Jika Tautan Rusak atau Halaman Error,

Hubungi Halaman "Kontak Admin"

×

Perbedaan GLB dan GLBB Beserta Contoh


Perbedaan GLB dan GLBB SMP Kelas 8 – Dalam materi Fisika, terdapat pembahasan mengenai gerak yang dikatakan sebagai sebuah proses perpindahan benda dari suatu tempat yang mengakibatkan perpindahan posisi awal ke posisi akhir. Benda yang dapat bergerak tentunya akan berhubungan dengan posisinya. Jika suatu benda bergerak memiliki tanda posisinya berubah.

Pada dasarnya, sebuah benda yang bergerak terjadi karena diberi gaya. Gaya yang terjadi tentunya bermacam-macam, seperti gaya tarik, dorong, atau geser. Gerak yang terjadi dapat memiliki acuan tertentu yang berfokus pada sebuah titik atau posisi pada benda. Jika dilihat dari posisi acuannya, benda dapat dibedakan mengenai arah geraknya. Hal ini dapat diketahui dengan gerak yang terjadi apakah gerak lurus beraturan (GLB) atau gerak lurus berubah beraturan (GLBB).



Baca Juga: Pembahasan dan Cara Menentukan Pereaksi Pembatas

Baca Juga: Rumus Pemuaian Zat Padat dan Contoh Soal

Baca Juga: Bunyi Hukum Gauss, Materi dan Contoh Soal

Pada kesempatan kali ini kalian akan mempelajari mengenai perbedaan dasar gerak sebuah benda yang dibedakan dari gerak lurus beraturan (GLB) atau gerak lurus berubah beraturan (GLBB). Berikut pembahasannya.

Gerak Lurus Beraturan (GLB)

Gerak lurus beraturan atau sering disingkat menjadi GLB merupakan suatu gerak benda yang terjadi pada lintasan lurus dan terjadi dengan selang waktu yang sama. Benda yang bergerak biasanya akan menempuh jarak yang sama dengan gerak suatu benda pada lintasan lurus yang memiliki kelajuan tetap.

Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa gerak lurus beraturan ini terjadi pada benda yang menempuh jarak yang sama dalam selang waktu yang sama pula. Untuk itu, rumus GLB sendiri berhubungan dengan waktu dan kecepatan seperti berikut.

v = s/t

Keterangan:

s = perpindahan

t = waktu

v = kecepatan

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Gerak lurus berubah beraturan atau sering disingkat menjadi GLBB terjadi apabila sebuah benda yang memiliki lintasan lurus dengan memiliki kelajuan yang mengalami perubahan di setiap sekonnya. Kelajuan yang terjadi pada gerak lurus berubah beraturan ini dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu gerak lurus dipercepat beraturan: bila kelajuan benda bertambah dengan nilai yang sama setiap sekonnya dan gerak lurus diperlambat beraturan: bila kelajuan benda berkurang dengan nilai yang sama setiap sekonnya.