Cara Menghitung Persentase Kenaikan Dan Penurunan


Menghitung Persentase Kenaikan – Sangat banyak rumus perhitungan yang bisa kita pelajari dan manfaatkan untuk berbagai aktivitas. Salah satunya adalah rumus persentase. Rumus ini sendiri bisa dikreasikan menjadi banyak sekali rumus. Misalnya adalah persentase kenaikan dan penurunan.

Dalam beberapa hal kedua hal tersebut sangat dibutuhkan. Persentase kenaikan dibutuhkan oleh perusahaan untuk menghitung keuntungan atau laba. Sebab kenaikan laba tidak hanya dilihat dari nominal saja, namun juga persentase.

Persentase kenaikan sering digunakan sebagai pembanding utama. Misalnya berapa persen kenaikan omzet, berapa persen kenaikan produksi suatu barang dan lain sebagainya. Maka dari itu kita perlu mengetahui bagaimana cara mencari persentase kenaikan dan penurunan.

Untungnya di era yang serba modern ini kita bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memudahkan kegiatan berhitung kita. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan Microsoft Excel.

Pada dasarnya menghitung persentase perubahan kenaikan ataupun penurunan pada Excel tidak berbeda dengan menghitungnya secara manual. Kita hanya perlu mengkonversi ke dalam fungsi Excel saja untuk menghitungnya.

Di bawah ini kami jelaskan bagaimana cara menghitung persentase perubahan kenaikan dan persentase perubahan penurunan dengan memanfaatkan Excel. Selain itu juga kami jelaskan bagaimana menghitung persentase kenaikan dan penurunan secara manual maupun dengan memakai logika kita. Langsung saja berikut adalah pembahasan selengkapnya yang bisa Anda simak.

Baca juga: Cara Menghitung Persentase Matematika

Menghitung Persentase Kenaikan di Excel

Persentase perubahan kenaikan menunjukkan seberapa besar persen penambahan nilai lama dibandingkan dengan nilai lama. Nilai penambahan dapat kita peroleh dari pengurangan nilai baru dengan nilai lama.

Untuk memudahkan pemahaman Anda, kita bahas seperti apa rumus persentase kenaikan di Excel. Berikut rumus yang bisa kita pakai:

Jika diaplikasikan pada Microsoft Excel, maka kurang lebih akan seperti contoh di bawah ini:

Seperti yang terpampang pada gambar di atas, rumus yang digunakan untuk menghitung persentase kenaikan adalah “=(B3-B2)/B2”. Jika dijelaskan rumus ini mengurangi jumlah desa x penduduk dari tahun 2010 dan tahun lalu. Setelah itu membaginya dengan jumlah desa x penduduk di tahun 2010. Dan seperti itu seterusnya.

Akan tetapi perlu diketahui, dalam kondisi standar cell akan menampilkan angka saja tanpa adanya persen. Maka jika hasil dari rumus di atas adalah 7 yang keluar juga 7.

Untuk menggantinya Anda bisa mengubah format cell dengan cara klik kanan pada cell persentase, lalu klik Format Cells. Kemudian akan muncul menu Format Cells. Pilih Percentage, atur decimal places satu atau dua atau sesuai kebutuhan, setelah itu klik OK. Maka hasil dari rumus yang Anda gunakan akan muncul sebagai persentase.

Anda bisa mengubah satu atau beberapa cell sesuai kebutuhan. Jika dalam satu kolom atau baris ada beberapa data sekaligus Anda bisa blok semua cell yang dibutuhkan untuk diubah formatnya menjadi persentase.

Menghitung Persentase Penurunan di Excel

Kebalikan dari persentase perubahan kenaikan, persentase perubahan penurunan digunakan untuk mengetahui seberapa besar persen penurunan nilai lama dibandingkan dengan nilai baru. Nilai perubahan diperoleh dengan mengurangi nilai lama dengan nilai baru.

Rumus matematis persentase penurunan adalah sebagai berikut:

Untuk contohnya Anda bisa lihat gambar tabel di bawah ini:

Tabel di atas menggambarkan luas lahan kosong dari beberapa tahun. Lalu di samping kolom tahun dan luas lahan kosong terdapat persentase perubahan penurunan. Dalam kasus ini rumus yang kita gunakan adalah “=(B2-B3)/B2”.

Jika dijelaskan, rumus ini mengurangi luas lahan kosong pada tahun x dengan tahun sebelumnya lalu dari hasil tersebut dibagi dengan tahun sebelumnya. Perlu dicatat, pada persentase perubahan, nilai minus juga menunjukkan persentase perubahan penurunan.

Menghitung Persentase Kenaikan dengan Logika

Jika menggunakan rumus Excel dirasa tidak praktis, Anda bisa mencoba menghitungnya dengan logika. Misalnya Anda memiliki asuransi motor yang premi asuransinya mengalami kenaikan. Kasusnya adalah sebagai berikut:

Premi sebelum kenaikan Rp 600.000

Premi sesudah kenaikan Rp 750.000

Untuk mengetahui besarnya persentase kenaikan Anda tinggal mengurangi angka awal dengan angka akhir untuk mengetahui nominal kenaikan premi. Jika dihitung hasilnya adalah:

( Awal – Akhir ) = 750.000 – 600.000

= Rp 150.000

Belum selesai, berikutnya Anda perlu membagi angka tersebut dengan angka awal. Artinya Rp 150.000 dibagi dengan Rp 600.000 sehingga diperoleh hasil 0,25. Untuk mengubahnya ke dalam persen Anda tinggal mengalikannya dengan 100 sehingga didapat hasil akhir 25%.

Baca juga: Rumus Penjumlahan Dan Pengurangan Di Excel

Menghitung Persentase Kenaikan secara Manual

Terkadang menghitungnya dengan cara manual lebih praktis dibandingkan dengan alat bantu. Untuk itu kita juga perlu menguasai bagaimana cara menghitung persentase kenaikan secara manual. Seperti yang sudah kami jelaskan di atas, rumus mencari tahu persentase kenaikan adalah:

Persentase kenaikan (%) = ( akhir-awal ) / awal x 100%

Untuk memudahkan pemahaman Anda, mari kita bahas contoh di bawah ini.

Contoh:

Misalnya suatu dealer kendaraan berhasil menjual kendaraan yang mereka jual sebanyak 98 unit pada tahun kemarin. Sedangkan di tahun ini kendaraan yang terjual naik menjadi 103 unit. Maka kita cari tahu berapa persentase kenaikan yang didapatkan dealer tersebut.

Diketahui:

Rumus persentase kenaikan (%) =((akhir−awal)/awal) x 100

Awal = 98 unit (penjualan tahun lalu)

Akhir = 103 unit ( penjualan tahun ini)

Penyelesaian:

(%) = (103−98) / 98 x 100

(%) =5 / 98 x 100

= 0,051 x 100%

= 5%

Tips

Ada beberapa tips dan catatan yang harus Anda ingat saat mencari atau menghitung persentase. Berikut beberapa tips yang bisa menjadi catatan penting untuk Anda:

  • Nilai baru atau akhir dihitung dengan perkalian. Sedangkan nilai awal dan persentase dihitung dengan pembagian.
  • Jika soal yang Anda hadapi melibatkan persentase kenaikan, jumlahkan 100% dengan persen. Sementara jika yang Anda cari persentase penurunan, maka kurangkan 100% dengan persen. Hal tersebut berlaku untuk semua soal persentase, baik yang dikerjakan dengan cara perkalian maupun pembagian.
  • Jangan lupa untuk menggeser tanda desimal jika hal tersebut memang diperlukan. Pahami pula pembulatan angka supaya Anda bisa menjawab dengan tepat.
  • Jangan lupa untuk menulis satuan, seperti persen, rupiah dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan untuk memudahkan orang lain atau Anda sendiri dalam membaca pengerjaan Anda.
  • Selalu pahami perbedaan rumus menghitung persentase kenaikan dan persentase penurunan.
  • Jika nilai akhir lebih rendah dari nilai awal, maka yang perlu Anda cari adalah persentase penurunan.

Ada tips lain untuk menghitung persentase. Untuk memudahkan dan mempercepat perhitungan, Anda bisa menyederhanakan penyebut atau nilai awal dengan angka 100 atau dengan nilai pembilang (selisih awal-akhir).

Misalnya kita ingin membagi 30 dengan 150, maka keduanya kita bagi dengan angka 10 sehingga didapat angka 3 dan 15. Kemudian pembilang dan penyebut tersebut dibagi lagi dengan 3 (karena keduanya bisa dibagi dengan angka tersebut) sehingga didapat 1 dan 5. Hasil dari 30/150 sama dengan 1/5, yakni 0,2.

Sekian informasi dari website caraharian yang bisa kami sampaikan untuk Anda. Semoga informasi cara menghitung persentase kenaikan dan penurunan di atas bisa Anda manfaatkan dengan baik.

Pada dasarnya baik menggunakan aplikasi Microsoft Excel maupun secara manual akan menghasilkan nilai yang sama. Tinggal Anda sesuaikan dengan kebutuhan mana yang lebih praktis dan cepat.



Loading...

Leave a Comment