Rumus Titik Berat dan Contoh Soal


Rumus Titik Berat dan Contoh Soal – Dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali benda-benda yang dapat ditemui dan memiliki titik berat. Titik berat ini dapat terdiri atas partikel-partikel yang memiliki berat dengan jumlah keseluruhannya yang membentuk gaya.



Jumlah keseluruhan gaya berat partikel-partikel ini kerap disebut dengan gaya berat benda. Adapun titik tangkap gaya berat disebut dengan titik berat. Titik berat benda adalah titik tangkap gaya berat benda yang merupakan resultan dari seluruh gaya berat yang bekerja pada setiap bagian atau partikel yang menyusun sebuah benda.

Baca juga: Rumus Titik Berat Segitiga Dan Contoh Soal

Baca juga: Cara Menghitung Berat Badan Ideal Yang Benar

Sederhananya, titik berat dapat diartikan sebagai titik yang menjadi penyeimbang dari suatu bangun. Titik berat benda akan membuat benda menjadi seimbang. Dalam mencari titik berat sendiri akan melibatkan beberapa hal yang dipengaruhi bentuk bendanya sendiri.

Pada pembahasan kali ini, kalian akan mempelajari mengenai titik berat berdasarkan rumus-rumusnya. Berikut penjelasannya.



Rumus Titik Berat

Titik berat sebuah benda akan menangkap gaya berat benda. Hal ini yang dapat membuat benda dapat bekerja dengan baik. Titik berat sebuah benda sendiri dapat memiliki berbagai macam rumus. Berikut rumus-rumusnya.

Benda berbentuk tidak teratur

Sebuah benda dapat berbentuk tidak beraturan dengan memiliki koordinat titik berat (xo,yo). Koordinat ini terbentuk dari setiap benda yang berbentuk tidak beraturan pada bidang xy dengan rumus berikut.

Jika percepatan gravitasi dianggap sama, koordinat titik berat dari setiap benda tegar dengan bentuk tidak teratur berada pada bidang xy dapat ditentukan dengan rumus berikut.



Baca juga: Tangga Satuan Berat Lengkap Dengan Tabel Konversi

Baca juga: Pembahasan Rumus Diferensial (Turunan)

Benda berbentuk teratur

Benda dengan berbentuk teratur dapat memiliki rumus paten seperti berikut.



Benda berdimensi panjang

Pada benda yang berbentuk garis dan berdimensi satu dengan panjang dan lebar dapat tidak digunakan perbandingan berat benda karena sebanding dengan panjangnya.

Apabila digabung, titik berat (xo,yo) dapat ditetunkan rumus berikut.

Benda berdimensi luas

Benda berdimensi luas dapat dilihat ketebalannya dengan melipatkan berat benda yang sebanding dengan luasnya.

Apabila digabung, benda berdimensi luas dapat ditentukan titik beratnya dengan rumus berikut.

Benda berdimensi volume

Apabila bendaberdimensi volume digabung, benda berdimensi luas dapat ditentukan titik beratnya dengan rumus berikut.

Baca juga: Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Manusia

Baca juga: Proses Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

Demikian pembahasan mengenai rumus-rumus titik berat. Semoga pembahasan kali ini dapat bermanfaat dan jangan lupa untuk selalu belajar, ya.



Leave a Comment