Reaksi Hidrokarbon, Subtitusi, Adisi dan Eliminasi


Reaksi Hidrokarbon – Hidrokarbon adalah senyawa organik yang rantainya tersusun dari komponen utama yang berupa hidrogen dan karbon. Menjadi sebuah senyawa organik, keseluruhan hidrokarbon terdiri atas rantai karbon dan atom hidrogen yang berkaitan dengan rantai. Dengan begitu, dapat dikatakan hal ini sebagai hidrokarbon alifatik.



Hidrokarbon dapat memiliki kemampuan untuk berikatan dengan dirinya sendiri yang disebut katenasi dan menyebabkannya dapat membentuk senyawa kompleks. Kemampuan ini didapat karena karakteristik ikatan di antara atom karbon bersifat nonpolar.

Sebuah hidrokarbon dapat mengalami sebuah reaksi. Umumnya, reaksi hidrokarbon dapat terjadi menjadi tiga jenis reaksi, yaitu reaksi substitusi, adisi, dan eliminasi. Pada pembahasan kali ini, kalian akan mempelajari mengenai reaksi dari hidrokarbon. Berikut pembahasannya.

Baca juga: Sifat Besi Secara Kimia dan Secara Fisika

Baca juga: Massa Jenis Baja dan Material Lainnya

Reaksi Substitusi

Reaksi substitusi adalah reaksi penggantian (penukaran) suatu gugus atom oleh gugus atom lain. Pada reaksi substitusi tidak terjadi perubahan ikatan ,misalnya reaksi yang terjadi pada alkena. Apabila alkena direaksikan dengan halogen (X2),atom H pada alkena dapat disubstitusi ( ditukar ) oleh atom halogen. Syarat suatu zat dapat bereaksi dengan alkana yaitu zat tersebut harus cukup reaktif dan memiliki elektron tidak berpasangan. Selain itu reaksi harus dilakukan pada suhu tinggi dengan bantuan ultraviolet.



Umumnya, pada saat reaksi halogen ( X2 ) akan terurai terlebih dahulu menjadi atom-atom untuk memperoleh elektron yang tidak berpasangan. Iodium (I2) bersifat tidak reaktif sehingga tidak dapat bereaksi dengan alkena. Bromin (Br2) bersifat kurang reaktif tetapi dengan pemanasan pada suhu 2500 C – 4000 C Br2 dapat bereaksi dengan alkana. Metil klorida adalah gas yang digunakan sebagai pendingin dalam lemari es. Selain itu, klorofin merupakan cairan yang berfungsi sebagai pemati rasa (anastetis).

Baca juga: Contoh Soal Peluruhan Radioaktif

Baca juga: Cara Menghitung Tetesan Infus Makro Dan Mikro

Reaksi Adisi

Pada hidrokarbon dapat tercipta reaksi adisi yang berhubungan dengan reaksi atas penambahan satu atom pada ikatan rangkap baik ikatan rangkap dua maupun rangkap tiga sehingga terjadi pengurangan ikatan. Pada reaksi ini terjadi perubahan ikatan dari ikatan rangkap tiga menjadi ikatan rangkap dua selanjutnya menjadi ikatan tunggal. Contohnya reaksi adisi pada alkena dan alkuna.



1. Reaksi alkena

Reaksi ini terjadi pada alkena simetris dan asimetris sehingga menghasilkan alkana. Alkena simetris yaitu alkena yang ikatan rangkapnya terletak diantara atom C yang mengikat substitusi sama CH3 – CH = CH – CH3 .Lalu, pada alkena asimetris berupa ikatan rangkapnya terletak diantara atom C yang mengikat substitusi tidak sama.

2. Reaksi alkuna

Adisi alkuna menyebabkan perubahan ikatan rangkap tiga pada rantai ikatannya berubah menjadi ikatan rangkap dua.Reaksi ini masih dapat berlanjut sehingga diperoleh ikatan tunggal atau senyawa jenuh.



Leave a Comment