat. Umumnya ada empat jenis satuan suhu yang banyak dipakai. Antara lain Celsius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin.

Skala Tetapan Termometer

Pada gambar di atas kita bisa mengetahui skala termometer yang didapatkan dari titik tetap atas dan titik tetap bawah. Lebih jelasnya titik tetap atas mengacu pada titik didih air, di mana masing-masing termometer memiliki nilai yang berbeda. Misalnya pada skala Celsius (°C) titik didih air mencapai skala 100.

Sedangkan pada Fahrenheit (°F) mencapai 212, Kelvin (K) 373,15, Reamur (°R) mencapai 80, dan Rankine (°Ra) 671,67. Sedangkan titik tetap bawah dinyatakan berdasarkan titik beku air. Di mana Celcius, Fahrenheit, Kelvin, Reamur, dan Rankine mempunyai titik beku air pada skala 0, 32, 273.15, 0 dan 491,67.

Lalu skala yang berada antara titik tetap atas dan bawah merupakan interpolasi antara kedua titik tetap tersebut. Untuk diketahui satuan Kelvin tidak memakai simbol derajat sebagai konsensus bahwa Kelvin dinyatakan sebagai satuan suhu mutlak.

Rumus Konversi Satuan Suhu

Sekarang kita bahas rumus perhitungan yang dipakai untuk mengubah satuan suhu. Persamaan yang digunakan merupakan persamaan yang berlaku dalam hukum fisika.

Rumus Konversi Suhu Celsius (°C)

  • Rumus konversi suhu Celcius ke Fahrenheit:

⁰F = (9/5) x ⁰C + 32

  • Rumus konversi suhu Celcius ke Kelvin:

K= ⁰C + 273,15

  • Rumus konversi suhu Celcius ke Reamur:

⁰R = (4/5) ⁰C

  • Rumus konversi suhu Celcius ke Rankine:

⁰Ra = (⁰C + 273.15) × 9/5

Rumus Konversi Suhu Fahrenheit (⁰F)

  • Rumus konversi suhu dari Fahrenheit ke Celcius:

°C = (°F – 32) × 5/9

  • Rumus konversi suhu dari Fahrenheit ke Kelvin:

K = (°F + 459.67) × 5/9

  • Rumus konversi suhu dari Fahrenheit ke Reamur:

R =  4/9 (F-32)

  • Rumus konversi suhu dari Fahrenheit ke Rankine:

°Ra = °F + 459.67

Rumus Konversi Suhu Kelvin (K)

  • Rumus konversi suhu dari Kelvin ke Celcius:

°C= K – 273.15

  • Rumus konversi suhu dari Kelvin ke Fahrenheit:

°F = (K × 9/5) – 459.67

  • Rumus konversi suhu dari Kelvin ke Reamur:

°R = 4/5 (K – 273)

  • Rumus konversi suhu dari Kelvin ke Rankine:

°Ra = K × 9/5

Rumus Konversi Suhu Reamur (°R)

  • Rumus konversi suhu dari Reamur ke Celcius:

°C = °R / 0,8

  • Rumus konversi suhu dari Reamur ke Fahrenheit:

°F = (°R × 2,25) + 32

  • Rumus konversi suhu dari Reamur ke Kelvin:

K = (°R / 0,8) + 273,15

  • Rumus konversi suhu dari Reamur ke Rankine:

°Ra = (°R × 2,25) + 491,67

Rumus Konversi Suhu Rankine (°Ra)

  • Rumus konversi suhu dari Rankine ke Celcius:

°C = (°Ra – 491.67) × 5/9

  • Rumus konversi suhu dari Rankine ke Fahrenheit:

°F = °Ra – 459.67

  • Rumus konversi suhu dari Rankine ke Kelvin:

K = °Ra × 5/9

  • Rumus konversi suhu dari Rankine ke Reamur:

°R = (°Ra / 1,8 + 273,15) × 0,8

Alat Ukur Suhu

Kita sudah mengetahui seperti apa rumus untuk mengubah suatu satuan suhu ke suhu lainnya. Yang menjadi pertanyaan sekarang bagaimana kita mengukur suhu suatu benda? Untuk mengetahuinya kita bisa memanfaatkan beberapa jenis alat ukur. Berikut caraharian akan menjabarkan beberapa jenis pengukur suhu.

Termometer Laboratorium

Termometer ini biasa dipakai untuk keperluan laboratorium. Biasanya alat ini digunakan dalam sebuah percobaan atau eksperimen.

Termometer Klinis

Alat ini pasti sudah tidak asing bagi pembaca. Termometer ini biasa ya digunakan oleh dokter atau tenaga kesehatan untuk mengetahui suhu tubuh pasien. Termometer klinis memang lazim digunakan dalam dunia medis karena membantu untuk mengetahui penyakit yang diderita seseorang. Termometer ini biasanya juga digunakan oleh masyarakat umum, sehingga menjadi salah satu perlengkapan wajib ada dalam kotak P3K.

Termometer Ruangan

Sesuai dengan namanya, termometer ini dipakai untuk mengukur suhu ruangan. Termometer ini cukup lazim ditemui di beberapa rumah, terutama di daerah yang mempunyai empat musim. Dengan mengetahui suhu ruangan kita bisa menyesuaikannya sesuai keinginan.

Awalnya termometer ini berupa sebuah tabung kecil yang berisi air raksa dan menempel pada sebuah balok kayu. Akan tetapi seiring berjalannya waktu juga ada termometer ruangan digital yang tentu lebih modern dan simpel.

Termometer Digital

Jika dilihat dari teknologinya terdapat termometer digital yang mengadopsi teknologi yang lebih canggih. Termometer ini tidak memakai air raksa maupun alkohol. Cara kerja termometer ini dengan memanfaatkan sifat pemuaian pada logam, dan menghasilkan pengukuran suhu yang akurat dan cepat.

Termometer Inframerah

Termometer ini digunakan untuk mengukur suhu suatu benda ataupun tubuh manusia. Kelebihannya termometer ini bisa mendeteksi suhu tanpa perlu kontak langsung.

Termokopel

Termometer ini bekerja dengan memanfaatkan sensor termoelektrik yang mampu mengukur suhu. Dengan konfigurasi yang tepat termokopel dapat mengukur suhu pada rentang yang luas.

Baca juga: Cara Mengatasi Laju Pemanasan Global

Contoh Soal

Contoh 1

Skala termometer reamur menunjukkan angka 20 °R, maka berapakah skala yang ditunjukkan pada termometer Celcius?

Diketahui: tR = 20 °R

Ditanyakan: tC = … ?

Jawab:

tC = 5/4 x tR = 5/4 x 20 = 25 °C

Contoh 2

Jika termometer celcius menunjukkan skala 100 °C, maka berapakah skala yang ditunjukkan termometer reamur?

Diketahui: tC = 100 °C

Ditanyakan: tR = … ?

 

Jawab:

tR = ⅘ x tC = ⅘ x 100 = 80 °R

Contoh 3

Jika skala pada termometer celcius menunjukkan suhu 50 °C, berapakah suhunya pada termometer fahrenheit?

Diketahui: tC = 50 °C

Ditanyakan: tF = … ?

Jawab:

tF = (9/5 x tC) + 32

tF = (9/5 x 50) + 32 = 90 + 32 = 122 °F

Contoh 4

Skala termometer fahrenheit menunjukkan angka 167 °F, maka berapakah skala yang ditunjukkan pada termometer celcius?

Diketahui: tF = 167 °F

Ditanyakan: tC = … ?

Jawab:

tC = 5/9 x (tF – 32) =

tC = 5/9 x (167 – 32) = 5/9 x 135 = 75 °C

Contoh 5

Suhu suatu benda adalah 50 °C. Berapakah suhunya dalam skala kelvin?

Diketahui: tC = 50 °C

Ditanyakan: T = … ?

Jawab:

T = tC + 273

T = 50 + 273 = 323 K

Contoh 6

Jika skala pada termometer reamur menunjukkan suhu 100 °R, berapakah suhunya pada termometer fahrenheit?

Diketahui: tR = 100 °R

Ditanyakan: tF = … ?

Jawab:

tF = (9/4 x tR) + 32

tF = (9/4 x 100) + 32

tF = 225 + 32 = 257 °F

Contoh 7

Suhu suatu benda adalah 60 °R. Berapakah suhunya dalam skala kelvin?

Diketahui: tR = 60 °R

Ditanyakan: T = … ?

Jawab:

T = (5/4 x tR) + 273

T = (5/4 x 60) + 273 = 75 + 273 = 348 K

Contoh 8

Suhu suatu benda adalah 212 °F. Berapakah suhunya dalam skala kelvin?

Diketahui: tF = 212 °F

Ditanyakan: T = … ?

Jawab:

T = (5/9 x (tF – 32)) + 273

T = (5/9 x (212 – 32)) + 273

T = (5/9 x 180) + 273 = 100 + 273 = 373 K



Leave a Comment