Konsep Sudut Segitiga Siku-Siku dalam Trigonometri


Konsep Segitiga Siku-Siku – Dalam pembahasan mengenai bangun datar tentunya akan ditampilkan macam-macamnya. Macam dari bangun datar sendiri sangat beragam dan masing-masing memiliki karakteristik dan ciri tersendiri. Salah satu bangun datar yang berbeda dari bangun lainnya adalah segitiga.



Segitiga menjadi bagian dari bangun datar dengan bentuknya yang berpoligon. Pada bangun segitiga sendiri dapat dibagi lagi menjadi beberapa berdasarkan bentuk dan macamnya. Salah satunya adalah jenis segitiga siku-siku.

Segitiga siku-siku menjadi bagian dari bangun segitiga yang memiliki keistimewaan dan membedakannya dengan segitiga lainnya. Penamaan segitiga ini berasal dari salah satu sudutnya yang memiliki bentuk siku-siku dan menjadi dasar sehingga dapat membuat segitiga siku-siku memiliki ciri khas.

Baca Juga: Sifat-Sifat Segitiga Secara Umum

Baca Juga: Rumus Sudut Segitiga Dan Contoh Soal

Baca Juga: Cara Mencari Panjang Sisi Segitiga Lengkap



Pada kesempatan kali ini kalian akan mempelajari mengenai konsep dari segitiga siku-siku. Berikut pembahasannya.

Pengertian segitiga siku-siku

Secara sederhana, segitiga siku-siku dapat dimaknai sebagai bagian dari bangun segitiga yang salah satu sudutnya mempunyai sudut 90 derajat yang siku-siku dan tegak lurus. Adapun ciri-ciri segitiga siku-siku sebagai berikut.

  1. Memiliki 1 buah sudut sebesar 900 yaitu ∠
  2. Mempunyai 2 buah sisi yang saling tegak lurus yaitu BA dan AC.
  3. Memiliki 1 buah sisi miring yaitu BC yang disebut hipotenusa.
  4. Sisi miring ada didepan sudut siku-siku.
  5. Memiliki dua buah sudut lancip.
  6. Punya 3 ruas garis AB, AC, dan BC.
  7. Tiga sudut yang ada pada segitiga, jika jumlahkan hasilnya 180 derajat.
  8. Pada segitiga siku-siku berlaku teorema Phytagoras.

Keistimewaan segitiga siku-siku

Segitiga siku-siku memiliki satu sudut yang besarnya 900. Susunan dari segitiga ini memiliki sisi miring di depan sisi dengan sudut siku-siku. Biasanya, dalam penentuan panjang sisi lainnya dapat menggunakan teorema Phytagoras. Teorema Phytagoras sendiri menjadi salah satu ciri khas yang dimiliki oleh segitiga siku-siku.

Teorema Phytagoras merupakan rumus untuk mencari berapa panjang sisi miring dari segitiga siku-siku. Sisi miring ini berada di depan sudut siku-siku. Ide dari rumus ini adalah mengungkapkan panjang serta hubungan antara sisi-sisi pada suatu segitiga siku-siku. Jika diketahui dua buah sisi (a) dan (b) menjadikan kemudahan untuk mengetahui pula jarak terpendek antara kedua sisi dengan menghitung hipotenusa atau sisi miring (c) dari segitiga siku-siku.



Baca Juga: Lingkaran Dalam Segitiga dan Lingkaran Luar Segitiga

Baca Juga: Rumus Titik Berat Segitiga Dan Contoh Soal

Baca Juga: Simetri Lipat Segitiga, Segi Lima, Bintang, dan Persegi



Leave a Comment