Massa Jenis Baja dan Material Lainnya


Berdasarkan massa jenisnya, besi memiliki beberapa karakteristik yang membuatnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Umumnya, sifat besi sebagai logam yang memiliki warna siilver atau putih mengilap. Besi sebenarnya memiliki unsur yang elastis dan lunak sehingga besi dapat ditarik tanpa terancam putus. Besi juga mudah untuk ditempa agar dapat dibentuk.

Besi juga memiliki sifat yang sangat reaktif dan membuatnya dapat digunakan untuk bahan campuran dari paduan logam. Seperti contoh, besi dapat dicampurkan dengan elemen karbon untuk menciptakan logam baja. Dengan sifat besi yang reaktif dan karbon sebagai unsur pengeras dengan mencegah dislokasi dan bergeser pada kisi kristal dari atom penyusun besi. Tanpa karbon ini maka struktur kristal dari besi murni tidak memiliki resistensi antar-atom dan akan saling melewati satu sama lain sehingga menjadi sangat lembek.



Baca juga: Cara Konversi 1 Ons Berapa Kg

Besi baja menjadi salah satu paduan besi dengan karbon yang tidak menjalani reaksi eutektik. Meskipun besi yang berhasil terpadu dengan karbon disebut baja karbon atau baja panduan sendiri yang menjadikan baja dimasukkan dengan paduan elemen lain dapat memberikan karakteristik tertentu terhadap baja yang dihasilkan. Dengan begitu, pada penghitungan massa jenis sebuah baja dapat kita pahami terlebih dahulu menggunakan metode penghitungan massa jenis besi.

Rata-rata atau pada umumnya penghitungan massa jenis setiap benda maupun sebuah material memiliki total massa yang dibagi dengan total volumenya. Dengan begitu, dalam penghitungan massa jenis kita dapat menggunakan rumus umum berikut.



Leave a Comment