Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di CARAHARIAN

×

Komponen Dan Contoh Sequence Diagram


Sequence Diagram

Nah, untuk pesan-pesan nantinya akan digambarkan dalam urutan pada eksekusi. Sequence diagram berhubungan dengan Use Case Diagram, yang dimana nantinya 1 Use Case akan berubah menjadi 1 sequence diagram.

Tujuan Sequence Diagram

sequence diagram



Penggunaan sequence diagram tentunya memiliki beberapa tujuan, diantaranya:

  • Menghubungkan requirement kepada tim medis karena jenis diagram yang satu ini jauh lebih mudah untuk dielaborasi menjadi model design.
  • Sequence diagram merupakan jenis diagram yang paling relevan untuk menjabarkan model deskripsi use-case menjadi spesifikasi design.
  • Untuk masalah analisa dan desain lebih fokus pada identifikasi metode didalam suatu sistem.
  • Menganalisa, mendesain dan memfokuskan pada identifikasi suatu metode yang digunakan oleh sistem.
  • Sequence diagram digunakan untuk menjelaskan serta memodelkan use case.
  • Sequence diagram memiliki fungsi untuk memodelkan logika dari suatu method operasi, function maupun prosedur.
  • Selain itu, sequence diagram juga memiliki fungsi untuk memodelkan sebuah logika dari service.

Komponen dalam Sequence Diagram

Komponen dalam Sequence Diagram

No Komponen Suqunece
1 Aktor
2 Lifeline
3 General
4 Boundary
5 Control
6 Entity
7 Activation
8 Message
9 Message Entry
10 Message to Self
11 Message to Return

Setidaknya ada 11 komponen yang dimiliki oleh sequence diagram. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya mengenai 11 komponen tersebut:

  • Aktor adalah komponen dalam sequence diagram yang merepresentasikan entitas yang ada di luar sistem dan berinteraksi langsung dengan sistem. Dalam sequence diagram biasanya aktor bisa berupa manusia, hardware maupun sistem yang lain.
  • Lifeline adalah suatu komponen yang mengeksekusi objek saat sequence (pesan dikirim ataupun diterima serta aktifasinya).
  • General adalah komponen yang memiliki fungsi untuk mereprentasikan entitas tunggal dalam sequence diagram. Entitas ini sudah pasti mempunyai nama, stereotype atau berupa intance (class).
  • Boundary adalah komponen yang merupakan tepi dari sistem, sama dengan user interface atau sebuat alat yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan sistem yang lain.
  • Control adalah komponen yang tugasnya mengatur aliran dari informasi untuk suatu skenario. Pada umumnya objek ini mengatur perilaku dan perilaku bisnis.
  • Entity adalah komponen yang memiliki fungsi untuk menyimpan data atau informasi. Komponen ini bisa berupa beans atau model object.
  • Activation adalah suatu komponen dimana terdapat sebuah objek yang sudah berpartisipasi di dalam suatu sequence. Komponen ini juga akan menunjukkan dengan jelas kapankan suatu objek mengirim atau menerima objek.
  • Message adalah komponen yang memiliki fungsi sebagai komunikasi antar objek yang menunjukkan aksi yang ingin dilakukan.
  • Message Entry adalah komponen yang memiliki fungsi untuk menggambarkan hubungan objek itu sendiri, yang menggambarkan urutan kejadian yang telah terjadi.
  • Message Return adalah komponen yang menunjukkan hasil dari pengiriman message serta ditunjukkan dengan arah dari kanan ke kiri.

Penggambaran Diagram Sequence

Penggambaran Diagram Sequence

Pada diagram sequence umumnya objek akan diurutkan mulai dari kiri ke kanan. Khusus untuk aktor yang menginisiasi interaksi umumnya ditempatkan di bagian paling kiri dari diagram sequence.

Diagram sequence pada umumnya terdiri dari 2 dimensi yaitu dimensi vertikal (dimensi  yang merepresentasika waktu), dan yang kedua adalah dimensi horizontal (dimensi yang merepresentasikan objek-objek yang terkait).

Dalam penggambaran diagram sequence, pada bagian atas dari diagram akan menjadi sebuah titik awal dan untuk waktu akan berjalan ke bawah hingga bagian dasar dari diagram. Sedangkan untuk garis vertikal yang biasa disebut dengan lifeline akan ditempatkan pada setiap objek atau aktor.