Harga Emas Antam Melonjak Tembus 1.8 Juta Rupiah Mendekati Lebaran Maret 2025, Masih Bisa Naik Lagi!

--
Mengutip Reuters, harga emas dunia di pasar spot menembus US$3.012 per ons pada Selasa (18/3). Rekor kenaikan ini dipicu oleh kebijakan tarif yang dicanangkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Kebijakan tarif Trump telah memicu ketegangan perdagangan, sehingga mendorong investor beralih ke aset aman, termasuk emas.
Selisih antara harga beli dan harga buyback emas Antam adalah Rp151 ribu. Berikut harga emas Antam hari ini;
- Harga emas ukuran 0,5 gram: RP937,000
- Harga emas ukuran 1 gram: RP 1.774.000
- Harga emas ukuran 2 gram: RP 3.488.000
- Harga emas 3 gram: RP 5.207.000
- Harga emas 5 gram: RP 8.645.000
- Harga emas 10 gram: RP 17.235.000
- Harga emas 25 gram: RP 42.962.000
- Harga emas 50 gram: RP 85.845.000
- Harga emas 100 gram: RP 171.612.000
- Harga emas 250 gram: RP 428.765.000
- Harga emas 500 gram: RP 857.320.000
- Harga 1.000 gram emas: RP 1.714.600.000
Baca juga: Meski Sering Diejek Warganet, Honda Luncurkan CRF450R 2025 Dengan Upgrade Performa dan Teknologi
Jadi, apa yang menyebabkan harga saham meroket? Apa yang harus dilakukan oleh para investor emas?
Analis mata uang di Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, lonjakan harga emas disebabkan oleh kekhawatiran pasar terhadap kebijakan tarif yang dicanangkan Presiden AS Donald Trump.
Kebijakan tarif Trump terhadap sejumlah negara seperti China, Meksiko, dan Kanada dapat menciptakan distorsi dalam perdagangan global.
“Tentu saja kebijakan tarif Trump bisa menyebabkan pelemahan ekonomi global dan khususnya AS berpotensi resesi,” katanya pada Rabu (19/3).
Potensi pelemahan ekonomi global dapat mendorong investor beralih dari aset berisiko seperti saham ke emas. Emas dianggap sebagai aset safe haven saat terjadi ketidakpastian ekonomi atau gejolak pasar karena nilainya yang lebih stabil.