Rantai Makanan di Sawah, Gambar, dan Contohnya


Rantai Makanan di Sawah, Gambar, dan Contohnya – Alam memiliki beragam cerita yang dapat kita ketahui dalam praktik kehidupan sehari-hari, tak terkecuali dengan penciptaan ekosistem. Ekosistem adalah sebuah sistem ekologi yang dibentuk dari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya. Ekosistem juga bisa dimaknai sebagai tatanan kesatuan utuh dan menyeluruh yang terjadi antara unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. Sebuah kehidupan makhluk hidup biasanya tercipta berdasarkan ekosistem dan umumnya menjadi sebuah wadah yang memberikan naungan bagi makhluk hidup untuk menjalankan kehidupannya.



Dalam sebuah ekosistem, tentunya memerlukan komponen yang dapat dijadikan sebagai penghuni suatu tempat. Sebuah ekosistem tentunya dapat tercipta apabila memiliki beragam komponen di dalamnya, salah satunya adalah terciptanya rantai makanan. Rantai makanan merupakan bagian dari ekosistem yang berhubungan dengan adanya jaring makanan dan hubungannya yang saling terikat satu sama lain.

Rantai makanan akan menciptakan sebuah wujud keseimbangan. Tentunya, keseimbangan ini dapat tercipta dengan penyesuaian habitat unsur-unsur yang terkait. Disebut sebagai rantai karena berhubungan dengan ikatan sehingga menimbulkan suatu urutan dan memiliki peran serta tingkatan masing-masing.

Baca juga: Proses Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

Baca juga: Komponen Biotik dan Abiotik Beserta Contohnya

Salah satu rantai makanan yang disesuaikan dengan habitat organisme adalah rantai makanan yang terjadi di sawah. Sawah sendiri merupakan sebuah lahan yang digunakan sebagai tempat untuk menanam tumbuhan. Dalam sebuah sawah sendiri terdapat siklus rantai makanan yang dapat diamati berdasarkan peran-peran dari organismenya, mulai dari sebagai produsen, konsumen, hingga pengurai.

Pada pembahasan kali ini, kalian akan mempelajari mengenai siklus rantai makanan yang tercipta dari ekosistem sawah. Berikut pembahasannya.

Siklus Rantai Makanan

Rantai makanan merupakan sebuah siklus yang memiliki urutan letak makhluk hidup untuk mendapatkan makanan yang dibutuhkannya dalam bertahan hidup. Rantai makanan merupakan bagian dari ekosistem yang menunjukkan tingkat-tingkat organisme yang menjadi bagiannya.



Ekosistem sendiri selalu berhubungan dengan rantai makanan karena dapat membentuk jaring makanan dan saling terkait satu sama lain. Sebuah rantai makanan dapat beragam dan jika memiliki rantai makanan yang besar akan mempengaruhi jaring makanan sehingga ekosistem akan stabil.

Baca juga: Komponen pada Ekosistem Kolam dan Contohnya

Pada sebuah siklus rantai makanan, kita dapat mengetahui unsur-unsur organismenya yang memiliki berbagai peran. Berikut akan diuraikan peran masing-masing organisme pada sebuah rantai makanan.

1. Produsen

Produsen menduduki tingkat tropik pertama dan tingkat produsen biasanya diduduki oleh organisme tumbuhan. Hal ini karena tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri atau dapat disebut sebagai organisme autotrof. Pada tumbuhan hijau, makanan diproduksi melalui proses fotosintesis di daun dengan bantuan sinar matahari.

2. Konsumen I

Organisme yang menduduki tingkat tropik kedua disebut konsumen primer. Konsumen primer biasanya diduduki oleh hewan herbivora. Hewan herbivora akan menjadi konsumen I karena makananya berasal dari tumbuhan yang perannya sebagai produsen.



3. Konsumen II

Organisme yang menduduki tingkat tropik ketiga disebut konsumen sekunder dan biasanya diduduki oleh hewan pemakan daging (karnivor) dan seterusnya. Konsumen II akan mendapatkan makananya dengan cara memakan konsumen I.

4. Konsumen puncak

Organisme yang menduduki tingkat tropik tertinggi disebut konsumen puncak. Biasanya, konsumen puncak merupakan hewan pemakan daging sehingga akan memakan hewan yang berada di konsumen II.

5. Dekomposer atau pengurai

Organisme pengurai atau dekomposer memiliki tugas untuk membentuk mata rantai terakhir dalam rantai makanan. Mereka memecah hewan dan tumbuhan yang mati dan mengembalikan nutrisi penting ke tanah. Biasanya, pengurai akan berperan apabila konsumen puncak telah mati. Contoh pengurai seperti jamur, bakteri, dan cacing, memiliki peran membusukkan semua makhluk hidup yang mati. Pembusukan itu akan menghasilkan unsur hara yang sangat diperlukan oleh tumbuhan untuk hidup.



Leave a Comment