Sifat-Sifat Segitiga Secara Umum


Perbedaan Sifat Segitiga  – Segitiga merupakan salah satu bangun datar yang memiliki sejumlah keunikan. Sesuai dengan namanya, bangun datar ini mempunyai tiga sudut dengan besaran sudut tertentu. Akan tetapi ketika tiga sudut tersebut dijumlahkan akan menghasilkan angka 180 derajat.

Segitiga mempunyai beberapa macam jika dilihat dari bentuknya. Seperti segitiga sama sisi, sama kaki, dan sembarang. Sedangkan jika dilihat dari sudutnya ada tiga jenis juga, yaitu segitiga siku-siku, segitiga lancip, dan segitiga tumpul.



Masing-masing jenis segitiga itu mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yang membedakannya dengan jenis lainnya. Dan sifat-sifat tersebut bisa kita pelajari sehingga nantinya memudahkan kita untuk mengerjakan soal yang berkaitan dengan sudut segitiga.

Maka dari itu pada kesempatan ini kita akan bahas lebih lanjut mengenai hal tersebut. Sehingga kita bisa mengenal lebih dekat masing-masing jenis segitiga, beserta sifatnya.

Baca juga: Rumus Luas Dan Keliling Segitiga Lengkap

Definisi dan Bagian Segitiga

Pertama-tama kita perlu mengetahui apa itu segitiga. Segitiga adalah bangun datar yang disusun dari tiga sisi berupa garis lurus yang saling berpotongan. Selain itu ketiga sudut pada segitiga juga tidak segaris.

Menariknya seorang Matematikawan Euclid yang hidup pada tahun 300 SM berhasil menemukan sebuah fakta bahwa jumlah dari ketiga sudut segitiga adalah 180 derajat. Keunikan ini tentu akan memudahkan kita saat ingin menghitung salah satu sudut jika kedua sudut lainnya diketahui besarnya.



Segitiga juga mempunyai beberapa bagian. Berikut bagian-bagian dari segitiga yang harus kita ketahui:

  1. Sudut: merupakan pertemuan antar garis lurus di satu titik.
  2. Sudut luar: adalah sudut pada segitiga yang terbentuk oleh sisi segitiga dan perpanjangan sisi lainnya dalam segitiga tersebut.
  3. Sudut dalam: sudut yang terbentuk di dalam segitiga hasil pertemuan setiap garis.
  4. Garis lurus: garis penghubung terpendek antara dua titik pada segitiga yang tidak bertepatan.
  5. Garis tinggi: adalah garis yang ditarik dari satu titik sudut dan tegak lurus sisi depannya.
  6. Garis bagi: merupakan garis yang ditarik dari titik sudut segitiga dan membagi sudut tersebut menjadi dua bagian yang sama besar.
  7. Garis sumbu: adalah garis tegak lurus pada segitiga dan melewati titik tengah sisi tersebut.
  8. Garis berat: merupakan garis yang menyambungkan titik sudut di hadapan sisi tersebut dengan sisi tengah sisi itu.

Jenis Segitiga dan Sifatnya 

Seperti yang sudah disinggung di atas, jenis segitiga terdiri beberapa macam. Selain itu masing-masing segitiga juga mempunyai beberapa ciri khas yang bisa kita pelajari. Berikut pembahasan selengkapnya.



Segitiga Sama Kaki (Isosceles Triangle)

Segitiga sama kaki adalah sebuah segitiga yang dua sisinya mempunyai panjang yang sama, dan memiliki dua sudut yang sama besar. Segitiga ini dibentuk oleh dua segitiga siku-siku yang kongruen dengan menghimpitkan kedua sisi yang sama panjangnya.

Segitiga sama kaki mempunyai beberapa sifat atau ciri khas. Berikut adalah beberapa sifat tersebut:

  1. Segitiga ini memiliki dua sisi yang sama panjang dan disebut kaki segitiga.
  2. Segitiga sama kaki memiliki satu sumbu simetri.
  3. Memiliki dua sudut dengan besar yang sama, yakni sudut yang berhadapan dengan sisi yang sama panjang.
  4. Segitiga sama kaki termasuk bangun simetri lipat yang bisa menempati bingkainya dengan dua cara.

Segitiga Sama Sisi (Equilateral Triangle)

Segitiga sama sisi merupakan sebuah segitiga yang ketiga sisinya memiliki panjang yang sama. Lantaran ketiga sisinya sama panjang, maka sudut-sudut dari segitiga ini juga sama besar, yakni 60 derajat.

Menariknya rumus segitiga sama sisi juga memiliki keistimewaan tersendiri. Sebab rumus tersebut merupakan aplikasi teorema Pythagoras. Sedangkan sifat-sifat segitiga sama sisi adalah sebagai berikut:

  1. Semua sisi memiliki panjang yang sama.
  2. Ketiga sudutnya sama besar, yakni 60°.
  3. Segitiga ini memiliki 3 sumbu simetri.
  4. Sumbu simetri segitiga sama sisi bisa dipakai sebagai tinggi segitiga.

Segitiga Sembarang (Scalene Triangle)

Segitiga sembarang adalah suatu segitiga yang ketiga sisinya tidak sama panjang. Sehingga ketiga sudutnya pun juga bisa berbeda-beda.



Segitiga ini mempunyai beberapa sifat, antara lain:

  1. Tiga sisi segitiga ini tidak sama panjang.
  2. Segitiga sembarang memiliki tiga sudut yang besarnya berbeda.
  3. Hanya memiliki satu simetri putar.
  4. Tidak memiliki simetri lipat.
  5. Tidak mempunyai sumbu simetri.
  6. Jumlah ketiga sudutnya 180°.

Segitiga sembarang memiliki bentuk yang bermacam-macam. Sehingga sifatnya juga bisa berbeda-beda. Meski begitu secara garis besar segitiga sembarang mempunyai tiga sifat. Yakni memiliki tiga sisi yang tidak sama panjang, memiliki 1 simetri putar namun tidak memiliki simetri lipat, dan mempunyai tiga sudut yang besarnya berbeda.

Segitiga Siku-siku (Right Triangle)

Segitiga siku-siku adalah sebuah segitiga yang salah satu sudutnya membentuk sudut siku-siku atau tegak lurus yang besarnya tepat 90°. Segitiga ini memiliki sisi yang berhadapan dengan sudut tegak lurus yang disebut hipotenusa. Hipotenusa atau garis miring menjadi sisi terpanjang dari segitiga siku-siku.

Selain itu segitiga ini juga mematuhi teorema pythagoras. Yakni jumlah kuadrat panjang kedua kaki sama dengan kuadrat panjang hipotenusa a² + b² = c². Di mana a dan b merupakan panjang masing-masing kaki, sementara c merupakan panjang hipotenusa.



Leave a Comment