Cara Menghitung Kubikasi Kayu Dan Pasir


Nb: Nilai kubikasi kayu yang diperoleh dengan menggunakan rumus ini hampir sama (sedikit lebih rendah) dengan nilai kubikasi kayu yang ada pada tabel kubikasi kayu log perhutani. Atau jika anda tidak ingin capek-capek menghitung dengan menggunakan rumus, anda bisa melihat langsung pada tabel milik perhutani di tabel kubikasi perhutani.

Cara Menghitung Kubikasi Kayu Papan

Sementara itu untuk menghitung kayu papan jelas berbeda dengan kayu gelondong cara menghitung kayu papan memiliki rumus tersendiri yaitu :



(T x L x P) : 10.000 = nilai kubikasi

Keterangan :

T adalah tebal/tinggi papan kayu yang dinyatakan dalam satuan cm
L adalah lebar papan kayu yang dihitung dalam satuan cm
P adalah panjang papan kayu yang dihitung dalam satuan meter

Contoh :

Pada satu papan kayu dengan ukuran tebal 4 cm, lebar 25 cm dan panjang 2 meter, maka besarnya kubikasi pada papan kayu tersebut jika menggunakan rumus di atas adalah (4 x 25 x 2) : 10.000 = 0,02 M3 atau butuh 50 lembar papan untuk mencapai satu kubik.

Beberapa cara menghitung kubikasi kayu di atas bisa anda terapkan untuk semua jenis kayu komersial seperti misalnya kayu sengon, kayu jati, kayu mindi, kayu mahoni dan lain sebagainya.

Kayu merupakan salah satu bahan bangunan yang cukup penting karena tidak ada sebagai furniture, namun juga berfungsi untuk berbagai kebutuhan seperti atap kusen dan lain sebagainya, selain kayu beberapa bahan bangunan lain seperti pasir juga tidak kalah penting dan untuk itulah Anda harus bisa menghitung kubikasi pasir serta kayu tersebut.



Leave a Comment