Contoh Soal Sifat Komutatif, Asosiatif Dan Distributif


Contoh Soal Sifat Komutatif, Asosiatif Dan Distributif – Dalam matematika salah satu materi yang wajib dikuasai adalah operasi hitung. Baik penjumlahan, pengurangan, perkalian, maupun pembagian. Tahukah kalian bahwa ternyata masing-masing operasi hitung tersebut mempunyai sifat yang berbeda. Hal ini bisa mempengaruhi bagaimana cara pengerjaannya.



Ada tiga sifat yang bisa kita pelajari pada operasi hitung. Yakni komutatif, asosiatif, dan distributif. Biasanya tiga sifat ini diajarkan di bangku sekolah dasar. Dan dijelaskan dengan memakai bilangan bulat sehingga siswa akan lebih mudah untuk memahami materi tersebut.

Pada kesempatan kali ini kita kupas tuntas mengenai ketiga sifat tersebut. Tujuannya supaya kita benar-benar paham bagaimana cara menyelesaikan operasi hitung berdasarkan sifat-sifat di atas.

Baca juga: Sifat Bilangan Berpangkat Dan Contohnya

Sifat Komutatif

Komutatif juga bisa disebut dengan istilah pertukaran. Pada operasi hitung, sifat komutatif adalah dua bilangan yang memenuhi pertukaran letak antar bilangan. Dengan demikian hasilnya akan tetap sama. Biasanya sifat ini juga dikenal dengan nama hukum komutatif. Contoh dari rumus sifat komutatif bisa kalian lihat di bawah ini:

a + b = b + a = c

keterangan:



  • a dan b merupakan 2 bilangan yang dioperasikan
  • c adalah hasil dari operasi hitungnya

Perlu diketahui bahwa hasil hitung yang memenuhi sifat komutatif di atas akan menghasilkan hasil yang sama, meskipun letak bilangan berubah atau saling ditukarkan.

Perlu dicatat, sifat komutatif ini hanya berlaku pada penjumlahan dan perkalian saja. Sedangkan pada pengurangan dan pembagian tidak berlaku. Sebab hasil pertukaran operasi hitung dari pembagian dan pengurangan akan tidak sama.

Sifat Komutatif Penjumlahan

a + b = b + a = c

Contoh soal :



  1. 2 + 3 = 3 + 2 = 5
  2. 6 + 4 = 4 + 6  = 10

Sifat Komutatif Perkalian

a x b = b x a = c

Contoh soal :

  1. 2 x 5 = 5 x 2  = 10
  2. 4 x 3 = 3 x 4 = 12

Kenapa sifat ini tidak berlaku pada pengurangan dan pembagian? Untuk menjawab pertanyaan tersebut simak contoh di bawah ini:

  1. 7 – 3 = 4 tidak sama dengan 3 – 7 = (-4)
  2. 8 : 2 = 4 tidak sama dengan 2 : 8 = 0,25

Baca juga: Macam Macam Bilangan Dalam Perhitungan Matematika

Sifat Asosiatif

Berikutnya ada sifat asosiatif atau pengelompokan. Jika diartikan sifat asosiatif adalah sifat operasi hitung terhadap tiga bilangan yang memakai bantuan pengelompokan dua bilangan dengan tanda kurung. Di samping itu jika pengelompokan dua bilangan tersebut ditukar posisinya maka hasilnya tetap akan sama.Sifat asosiatif bisa dirumuskan sebagai berikut:





Leave a Comment