Cara Menghitung Berat Badan Ideal Yang Benar


Menghitung Berat Badan Ideal – Setiap orang pasti menginginkan punya tubuh ideal baik itu wanita ataupun pria. Dengan memiliki tubuh yang bagus maka akan menambah kepercayaan diri, hanya saja banyak orang yang belum tahu bagaiama cara mengetahui ukuran bentuk tubuh ideal selain dilihat dari fisiknya.

Perlu anda ketahui bahwa sebenarnya untuk mengetahui berat tubuh ideal ada rumus yang bisa anda manfaatkan seperti misalnya rumus BMI dan Brocha. Biasanya kedua rumus tersebut sangat mudah digunakan dan lazim dipakai oleh banyak orang.

Apabila anda masih bingung mengenai bagaimana cara menghitung berat badan ideal bisa mencoba beberapa tips yang saya berikan dibawah ini. Untuk menghitung berat badan sebenarnya tidak begitu sulit karena sudah ada rumusnya dan bahkan disediakan pula kalkulator yang tentu lebih akurat.

Bagaimana Berat Badan yang Ideal?

Orang awam mempunyai beragam pandangan mengenai berat badan ideal. Kebanyakan menganggap berat badan yang ideal adalah yang tidak terlihat gemuk dan juga kurus. Berat badan yang ideal bisa mengacu pada tinggi badannya.

Akan tetapi walaupun tinggi badan menjadi tolok ukur utama, kita juga harus memperhatikan beberapa faktor lainnya dalam menentukan apakah berat badan kita tergolong sehat atau tidak. Beberapa faktor yang harus dipertimbangkan adalah jenis kelamin, usia, massa otot, hingga bentuk tubuh.

Memiliki berat badan yang ideal penting bagi kita karena hal tersebut menjadi salah satu upaya agar kita terhindar dari berbagai penyakit dan membuat tubuh tetap sehat. Seperti yang diketahui, kelebihan berat badan dapat memicu berbagai penyakit. Mulai dari diabetes melitus, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan lain sebagainya.

Meski begitu bukan berarti orang yang berat badannya terlalu rendah terbebas dari berbagai penyakit. Ada beberapa penyakit yang bisa membayangi orang dengan berat badan rendah, seperti osteoporosis, anemia, hingga gangguan pertumbuhan.

Untuk itu berat badan ideal bagi pria maupun wanita tidak dapat diukur dari tubuh mereka yang ramping saja. Sebagai gambaran, orang dengan tinggi badan 160 cm tentu mempunyai berat badan ideal yang berbeda dengan orang yang memiliki tinggi 175 cm. Untuk mengetahui berat badan yang ideal kita bisa menggunakan beberapa rumus. Pada kali ini kami berikan beberapa cara yang bisa Anda coba gunakan.

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Dengan Rumus BMI

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Pria Dan Wanita

Pertama-tama mari kita bahas apa itu BMI. BMI merupakan singkatan dari Body Mass Index atau dalam bahasa Indonesia Indeks Massa Tubuh. BMI adalah perhitungan berdasarkan tinggi dan berat badan untuk mengetahui apakah berat badan seseorang sudah ideal atau belum.

Dalam perhitungan ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya rumus BMI hanya cocok diterapkan pada orang dengan umur 20 tahun ke atas. Di samping itu rumus ini juga kurang tepat jika digunakan menghitung berat badan atlet atau olahragawan karena rumus BMI tidak memperhitungkan massa otot dan massa lemak. Sehingga bisa saja seseorang dianggap gemuk, padahal sebagian besar komposisi berat badannya berasal dari massa otot.

Dengan menggunakan rumus BMI (Body Mess Index) atau biasa disebut juga dengan IMT (Indek Massa Tubuh) maka anda bisa mengetahui berapa tinggi dan berat tubuh yang ideal. Untuk anda yang masih bingung bagaimana caranya berikut saya berikan.

Contohnya :

Berat Badan Ideal = Berat Badan (Kg) : (Tinggi badan x Tinggi badan)
Sebagai Contoh: Berat badan anda 50 kg : (1,68 m x 1,68 m) = 45 : 2,82 = 17,0 adalah Nilai BMI anda.

Keterangan:

  1. Angka BMI normal berkisar 18,5 sampai 24,9.
  2. Jika angka BMI lebih dari 25, maka orang tersebut memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, osteoarthritis, kanker, hingga diabetes level 2.
  3. Apabila angka BMI kurang dari 18 maka berisiko terkena penyakit osteoporosis.
  4. Orang dengan BMI di atas 27 atau di bawah 18 perlu meminta saran dokter dan memperbaiki pola hidup supaya bisa mendapatkan berat badan yang ideal.
  5.  Orang dengan BMI di atas 40 patut berhati-hati karena lebih rentan terhadap berbagai penyakit.

Atau bisa juga mencoba menggunakan kalkulator BMI online yang saya sediakan dibawah ini :

Kalkulator BMI Online

Berat Badan   kg
Tinggi   cm
Standar Pengukuran

Nah setelah anda tahu angka yang diperoleh langkah selanjutnya adalah mengetahui standar BMI itu sendiri, anda bisa melihat tabelnya diatas.

Apabila kalkulator bmi online di atas error, bisa langsung ke sumber referensinya disini: https://www.gendhismanis.id/kalkulatorbmi.html

Baca Juga: Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Per Hari

Tabel Standar BMI Untuk Pria dan Wanita

Menghitung berat badan ideal menggunakan rumus Brocha

Caranya seperti yang saya berikan dibawah ini :

Berat wanita ideal = (Tinggi badan – 100) – (15% x (Tinggi badan – 100))

Contoh kalkulasinya pada wanita yang memiliki tinggi badan 167 cm, berapakah berat idealnya:

(167 – 100) – (15% x Tinggi badan – 100) = 67 – (15% x 67) = 67 – 10,5 = 56.5 Kg

Maka berat badan ideal wanita dengan tinggi 167 cm adalah 56,5 kg

NB: Prosentase 15% bisa diubah jadi 10% dengan syarat jika wanita tersebut merasa sangat sehat dan sangat bugar.

Berapakah Berat Badan Ideal Wanita?

Diatas saya sudah membagikan tabel BMI yang bisa Anda jadikan gambaran. Namun untuk lebih jelasnya akan saya akan membahas sedikit. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa berat badan ideal wanita bisa didapatkan dari indikator berat badan dan juga tinggi badan. Hal ini berarti angka yang dianggap paling ideal yaitu ketika mereka tepat beada di angka 18.5 sampai 22.9.

Ada banyak sekali faktor lainnya yang dapat menentukan berat badan ideal wanita, yaitu:

  • Tinggi badan
  • Usia atau umur
  • Komposisi lemak dan otot
  • Rangka tubuh

Usia menjadi salah satu faktor yang bisa dibilang paling menentukan. Sebab, wanita yang jauh lebih tua pada umumnya menyimpan lemak dalam jumlah yang cukup banyak di tubuh jika dibandingkan dengan wanita yang lebih muda. Disamping itu, wanita pada umumnya juga mempunyai lemak yang lebih tinggi daripada pria.

Rumus Brocha Untuk Menghitung Berat Badan Ideal Pria

Berat pria ideal = (Tinggi badan – 100) – (10% x (Tinggi badan – 100))

Contoh kalkulasinya jika diterapkan pada pria dengan tinggi badan 175 cm, berapakah berat idealnya:

(175 – 100) – (10% x (Tinggi badan – 100)) = 75 – (10% x 75) = 75 – 7,5 = 67.5 Kg

Maka berat badan ideal pria tersebut menurut rumus brocha adalah 67.5 kg

Itulah dua cara mudah menghitung berat badan ideal bagi tubuh. Selanjutnya saya akan memberikan tips bagaimana cara menjaga berat badan agar selalu ideal.

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Ibu Hamil

Ibu hamil tetap harus menjaga berat badannya supaya tetap ideal. Tentu saja berat badan ideal ibu hamil berbeda dengan wanita yang sedang tidak hamil. Pentingnya seorang ibu hamil menjaga berat badannya karena berkaitan dengan kesehatan janin dan ibu hamil itu sendiri. Hal tersebut juga bisa mempengaruhi saat proses persalinan nantinya.

Maka dari itu tidak mengherankan jika tenaga kesehatan, bidan, atau dokter kandungan akan sering memberikan masukan kepada pasiennya yang tengah hamil untuk menjaga berat badannya. Akan tetapi bagaimana cara menghitung berat badan ideal bumil alias ibu hamil? Kita bisa menggunakan rumus berikut:

BBIh = BBI + (UH x 0.35)

Keterangan :

  • BBIh = Berat Badan Ibu hamil
  • BBI = Berat badan ideal
  • UH = Umur kehamilan dalam minggu
  • 0,35 = Tambahan berat badan kg per-minggu

Berat badan ideal ini bisa dilihat dengan memakai rumus Brosca

Contoh:

Ibu hamil memiliki tinggi 155 cm, dengan usia kehamilan 30 minggu. Kita ingin mengetahui berapa berat badan ideal ibu hamil tersebut. Dari tinggi badan tersebut kita mengetahui bahwa berat badan ideal (BBI) menurut rumus Brosca adalah 46,75 kg. Sehingga kita bisa hitung:

BBIh = 46,75 + (30 x 0,35) = 46,75 + 10,5 = 56,75 kg

Berat badan ibu hamil yang ideal berdasarkan contoh di atas adalah 56,75 kg.

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Anak

Menghitung berat badan anak tidak sama dengan orang dewasa. Sehingga kita harus menggunakan rumus tertentu untuk menghitungnya. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam menghitung berat badan anak adalah mengetahui berapa usianya. Karena hal ini juga bisa mempengaruhi rumus yang dipakai.

Usia 0-12 bulan

Menghitung berat badan bayi berusia 0-12 bulan bisa dengan menggunakan rumus berikut ini:

Berat badan ideal = (umur dalam bulan : 2) + 4

Misalnya bayi dengan usia 3 bulan memiliki berat badan ideal: (3 : 2) + 4 = 4,75 kg

Usia 1-10 tahun

Anak yang memasuki umur 1-10 tahun memiliki patokan berat badan ideal yang berbeda. Kita bisa mencarinya dengan memakai rumus berikut:

Berat badan ideal = 2.n + 8

Keterangan: n adalah usia anak dalam tahun

Misalnya berat badan ideal anak berusia 6 tahun adalah: (2 x 6) + 8 = 20 kg

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Remaja

Sebelum memasuki usia dewasa, anak-anak akan memasuki fase remaja terlebih dahulu. Fase perkembangan keduanya tentu saja berbeda. Masa remaja juga dikenal dengan masa peralihan, di mana mereka akan mengalami banyak sekali perubahan, baik secara fisik maupun kematangan emosional.

Rentang usia remaja ini adalah 10 tahun sampai 18 tahun. Pada masa-masa tersebut anak mengalami pertumbuhan yang sedang puncak-puncaknya. Pertumbuhannya mencakup berat badan, tinggi badan, kematangan organ reproduksi, sampai organ seksual. Karena pertumbuhan yang pesat ini kita perlu memperhatikan anak kita lebih ekstra. Termasuk berat badannya.

Cara menghitung berat badan ideal anak remaja sebenarnya tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Kita bisa menghitungnya dengan rumus BMI ataupun rumus Broca. Akan tetapi ada gambaran rata-rata pertumbuhan tinggi dan berat badan remaja. Berikut penjelasan selengkapnya.

Remaja Laki-laki

  • Tinggi badan ideal: 128 cm sampai 187 cm
  • Berat badan ideal: 24 kg hingga 90 kg

Remaja Perempuan

  • Tinggi badan ideal: 127 cm hingga 173 cm
  • Berat badan ideal: 25 kg hingga 80 kg

Itu adalah gambaran tinggi dan berat badan ideal untuk remaja laki-laki dan perempuan. Tentu saja ada beberapa faktor yang juga perlu dipertimbangkan untuk mengetahui apakah seorang anak mempunyai berat badan yang ideal atau belum. Kita juga bisa mencoba menghitungnya sendiri dengan memakai rumus BMI atau IMT, yakni berat badan dibagi tinggi badan kuadrat.

Baca juga: Cara Menghitung BMI Dan BMR

Lalu Bagaimana Cara Menjaga Berat Badan Agar Tetap Ideal?

Cara Menjaga Berat Badan Agar Tetap Ideal?

Ada hal yang tak kalah penting dari menghitung berat badan ideal. Yakni mengetahui bagaimana cara mencapai berat badan yang ideal dan cara untuk menjaganya.

Bagi pria ataupun wanita yang sedang ingin menjaga berat badan agar selalu ideal, dianjurkan untuk mengikuti beberapa panduan berikut ini:

  • Rutin Berolahraga

Melakukan kegiatan olahraga jenis apapun itu, asalkan dilakukan secara rutin maka bisa dijadikan sebagai salah satu solusi yang paling tepat untuk menjaga kebugaran tubuh, menurunkan resiko munculnya segala macam jenis penyakit, dan bisa mencapat berat badan ideal.

Olahraga yang bisa dilakukan untuk selalu menjaga berat badan agar selalu ideal dapat dimulai dari olahraga sederhana seperti bersepeda, jalan kaki, lari atau bahkan bisa juga olahraga di gym. Namun saya sarankan untuk memiliki olahraga yang benar-benar Anda sukai sehingga nantinya tidak akan terasa seperti paksaan.

Olahraga apapun mulai dari olahraga dengan instensitas tinggi sampai yang ringan semuanya sama-sama memberikan manfaat yang positif bagi tubuh. Dalam hal ini Anda harus usahakan untuk melakukan olahraga secara rutin selama kurang lebih 15 sampai dengan 30 menit dalam setiap harinya, atau setidaknya 3 kali dalam satu minggu.

  • Pilih Makanan dengan Bijak

Untuk mendapatkan berat badan ideal maka mulai sekarang usahakan untuk mengonsumsi makanan yang sehat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan juga biji-bijian. Nah, disini Anda bisa mengonsumsi ikan, tahu, tempe, dan juga susu yang rendah lemak untuk mendapatkan asupan protein.

Batasi konsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh seperti susu tinggi lemak, keju, dan juga daging olahan. Anda bisa mengganti makanan berlemak tersebut dengan berbagai makanan yang memiliki kandungan lemak sehat, yaitu ikan, kacang-kacangan, dan juga alpukat.

  • Perhatikan Porsi Makanan

Mengonsumsi makanan-makanan yang sehat tentunya harus disertai dengan porsi makan yang cukup. Jika Anda mengonsumsi secara berlebihan, bukan banyak nutrisi yang Anda dapatkan tetapi obesitas. Maka dari itu, penting sekali untuk membatasi porsi makan agar bisa mendapatkan berat badan yang ideal.

  • Perbanyak Minum Air Putih

Memperbanyak minum air putih dan mengurangi minuman manis ternyata sangat membantu seseorang untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Dengan minum air putih yang cukup juga bisa membuat Anda merasa kenyang. Dengan demikian maka keinginan Anda untuk makan secara berlebih atau ngemil bisa sedikit diredam.

Disamping itu, air putih juga sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh sehingga Anda akan terhindar dari dehidrasi, batu ginjal, dan bahkan sembelit. Untuk asupan air putih yang disarankan adalah sebanyakan 8 gelas dalam satu hari.

  • Sarapan

Tak jarang orang yang melewatkan sarapan atau makan pagi. Baik secara sengaja maupun tidak. Melewatkan sarapan bagi sebagian orang memiliki sisi positif, namun bagi sebagian lainnya menganggap hal itu tidak menguntungkan untuk kita sendiri. Sarapan bisa membuat kita mendapatkan energi yang cukup untuk beraktivitas. Tidak hanya itu, sarapan juga bisa mencegah keinginan untuk makan secara berlebihan pada siang dan sore hari.

  • Makan Sayur dan Buah

Sayur dan buah merupakan salah satu faktor yang bisa membuat tubuh kita tetap sehat. Dengan mengkonsumsi sayur dan buah kita bisa menurunkan maupun menaikkan berat badan secara sehat. Baik sayur maupun buah mengandung serat yang dapat membuat kita kenyang lebih lama.

Selain itu masih ada manfaat lainnya yang bisa kita dapatkan. Seperti melancarkan pencernaan, membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit, mengontrol kolesterol, hingga gula darah.

  • Makan Makanan Alami

Hidup di era modern ini sangat berpengaruh pada gaya hidup kita yang menjadi tidak sehat. Banyak dari kita yang terbiasa mengkonsumsi makanan cepat saji, mie instan, minuman tinggi gula, dan lain sebagainya yang tidak menyehatkan tubuh jika dikonsumsi terus-menerus. Maka dari itu banyak pihak yang menyarankan kita untuk mengubah pola makanan dan memperbanyak asupan makanan yang alami.

Risiko Badan Terlalu Kurus

Sama halnya dengan kegemukan, terlalu kurus juga bisa merugikan diri kita sendiri. Kurus atau kekurangan berat badan adalah mereka yang indeks massa tubuhnya di bawah 18,5. Terlalu kurus juga berpotensi terkena beberapa penyakit. Orang yang berat badannya terlalu rendah lebih rentan terkena penyakit infeksi lantaran sistem imunnya tidak dapat bekerja dengan baik.

Di samping itu mereka juga bisa terkena masalah kesuburan, osteoporosis, hingga patah tulang. Yang paling membahayakan orang yang berat badannya kurang dan sudah dalam tahap parah memiliki tingkat risiko kematian yang lebih tinggi.

Alasan Orang Kekurangan Berat Badan

Umumnya kekurangan berat badan dikarenakan oleh kurangnya asupan yang masuk ke dalam tubuh dibandingkan dengan kebutuhan. Hanya saja juga ada beberapa faktor lain yang membuat seseorang kekurangan berat badan, antara lain:

  1. Hipertiroidisme yang bisa menyebabkan metabolisme seseorang bekerja secara berlebihan, sehingga mengakibatkan penurunan berat badan yang tidak normal.
  2. Gangguan makan, seperti anoreksia atau penyakit mental lainnya.
  3. Penyakit seperti diabetes, kanker, maupun penyakit-penyakit infeksi seperti HIV/AIDS.

Apabila Anda mengalami penurunan berat badan yang tiba-tiba dan merasa ada yang tidak beres dengan tubuh Anda alangkah baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Tujuannya untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh Anda.

Tips Menaikkan Berat Badan dengan Sehat

Menaikkan berat badan tidak boleh sembarangan. Tujuannya supaya tubuh tetap mendapat asupan yang bergizi dan sehat, tidak sekadar mengenyangkan saja. Sehingga berat badan bisa bertambah, dan tubuh tetap sehat. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda coba.

Makan Lebih Sering

Biasanya orang yang kurus akan lebih mudah kenyang dibandingkan orang yang memiliki berat badan normal. Untuk itu salah satu cara yang bisa dicoba adalah mengganti pola makan tiga kali sehari dengan makan lebih sering. Misalnya lima sampai enam kali per hari. Cara ini akan membuat tubuh Anda akan mendapatkan asupan kalori yang lebih banyak tanpa perlu merasa kekenyangan.

Memilih Makanan yang Bernutrisi

Mengonsumsi makanan instan atau junk food bagi sebagian orang bisa membuat tubuh cepat gemuk. Akan tetapi hal ini bukanlah cara yang tepat. Sebab walaupun kurus bukan berarti tubuh tidak memiliki lemak. Hal ini disebut dengan istilah skinny fat, atau keadaan di mana seseorang terlihat kurus padahal sebenarnya kadar lemak dalam tubuhnya lebih dari normal.

Kadar lemak dalam darah, seperti kolesterol total dan LDL juga cenderung tinggi. Hal ini bisa membuat permasalahan tersendiri bagi kita. Akan lebih baik jika Anda mengonsumsi makanan yang bergizi untuk menambah berat badan sekaligus menjaga kesehatan tubuh Anda. Contohnya Anda bisa memilih jenis karbohidrat yang berasal dari whole grain, sayur, buah, susu dan produk olahannya, kacang-kacangan, biji-bijian, dan daging.

Mengonsumsi Smoothies atau Shake

Lebih baik hindari mengonsumsi soda, kopi, atau minuman lain yang tinggi kalori, namun minim zat gizi. Anda bisa menggantinya dengan meminum smoothies atau milk shake. Selain itu Anda bisa memanfaatkan susu atau jus buah yang dibekukan untuk bahan dasar smoothies. Atau Anda juga bisa menambahkan potongan kacang almond atau flaxseed yang dapat menambah kalori dan protein.

Konsumsi Makanan Padat Kalori

Anda bisa memilih makanan yang padat kalori sebagai santapan harian. Makanan seperti kacang-kacangan, baik yang masih dalam bentuk kacang ataupun yang sudah diolah dan buah yang dikeringkan adalah makanan yang padat nutrisi. Artinya kita tidak perlu mengonsumsi banyak makanan tersebut untuk memperoleh kalori yang banyak. Di samping itu buah-buahan seperti alpukat dan mangga juga dapat menjadi pilihan yang tepat karena keduanya tergolong tinggi kalori.

 Perhatikan Waktu Terbaik untuk Minum

Bagi sebagian orang minum saat makan dapat mengurangi nafsu makan dan dapat membuat perut kenyang lebih cepat. Hal ini tentu akan menjadi masalah bagi Anda yang ingin menambah berat badan. Maka dari itu solusinya Anda bisa mencari tahu kapan waktu yang tepat untuk minum. Misalnya sebelum makan atau justru sesudahnya. Anda juga bisa membuat minuman tinggi kalori, seperti jus buah ketimbang air putih. Sehingga tubuh Anda tetap mendapat asupan kalori walaupun minum.

Memperbanyak Camilan

Memperbanyak makan camilan bisa membantu kita untuk menambah berat badan. Akan tetapi pastikan Anda mengonsumsi camilan yang bergizi. Contohnya buah-buahan, sandwich, susu, roti, keju, kacang-kacangan, dan lain sebagainya.

Sebaiknya hindari camilan yang tinggi kalori, tinggi lemak, namun kurang bergizi. Contohnya seperti cokelat, permen, keripik kentang, dan lain-lain. Waktu untuk mengonsumsi camilan ini bisa di tengah-tengah waktu makan ataupun sebelum tidur. Anda juga bisa menambah menu pencuci mulut pada daftar makanan harian Anda. Anda bisa memilih kukis oatmeal, atau yoghurt sebagai hidangan pencuci mulut.

Rutin Olahraga

Walaupun bertujuan untuk menambah berat badan bukan berarti kita boleh berdiam diri di dalam rumah. Disarankan untuk tetap rutin berolahraga, terutama yang dapat meningkatkan massa otot. Meningkatkan massa otot adalah salah satu cara yang baik dan sehat untuk menaikkan berat badan. Di samping itu berolahraga juga dapat meningkatkan nafsu makan.

Sekian yang bisa kami sampaikan mengenai cara menghitung berat badan ideal untuk pria wanita, ibu hamil, anak-anak, hingga remaja. Seperti yang sudah disinggung di atas, memiliki berat badan yang tidak ideal bisa berdampak tidak baik bagi tubuh kita. Ada beberapa kiat yang bisa dilakukan untuk menurunkan maupun menambah berat badan, dengan cara yang sehat tentu saja.

Akan tetapi itu semua tidak akan bisa terwujud jika tidak ada kemauan dari dalam diri. Angka dari perhitungan rumus BMI atau Brosca juga tidak ada gunanya jika hanya kita lihat saja tanpa melakukan apapun. Sehingga penting bagi kita untuk menyadari risiko berbagai penyakit yang bisa mengintai tubuh kita saat kelebihan ataupun kekurangan berat badan. Sehingga dari hal tersebut mendorong kita untuk lebih giat dalam menjaga berat badan yang ideal.

Semoga informasi website ini bermanfaat untuk Anda. Terutama yang sedang ingin menjaga berat badan ideal.



Leave a Comment