Cara Membuat CRUD Dengan PHP Dan MySQL


Membuat CRUD Dengan PHP Dan MySQL – Pada kesempatan kali ini kami akan membahas lebih jauh seputar membuat CRUD dengan PHP dan MySQL. Pada tutorial ini bahasa pemrograman yang dipakai tentu saja PHP, dengan database MySQL. PDO digunakan untuk komunikasi dengan database.

Untuk diketahui, CRUD merupakan singkatan dari Create, Read, Update dan Delete. Kebanyakan aplikasi atau web yang biasa kita jumpai atau gunakan memiliki fitur-fitur tersebut. Maka dari itu mengetahui cara membuat CRUD menjadi suatu hal yang penting. Supaya lebih jelas mari kita bahas terlebih dahulu apa itu CRUD.



Pengertian CRUD

Seperti yang telah disinggung di atas, CRUD sebenarnya merupakan singkatan dari Create, Read, Update dan Delete. Proses tersebut sangat erat kaitannya dengan pengambilan atau transaksi data dari atau ke database. Untuk PHP Developer, operasi CRUD umumnya menjadi dasar untuk mempelajari proses pengelolaan data memakai PHP dan MySQL Database.

Baca juga: Cara Membuat Database MySQL

CRUD dapat diibaratkan sebagai jalur yang menghubungkan bahasa pemrograman PHP dengan MySQL. Agar lebih jelas, silakan simak operasi CRUD di bawah ini:

  • Create (C): adalah proses pembuatan data baru. Proses ini umumnya dilakukan saat kita mendaftar pada suatu website. Data yang kita masukkan nantinya akan disimpan dalam database dengan memakai operasi Create.
  • Read (R): adalah proses pengambilan data dari database. Proses tersebut terjadi ketika kita ingin melakukan login pada suatu website. Saat kita menekan tombol Login, maka website akan menjalankan proses Read untuk melakukan verifikasi terhadap akun yang kita gunakan.
  • Update (U): merupakan proses mengubah data yang ada dalam database. Contohnya adalah saat kita ingin melakukan penggantian profil dalam akun media sosial. Ketika kita menekan menu ubah, maka website akan mengirimkan proses Update ke dalam database. Selanjutnya database meresponnya dengan mengubah data lama menjadi data baru berdasarkan input kita.
  • Delete (D): adalah proses menghapus data yang ada di dalam database. Sekilas proses ini mirip dengan update, hanya saja proses Delete akan mengubah data yang ada di database menjadi tidak ada.

Lebih lanjut berikut langkah-langkah yang perlu Anda lakukan.

Membuat CRUD dengan PHP dan MySQL

Langkah 1 – Membuat Folder

Pertama-tama buat folder dengan nama terserah, misalnya kita namakan crud. Lalu simpan folder tersebut pada folder xampp/htdocs/.



Langkah 2 – Database

Berikutnya kita buat database-nya. Berikut cara membuat database:

  1. Buatlah sebuah database, misalnya kita beri nama mynotescode
  2. Kemudian buat sebuah tabel dengan nama siswa. Untuk struktur tabel ini bisa dilihat pada gambar berikut:

CREATE TABLE `siswa` (
  `id` int(11) NOT NULL,
  `nis` varchar(11) NOT NULL,
  `nama` varchar(50) NOT NULL,
  `jenis_kelamin` varchar(10) NOT NULL,
  `telp` varchar(15) NOT NULL,
  `alamat` text NOT NULL
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;

Langkah 3 – Buat Koneksi Database

Setelah membuat database, kita buat file koneksi.php. File ini berfungsi untuk menghubungkan dengan database MySQL. Sedangkan isi file koneksi.php ini adalah sebagai berikut:

<?php
$host = "localhost"; // Nama hostnya
$username = "root"; // Username
$password = ""; // Password (Isi jika menggunakan password)
$database = "mynotescode"; // Nama databasenya

// Koneksi ke MySQL dengan PDO
$pdo = new PDO('mysql:host='.$host.';dbname='.$database, $username, $password);
?>

Simpan file tersebut di folder xampp/htdocs/crud/.



Langkah 4 – Membuat View Data

Berikutnya kita buat sebuah file php yang berfungsi sebagai tampilan awal dan menampilkan seluruh data siswa dari database ke dalam suatu tabel. Kita buat file index.php yang di dalamnya memuat kode berikut:

<html>
<head>
  <title>Aplikasi CRUD dengan PHP</title>
</head>
<body>
  <h1>Data Siswa</h1>
  <a href="form_simpan.php">Tambah Data</a><br><br>
  <table border="1" width="100%">
  <tr>
    <th>NIS</th>
    <th>Nama</th>
    <th>Jenis Kelamin</th>
    <th>Telepon</th>
    <th>Alamat</th>
    <th colspan="2">Aksi</th>
  </tr>
  <?php
  // Include / load file koneksi.php
  include "koneksi.php";

  // Buat query untuk menampilkan semua data siswa
  $sql = $pdo->prepare("SELECT * FROM siswa");
  $sql->execute(); // Eksekusi querynya

  while($data = $sql->fetch()){ // Ambil semua data dari hasil eksekusi $sql
    echo "<tr>";
    echo "<td>".$data['nis']."</td>";
    echo "<td>".$data['nama']."</td>";
    echo "<td>".$data['jenis_kelamin']."</td>";
    echo "<td>".$data['telp']."</td>";
    echo "<td>".$data['alamat']."</td>";
    echo "<td><a href='form_ubah.php?id=".$data['id']."'>Ubah</a></td>";
    echo "<td><a href='proses_hapus.php?id=".$data['id']."'>Hapus</a></td>";
    echo "</tr>";
  }
  ?>
  </table>
</body>
</html>

Simpan file tersebut di folder xampp/htdocs/crud/.

Sebagai catatan, kode include “koneksi.php”; fungsinya adalah untuk me-load file koneksi.php.

Sedangkan kode $sql = $pdo->prepare(“SELECT * FROM siswa”); dan $sql->execute(); berfungsi untuk melakukan query ke database dan melakukan eksekusi. Untuk contoh di atas kita melakukan query untuk menampilkan semua data yang ada pada tabel siswa.

Lalu kode $data = $sql->fetch() berfungsi untuk mengambil seluruh data hasil query dan menampung data-data tersebut dalam suatu array dan menyimpannya ke dalam variabel $data. Kode itu disimpan dalam sebuah kode while(…) yang fungsinya untuk melakukan proses perulangan hingga data terakhir. Tujuannya adalah untuk menampilkan data satu per satu.



echo "<td>".$data['nis']."</td>";
echo "<td>".$data['nama']."</td>";
echo "<td>".$data['jenis_kelamin']."</td>";
echo "<td>".$data['telp']."</td>";
echo "<td>".$data['alamat']."</td>";
echo "<td><a href='form_ubah.php?id=".$data['id']."'>Ubah</a></td>";
echo "<td><a href='proses_hapus.php?id=".$data['id']."'>Hapus</a></td>";

Pada kode di atas ada variabel $data yang dipakai untuk mengambil isi field-field yang terdapat pada tabel siswa di database mynotescode. Jika dicermati kode di atas juga memuat kode yang ada dalam tanda [‘…’]. Kode itu harus sesuai dengan nama field yang ada pada tabel siswa.



Leave a Comment