Simetri Putar Bangun Datar pada Matematika


Simetri Putar Bangun Datar pada Matematika – Geometri merupakan salah satu penerapan ilmu matematika yang membahas bidang datar. Geometri menjadi materi penting dalam matematika karena penerapannya dapat berguna untuk kehidupan, seperti bentuk penggunaan alat-alat rumah tangga mulai dari bentuk persegi, segitiga, dan lain sebagainya. Dalam pembelajaran geometri, kita akan mengetahui aspek-aspek dari bangun datar sendiri, salah satunya mengenai aspek kesimetrian bangun datar.



Salah satu hal yang dijadikan sebuah bangunan termasuk bagian dari bangun datar adalah aspek simetri. Simetri berhubungan dengan sesuatu yang selaras dan memiliki beberapa macam dalam penerapannya. Salah satu simetri yang dapat dikategorikan sebagai sebuah bangun datar adalah simetri putar. Simetri putar dari setiap bangun datar memiliki macam yang berbeda-beda sehingga diperlukan pemahaman lebih lanjut.

Pada pembahasan kali ini, kalian akan mempelajari mengenai aspek bangun datar berupa simetri putar. Berikut penjelasannya.

Baca juga: Perbedaan Simetri Lipat dan Simetri Putar

Pengertian Simetri Putar

Simetri putar merupakan bagian dari suatu bangun datar yang berhubungan tentang putaran yang dapat dilakukan bangun datar untuk mementuk pola. Sebuah bangun datar dapat memiliki simetri putar jika bangun datar tersebut memiliki titik pusat dan ketika diputar kurang dari satu putaran dapat kembali ke bentuk semula. Dengan begitu, dapat dipahami bahwa tidak semua bangun datar dapat memiliki sifat simetri putar.

Simetri putar dapat dipahami sebagai jumlah bayang-bayang bangun yang diputar dan dapat menghasilkan dalam kurang dari satu putaran. Apabila pada sebuah bangun datar hanya mendapatkan satu bayangan dengan memutar satu putaran penuh menjadikan bangun datar tersebut tidak memiliki simetri putar. Hal ini terjadi pada bangun datar segitiga sembarang, trapesium, dan segitiga siku-siku.

Salah satu aspek bangun datar yang memiliki simetri putar adalah dengan memiliki satu titik pusat. Titik pusat dapat memutar bangun datar dengan kurang dari satu putaran penuh sehingga dapat memiliki bayangan yang tepat seperti pada bangun semula.



Baca juga: Sumbu Simetri Bangun Datar pada Matematika

Baca juga: Sifat-Sifat Semua Bangun Datar Lengkap

Cara Menentukan Simetri Putar

Ketika ingin mendapatkan bayangan sebuah bangun datar yang diputar, terkadang bayangan ini sulit terlihat dengan jelas. Dengan begitu, terdapat beberapa cara yang digunakan untuk mempermudah ketika mendapatkan bayangan atau gambaran bangun datar saat melihat simetri putarnya. Contohnya dalam mencari bangun datar segi 6 beraturan dapat menggunakan langkah-langkah berikut.

1. Penentuan titik pusat putaran

Hal pertama yang perlu dilakukan saat mencari simetri putar sebuah bangun adalah dengan menentukan titik pusat putarannya. Dengan begitu, kita akan memperoleh perpotongan sumbu simetri dari bangun datar yang dimaksud.

2. Jiplak bentuk bangun

Menjiplak atau menggambar bentuk bangun di atas kertas putih dapat digunakan untuk menjadi alas bangun datar.

3. Beri nama sudut

Pemberian nama atau hal-hal berupa identitas seperti simbol dan lambang dapat membantu kita mengetahui sudut-sudut mana saja yang telah berputar. Misalnya, pada bangun datar segi enam kita memerlukan 6 lambang seperti A, B, C, D, E, dan F.



4. Putar bangun datar

Putar bangun datar yang dimaksud sejauh 360 derajat dan hitung berapa kali bayangan dari bangun datar tersebut menempati alasnya.



Leave a Comment