Jumlah Simetri Putar Jajar Genjang


Jumlah Simetri Putar Jajar Genjang – Jajar genjang merupakan salah satu jenis dari bangun datar geometri yang hampir mirip dengan persegi. Bentuk dari jajar genjang sekilas mirip dengan persegi maupun persegi panjang, namun jika kita pahami lebih lanjut ternyata jajar genjang jauh berbeda dengan beberapa bidang datar lainnya. Hal ini tentunya karena dari bentuknya dan beberapa karakteristik dari jajar genjang sendiri sebagai bangun datar.



Sebagai sebuah bangun datar dua dimensi, jajar genjang tentunya memiliki ciri-ciri tertentu yang dapat digunakan untuk mengidentifikasinya. Salah satu caranya adalah dengan menentukan simetri putar jajar genjang. Meskipun sebelumnya kita ketahui bahwa tidak semua bangun datar memiliki aspek simetri dan hal ini juga berlaku pada jajar genjang bahwa bangun datar ini tidak memiliki simetri lipat. Namun, untuk mengidentifikasinya kita dapat menelaah jajar genjang dengan jumlah simetri putarnya.

Baca juga: Rumus Jajar Genjang Dan Contoh Soal

Pada pembahasan kali ini, kita akan mempelajari mengenai simetri putar pada jajar genjang. Berikut penjelasannya.

Pengertian Jajar Genjang

Jajar genjang merupakan sebuah bangun datar dua dimensi yang dibentuk berdasarkan dua pasang rusuk yang memiliki ukuran yang sejajar. Sebuah jajar genjang memiliki sisi yang berhadapan dengan panjang sama dan sejajar. Pada setiap titiknya, jajar genjang memiliki sudut yang berdekatan dengan jumlah 180 derajat. Jajar genjang juga memiliki dua diagonal yang saling berpotongan di tengah bidangnya.

Pada sudut jajar genjang, apabila kita tarik garis dari sudut A ke sudut C atau dari garis B ditarik ke sudut D akan terlihat sebuah diagonal dari jajar genjang. Diagonal ini memiliki fungsi untuk membagi jajar genjang menjadi sebuah ukuran kecil, yaitu segitiga sama sisi. Pada diagonal yang berpotongan di tengah akan membagi jajar genjang juga untuk menjadi sebuah segitiga.



Baca juga: Jumlah Simetri Putar Segitiga Sama Kaki

Jadi, garis AX punya ukuran yang sama dengan XC dan garis BX punya ukuran yang sama dengan XD. (AX = XC dan BX = XD).

Agar dapat membedakan jajar genjang dengan bangun datar yang lain, pahamilah ciri-ciri dari jajar genjang sebagai berikut.

  1. Jajar genjang mempunyai dua sisi yang sama panjang.
  2. Jajar genjang mempunyai sepasang sisi yang sejajar.
  3. Jumlah dari keempat sudut jajar genjang ialah 360 derajat.
  4. Jajar genjang mempunyai dua sepasang sudut sama besarnya.
  5. Terdapat dua diagonal yang tidak sama panjang.
  6. Tidak memiliki sumbu simetri sehingga tidak mempunyai simetri lipat.
  7. Pada diagonalnya berpotongan tidak tegak lurus.
  8. Semua sudutnya yang segaris berjumlah 180⁰.

Berdasarkan ciri-ciri dari jajar genjang dapat kita pahami rumusnya untuk mencari luas dengan mengalikan alas dan tingginya. Kemudian, dalam mencari kelilingnya kita dapat menggunakan rumus 2 (diagonal 1 + diagonal 2).

Baca juga: Contoh Soal Geometri Bidang Datar Dan Jawaban





Leave a Comment