Materi dan Contoh Soal Gelombang SMP Kelas 8


Getaran dan Gelombang SMP Kelas 8 – Gelombang bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Kuat kerasnya bunyi bergantung pada amplitudo getarannya. Semakin besar amplitudo getarannya maka bunyi yang terdengar akan semakin keras. Sebaliknya, semakin kecil amplitudonya maka bunyi yang akan terdengar semakin lemah.



Selain itu, keras lemahnya bunyi juga bergantung pada jarak sumber bunyi. Semakin dekat dengan sumber bunyi, bunyi akan terdengar semakin keras. Sebaliknya, semakin jauh dari sumber bunyi maka bunyi yang terdengar akan semakin lemah.

Baca Juga: Materi Peluang Kelas 12, Rumus dan Contoh Soal

Baca Juga: Tata Nama Alkohol IUPAC dan Trivial

Baca Juga: Ciri-Ciri Tumbuhan Gymnospermae dan Proses Reproduksi

Kali ini, kalian akan mempelajari mengenai makna dari gelombang, khususnya gelombang bunyi. Berikut pembahasannya.



Konsep Gelombang Bunyi

Gelombang bunyi merupakan bagian dalam gelombang mekanik, yaitu gelombang yang merambat melalui medium perantara. Bentuk medium perantara tersebut dapat berupa udara, air, atau benda padat. Syarat suatu bunyi dapat terdengar oleh pendengar adalah jika terdapat sumber bunyi dan ada medium perantara.

Bunyi sendiri dapat dibedakan gelombangnya karena memiliki karakteristik sebagai berikut.

  1. Bersumber dari benda yang bergetar.
  2. Berupa gelombang longitudinal (berupa rapatan dan regangan).
  3. Merupakan gelombang mekanik.
  4. Bunyi memerlukan medium/zat perantara untuk merambat.
  5. Zat padat adalah medium terbaik untuk perambatan bunyi.
  6. Bunyi tidak dapat merambat dalam ruang hampa.
  7. Bunyi dapat dipantulkan.
  8. Tinggi rendahnya bunyi ditentukan oleh frekuensi.
  9. Kuat lemahnya bunyi ditentukan oleh amplitudo.

Selain itu, bunyi juga dapat dikelompokkan berdasarkan nilai frekuensinya sebagai berikut.

  1. Infrasonik: frekuensinya < 20 Hz.
    Contoh makhluk hidup yang dapat mendengar bunyi infrasonik adalah jangkrik dan anjing.
  2. Audiosonik: frekuensinya antara 20 Hz − 20.000 Hz.
    Contoh makhluk hidup yang dapat mendengar bunyi audiosonik adalah manusia.
  3. Ultrasonik: frekuensinya > 20.000 Hz.
    Contoh makhluk hidup yang dapat mendengar bunyi ultrasonik adalah kelelawar

Panjang Gelombang

Panjang gelombang disimbolkan dengan lambda (λ). Satuan panjang gelombang (λ) dinyatakan dalam meter (m). Perlu diketahui bahwa gelombang terdiri dari dua jenis yaitu transversal dan longitudinal. Pengelompokan gelombang ini didasarkan pada arah getaran dan gelombang.



Baca Juga: Cara Menghitung T Tabel dan Contohnya

Baca Juga: Penjelasan Bagian-Bagian Lingkaran

Baca Juga: Lingkaran Dalam Segitiga dan Lingkaran Luar Segitiga

1. Gelombang transversal

Gelombang transversal merupakan suatu jenis gelombang yang arah rambatnya tegak lurus dengan arah getarnya. Misalnya, gelombang pada tali, cahaya, hingga permukaan air.

2. Gelombang longitudinal

Gelombang longitudinal merupakan jenis gelombang yang mempunyai arah rambatnya sejajar dengan arah getarnya. Misalnya, gelombang pada slinky, bunyi di udara, hingga benda pegas.



Cepat Rambat

Cepat rambat gelombang yang merambat melalui suatu medium dipengaruhi oleh besar nilai panjang gelombang (λ) dan frekuensi (f) atau periode (T). Nilai panjang gelombang bunyi berbanding terbalik dengan periode. Sedangkan nilai frekuensinya berbanding lurus dengan panjang gelombang bunyi. Rumus untuk mencari cepat rambat gelombang sebagai berikut.



Leave a Comment