Jika Tautan Rusak atau Halaman Error,

Hubungi Halaman "Kontak Admin"

×

Perkalian Vektor Matematika dan Contoh Soal


B = vektor B

k = skalar



A = vektor A

Pada rumus di atas dapat diterapkan juga pada pemberlakukan perkalian vektor satuan dengan skalar, baik untuk tiga dimensi maupun dua dimensi. Jika dijabarkan lebih lanjut maka rumus perkalian antara vektor satuan dengan skalar akan menjadi menyerupai di bawah ini.

Dengan begitu, dapat kita pahami bahwa sifat perkalian vektor dengan skalar adalah distributif yang dapat dinyatakan k (A + B) = kA + kB

Baca juga: Pengertian, Rumus Dan Contoh Soal Dilatasi

2. Perkalian titik

Perkalian titik dapat kita sebut sebagai perkalian dot product yang menggunakan skalar sebagai hasil dari perkalian dua vektor dengan cosinus sudut apit kedua vektor tersebut. Misalnya, terdapat 2 vektor u dan v berikut.

Perkalian titik dapat diartikan juga sebagai perkalian vektor u dengan komponen vektor v yang searah u. Dengan begitu, dapat kita tulis rumusnya seperti berikut.

Perkalian vektor antara dua titik buah dapat disimpulkan menghasilkan sebuah skalar. Perkalian titik ini dilambangkan dengan adanya lambang titik dengan hasil skalar sehingga dapat dikatakan sebagai perkalian skalar product juga.

Sifat perkalian titik dapat dikategorikan sebagai perkalian distributif dan komutatif dengan gambarannya sebagai berikut.

A (B + C) = A. B + A (Distributif)

A . B = B . A (Komutatif)

Baca juga: Rumus Pencerminan Terhadap Garis Y = min X

3. Perkalian silang

Perkalian silang pada dua buah vektor dapat diterapkan pada ruang tiga dimensi. Misalnya, u  = (u1, u2, u3) dan v = (v1, v2, v3). Hasil perkalian silang (cross product) dua vektor tersebut dituliskan sebagai berikut.