Rumus IF Pada Excel 3 Kondisi Lengkap


Rumus IF Excel – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan mengenai rumus IF pada Microsoft Excel. Sebelumnya kami sudah membahas rumus Microsoft Excel secara lengkap, salah satunya yaitu rumus dasar excel, rumus terbilang, rumus usia, dll.

Maka dari itu, sekarang ini kami akan menjelaskan secara lebih detail mengenai rumus IF ini yang dapat bekerja dengan lancar  di Microsoft Excel 2007, 2010, dan 2016.

Pengertian Rumus IF

Fungsi IF Pada Microsoft Excel

Pengertian Fungsi IF Pada Microsoft Excel

Rumus IF atau Fungsi IF merupakan salah satu fungsi dari Microsoft Excel dalam kategori atau kelompok logical yang pada umumnya digunakan khusus untuk melakukan uji logika yang tertentu pada rumus Microsoft Excel.

Fungsi excel IF bisa menghasilkan suatu nilai yang tertentu, jika misalnya kondisi yang Anda tentukan untuk dilakukan evaluasi sudah terpenuhi maka (TRUE) dan bisa menghasilkan nilai yang lainnya. Namun jika kondisi atau uji logikan tersebut tidak bisa terpenuhi maka (FALSE).

Dapat dikatakan bahwa fungsi IF pada Microsoft Exel bisa digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap uji logika yang tertentu, lalu akan menghasilkan nilai (TRUE) atau (FALSE). Nilai TRUE adalah suatu nilai yang dimana kondisi tersebut sudah terpenuhi atau benar. Sedangkan nilai FALSE adalah sebuah nilai untuk kondisi yang tidak terpenuhi atau salah.

TRUE = Benar (Kondisi yang sudah terpenuhi atau Benar)

FALSE = Salah (Kondisi yang tidak terpenuhi atau Salah)

Dalam melakukan uji logika seperti ini, rumus IF pada excel umumnya kita menggunakan operator perbandingan pada Microsoft Excel. Adapun cara menggunakan operator perbandingan tersebut yaitu =, >, >= , < dan <= dan lain sebagainya.

Maka dari itu, jika Anda masih belum mengerti tentang fungsi logika tersebut maka kami disini sangat menyarankan kepada Anda untuk memahami tentang operator Excel terlebih dahulu. Jika Anda semua sudah benar-benar paham mengenai operator perhitungan pada Microsoft Exel maka selanjutnya Anda bisa mempelajari bagaimanakah cara menggunakan rumus IF pada Microsoft Excel. Mari langsung saja simak caranya berikut ini.

Baca Juga: Rumus Excel Dan Fungsinya Lengkap

Cara Menggunakan Fungsi IF

Cara Menggunakan Fungsi IF

Cara menggunakan fungsi excel IF pada formula excel harus mengikuti kaidah penulisan rumus di bawah ini.

IF ( TesLogika, [ KondisiTerpenuhi ], [ KondisiTidakTerpenuhi ] ).

Dari rumus tersebut bisa diketahui bahwa fungsi IF pada Microsoft Excel mempunyai 3 buah argumen, yaitu:

  1. Tes Logika, berarti argumen ini berisi ekspresi logika yang dapat dilakukan evaluasi ke dalam sebuah nilai excel (TRUE) atau (FALSE). Argumen tersebut juga merupakan kriteria acuan yang dapat digunakan untuk menentukan suatu nilai yang dihasilkan oleh rumus excel IF.
  2. Kondisi Terpenuhi, berarti (Opsional) nilai yang akan Anda hasilkan, apabila argumen tes logika lebih mengevaluasi ke nilai (TRUE). Argumen tersebut termasuk nilai yang akan dihasilkan apabila kondisinya sudah terpenuhi.
  3. Kondisi Tidak Terpenuhi, berarti (Opsional) nilai yang ingin dihasilkan, apabila argumen tes logika lebih mengevaluasi ke nilai (FALSE). Argumen tersebut termasuk nilai yang apabila hasil tes logikanya tidak dapat terpenuhi.

Catatan: Anda harus pastikan bahwa Anda sudah mengetahui tanda silicon (operator perhitungan) pada Microsoft Excel Anda. Untuk lebih jelasnya silahkan Anda perhatikan gambar dibawah ini.

Settingan Operator Excel

Settingan Operator Excel

Artinya adalah tanda operator perhitungan yang ada pada Microsoft Excel kami adalah tanda koma (,) pastikan Anda sudah melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum praktek untuk mencoba rumus IF.

Contoh Rumus IF Excel 3 Kondisi

Perlu Anda ketahui bahwa penggunaan fungsi IF pada rumus Microsoft Excel dapat digunakan secara tunggal, ganda dan juga bertingkat. Rumus IF ganda berarti Anda bisa menggunakan fungsi IF bersarang atau memasukkan fungsi IF pada Microsoft Excel ke rumus IF yang lainnya. Supaya memudahkan Anda dalam mempelajari rumus IF kami akan memberikan beberapa contohnya. Untuk lebih jelasnya silahkan langsung saja Anda lihat lihat contoh penggunaan rumus IF tunggal dan juga rumus excel bertingkat pada excel di bawah ini.

  1. RUMUS IF TUNGGAL

Di bawah ini adalah contoh rumus IF lulus tidak lulus sebagai salah satu contoh penggunaan rumus IF tunggal pada Microsoft Excel.

Contoh Rumus IF Tunggal

Contoh Rumus IF Tunggal

Dari contoh gambar tersebut maka rumus excel yang telah digunakan pada sel F2 yaitu:

IF ( E2 > 140, ” LULUS “, ” GAGAL ” ).

Hasil dari rumus IF pada excel diatas adalah sebuah nilai teks “GAGAL”. Hal ini dikarenakan uji logika pada sel E5 (135) kurang dari 140.

Pada contoh yang sebelumnya fungsi IF hanya bisa melakukan satu kali evaluasi atau uji logika. Lantas bagaimanakah caranya jika kita menginginkan uji logika hingga beberapa kali dengan menggunakan rumus if excel? Caranya adalah dengan menggunakan rumus IF bertingkat.

  1. RUMUS IF GANDA atau BERTINGKAT

Rumus excel IF ternyata juga dapat dimasukkan ke dalam fungsi IF lainnya. Sebab kasus seperti ini juga biasa disebut sebagai rumus IF ganda, rumus IF bertingkat, dan juga rumus IF bersarang (rumus IF bercabang). Atau dalam istilah yang lainnya disebut sebagai Nested IF Function.

Penggunaan rumus IF bercabang ini paling maksimal hanya dapat digunakan hingga 64 cabang saja. Untuk lebih jelasnya silahkan Anda perhatikan contoh rumus IF bertingkat berikut ini.

Contoh Rumus IF Ganda Atau Bertingkat

Contoh Rumus IF Ganda Atau Bertingkat

Dari contoh gambar tersebut maka rumus IF ganda yang digunakan pada sel F2 yaitu:

IF ( C2 > 60, IF ( D2 > 60, ” LULUS “, ” GAGAL ” ), ” GAGAL ” )

Rumus IF excel diatas dilakukan untuk melakukan uji logika ganda pada dua sekaligus dengan cara bertahap, yaitu:

Apabila C2 lebih dari 60 maka untuk uji logika bisa dilakukan dengan menggunakan rumus IF yang ke 2. Namun apabila  C2 tidak lebih dari 60 maka hasil akhirnya sudah pasti “GAGAL”.

Pada rumus IF tingkat ke 2 apabila D2 nya 60 lebih maka hasil akhirnya sudah pasti “LULUS”, namun jika tidak maka hasilnya adalah “GAGAL”.

Hasil dari penggunaan rumus IF diatas yaitu “LULUS”.  Hal ini karena C2 dan juga D2 tidak lebih dari 60. Selanjutnya Anda bisa perhatikan contoh nomor 4. Pada contoh gambar tersebut maka nomor 4 rumus IF excel yang digunakan pada sel F5 yaitu:

IF ( C5 > 60, IF ( D5 > 60, ” LULUS “, ” GAGAL ” ), ” GAGAL ” )

Untuk rumus excel tersebut memberikan hasil akhir nilai “GAGAL”. Hal ini karena pada rumus IF yang kedua, nilanya kurang dari D4 (60) dan tidak lebih dari 60.

Baca Juga: Rumus Terbilang Excel

Demikian penjelasan dari kami pada kesempatan kali ini mengenai Rumus IF pada excel yang sudah kami ulas secara lengkap dan sangat jelas sehingga nantinya bisa memudahkan Anda dalam mempelajarinya.

Semoga artikel ini bisa membantu Anda dalam belajar sehingga nantinya akan menjadi mahir dalam mengoperasikan Microsoft Excel. Semoga bermanfaat, sampai jumpa kembali pada pembahasan-pembahasan yang lebih menarik berikutnya.

Terima kasih sudah mengunjungi website kami.



Loading...

Leave a Comment