Sifat Sifat Kerucut Dan Gambar Jaring-Jaringnya


Sifat Dan Jaring Jaring Kerucut – Ketika belajar tentang materi bangun ruang, maka mungkin salah satu yang terlintas dipikiran kalian adalah kerucut. Bentuk semacam ini sangat sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Seperti wadah es krim, topi ulang tahun, terompet, cone pembatas jalan, dan lain sebagainya.



Walaupun menjadi salah satu bentuk yang paling lazim, mungkin tidak semua hafal dengan apa saja sifat-sifat dari kerucut. Oleh karena itu pada kesempatan ini kita bahas materi tentang sifat kerucut, berikut gambar jaring-jaringnya. Sehingga kalian bisa mengenal lebih dekat dengan kerucut.

Apa itu Kerucut

Bentuk kerucut boleh jadi sudah familiar bagi kalian. Akan tetapi bagaimana jika diminta untuk mendefinisikannya? Kerucut dapat diartikan sebagai salah satu bentuk bangun ruang yang mempunyai alas berbentuk lingkaran dan selimut yang mempunyai irisan dari lingkaran tersebut.

Kerucut juga mempunyai sisi tegak berupa bidang miring yang disebut sebagai selimut kerucut. Dilihat sekilas bisa kita ketahui bahwa bangun ruang yang satu ini mempunyai dua sisi dan satu rusuk. Dalam kerucut biasanya memuat beberapa informasi, seperti jari-jari, tinggi, dan juga garis pelukis.

Hal-hal tersebut yang digunakan dalam rumus untuk menghitung luas permukaan kerucut, volume kerucut, luas alas, selimut, hingga luas kerucut itu sendiri. Akan tetapi pada artikel ini kita tidak akan membahas rumus-rumus tersebut. Karena rumus tersebut sudah ada di artikel lainnya.

Baca juga: Rumus Volume Dan Luas Permukaan Kerucut

Unsur-unsur Kerucut

Sama seperti bangun ruang lainnya, kerucut terdiri dari beberapa unsur yang harus kita ketahui. Berikut adalah unsur-unsur dari kerucut:



  1. Bidang alas. Merupakan sisi yang terletak di bagian bawah kerucut dan berbentuk lingkaran dengan titik pusat yang berada tepat di tengah.
  2. Diameter bidang alas. Diameter bidang alas adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik pada lingkaran yang melewati titik pusat lingkarannya.
  3. Jari-jari. Merupakan sebuah jarak pusat lingkaran ke titik pada lingkaran atau bisa juga jarak setengah dari titik kanan ke titik tengah.
  4. Tinggi. Adalah sebuah jarak dari sudut pusat bawah ke puncak kerucut atau yang bisa di sebut juga dengan simetri putar kerucut.
  5. Selimut kerucut. Adalah sebuah sisi yang melengkung yang membungkus kerucut dan berada di sisi kiri dan kanan nya atau bisa disebut juga dengan sisi lengkung kerucut.

Baca juga: Rumus Keliling Lingkaran

Sifat-sifat Kerucut

Setelah mengetahui tentang unsur-unsur dari kerucut, selanjutnya kita bahas apa saja sifat dari bangun ruang ini. Ada cukup banyak sifat yang harus kita pelajari, antara lain:

  1. Memiliki 2 sisi lengkung, yaitu sisi alas dan sisi selimut
  2. Memiliki alas berbentuk lingkaran
  3. Memiliki satu rusuk lengkung
  4. Memiliki satu titik sudut (titik puncak)
  5. Memiliki garis pelukis, yaitu garis-garis pada selimut kerucut yang ditarik dari titik puncak (titik sudut) ke titik-titik pada keliling lingkaran.
  6. Kerucut merupakan bangun ruang berbentuk limas yang alasnya berbentuk lingkaran.
  7. Kerucut tidak memiliki rumus titik sudut.
  8. Jaring-jaring kerucut terdiri dari lingkaran dan segitiga.

Jaring-jaring Kerucut

Jangan menganggap kalau jaring-jaring itu sama seperti yang biasa dipakai nelayan untuk menangkap ikan. Dalam materi geometri, jaring-jaring adalah gabungan bangun datar yang menjadi penyusun dari suatu bangun ruang. Beberapa bangun ruang memiliki lebih dari satu jaring-jaring. Misalnya seperti kubus yang memiliki 11 bentuk jaring-jaring.



Leave a Comment