Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di CARAHARIAN

×

Proses Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia


Baca juga: Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Manusia

Pada pembahasan kali ini, kalian akan mempelajari mengenai fase yang terjadi pada makhluk hidup, khususnya manusia mengenai proses pertumbuhan dan perkembangan. Berikut pembahasannya.



Proses Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

Manusia sebagai makhluk hidup tentunya akan melewati fase pertumbuhan dan perkembangan untuk menjalani kehidupannya. Fase perkembangan pada manusia dapat diartikan sebagai fase bertambahnya kemampuan seseorang yang tidak hanya berhubungan dengan fisik, sedangkan fase pertumbuhan dapat diartikan sebagai perubahan fisik pada manusia.

Pertumbuhan dan perkembangan hadir sebagai proses yang selalu berdampingan. Hal ini akan memberikan gambaran yang dimulai dari dasar hingga tahap yang maksimal. Masa-masa pertumbuhan dan perkembangan pada manusia pasti memiliki karakteristik tersendiri dengan beragam ciri-cirinya. Berikut beberapa proses yang terjadi saat pertumbuhan dan perkembangan dalam diri manusia.

Baca juga: Proses Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan

1. Masa embrio

Tahap pertama yang menjadi pembentukan manusia sebagai makhluk hidup adalah pertumbuhan dan perkembangan zigot di dalam rahim ibu. Hal ini dapat disebut sebagai masa fetus yang berhubungan dengan terbentuknya zigot sampai bayi dalam rahim. Zigot hadir akibat pembuahan dari inti sel sperma yang melebur dengan inti sel telur. Setelah pembuahan terjadi, biasanya sekitar 36 jam sel telur akan membelah dan menghasilkan dua sel. Setelah 4 minggu, embrio akan hadir dengan pertumbuhan jantung dan perkembangan fungsi otak. Setelah 5 minggu, akan muncul beberapa tonjolan yang tumbuh, mulai dari tangan, kaki, dan ekor embrio yang menyusut. Embrio kemudian akan menjadi janin dan di usia 38 minggu janin siap dilahirkan.

2. Masa balita

Setelah janin lahir, bayi manusia akan hadir di dunia dan akan tumbuh dan berkembang sangat pesat di masa balita. Masa balita merupakan masa anak di bawah usia lima tahun yang dimulai dari bayi baru lahir. Saat baru lahir, indra penglihat dan pendengar bayi mulai berfungsi. Lalu, menginjak usia 5 – 6 bulan bayi dapat melakukan berbagai gerakan, seperti tengkurap dengan kepala tegak. Setelah menginjak usia 9 – 12 bulan bayi dapat merangkak dan berdiri sehingga saat usia 12 bulan bayi dapat berjalan sendiri.