Sumbu Simetri Bangun Datar pada Matematika


Sumbu Simetri Bangun Datar Pada Matematika – Jika berbicara mengenai bangun datar, tentunya kita akan mengenal istilah geometri sebagai aspek utamanya. Geometri merupakan cabang ilmu yang menerangkan mengenai bentuk-bentuk sebuah bangunan geometris dua dimensi, seperti bidang datar. Dalam bidang datar kita akan mengenal berbagai macam istilah pulang untuk mengetahui aspek pada masing-masing sebuah bangunan.



Salah satu hal yang dijadikan sebuah bangunan termasuk bagian dari bangun datar adalah aspek simetri. Simetri berhubungan dengan sesuatu yang selaras dan memiliki beberapa macam dalam penerapannya. Dalam kehidupan sehari-hari pun kita sering melihat hal-hal yang berbentuk simetris, seperti saat kita bercermin akan ada bayangan dari kita dengan bentukan garis, bentuk, atau objek yang sama. Hal-hal inilah yang membuat garis simetri dapat didefinisikan sebagai sumbu atau garis imajiner pusat objek dengan dua bagian yang identik.

Baca juga: Simetri Putar Bangun Datar pada Matematika

Baca juga: Perbedaan Simetri Lipat dan Simetri Putar

Pada pembahasan kali ini, kalian akan mempelajari mengenai makna dari sumbu simetri pada sebuah bangun datar. Berikut penjelasannya.

Pengertian Sumbu Simetri

Salah satu sifat yang memberikan tanda mengenai bangun datar adalah adanya sumbu simetri. Sumbu simetri merupakan sebuah karakteristik dari bangun datar yang bersimetri yang apabila masuk ke dalam sebuah objek tidak akan muncul perubahan.

Sumbu simetri dapat berbentuk garis yang membagi sebuah bangun menjadi dua bagian yang simetris. Hal ini dapat kita bayangkan mengenai pantulan bayangan di cermin yang dapat membagi dua sisi objek yang sama. Garis dari sumbu simetri sendiri dapat membelah bangun datar menjadi dua atau empat bagian hingga seterusnya sampai sama dengan luas bangunannya. Intinya, sumbu simetri merupakan garis yang dapat membagi bangun datar menjadi beberapa bagian yang sama luasnya.

Sumbu simetri berhubungan dengan macam-macam sifat dari bangun datar, seperti simetri lipat dan putar. Namun, perlu ditekankan bahwa belum tentu di setiap bangun datar memiliki sumbu simetri. Perhatikan bangun datar persegi panjang dengan sudut ABCD di bawah ini.



 

Pada bangun datar persegi panjang ABCD di atas memiliki garis-garis yang dapat menunjukkan lipatannya. Dari garis a terdapat titik sudut A yang berhimpit dengan titik sudut D dan titik sudut B. Kemudian, titik sudut B berhimpit dengan titik sudut C dengan sisi CD berhimpit dengan sisi BC. Dari gambar di atas kita dapat mengetahui bahwa persegi panjang di atas memiliki dua simetri lipat dengan sumbu simetrisnya adalah garis a dan b. Apabila kita lipat melalui garis BD menjadikan persegi panjang tersebut tidak memiliki sisi persis yang berhimpit. Dengan begitu, garis BD bukan sumbu simetri.



Leave a Comment