Massa Jenis Baja dan Material Lainnya


Meskipun baja merupakan sebuah elemen dari besi, baja dan besi berbeda karena baja merupakan alloy atau paduan dan bukan unsur tersendiri. Paduan dapat diartikan sebagai sebuah campuran logam dengan unsur lainnya. Biasanya, baja dibuat dengan campuran karbon dengan besi. Hadirnya karbon dapat memberikan kekuatan pada baja dan menjadi lebih cocok untuk berbagai penggunaan. Semakin tinggi kandungan karbon yang digunakan dalam pembuatan baja dapat mengakibatkan hasilnya menjadi mudah rapuh. Selain karbon, baja juga dapat dipadukan dengan unsur paduan lainnya seperti chromium, nikel, dan mangan. Unsur-unsur ini ditambahkan untuk membuat baja menjadi lebih tahan terhadap karat.



Baca juga: Tangga Satuan Berat Lengkap Dengan Tabel Konversi

Besi dan baja dapat dikatakan sulit dibedakan, lalu penggunaannya biasanya dapat digunakan pada satu tempat. Namun, dapat kita pahami beberapa perbedaan keduanya pada tabel berikut ini.

Berdasarkan perbedaan yang telah diuraikan di atas, dapat kita dapatkan informasi bahwa kedua benda ini memiliki perbedaan yang mencolok. Akan tetapi, keduanya memiliki banyak manfaat untuk keperluan kita sehari-hari. Namun, dengan perbedaan karakteristiknya kita dapat menggunakan besi dan baja sesuai dengan kualifikasi sesuai spesifikasi penggunaannya masing-masing.

Baca juga: Tabel Konversi 1 Ton Berapa Kg Dan Sebaliknya

Massa Jenis Besi

Massa jenis merupakan sebuah cara yang dilakukan untuk pengukuran massa pada setiap satuan volume pada benda. Prinsipnya, semakin tinggi massa jenis sebuah benda maka semakin besar pula massa setiap volumenya. Suatu benda dengan benda lainnya tentunya memiliki prinsip mengenai massa jenis yang berbeda-beda.

Massa jenis besi sendiri dapat dikategorikan berdasarkan jenis bendanya, yaitu besi. Besi dapat dilihat sebagai unsur kimia yang terdapat pada muka bumi. Jika dilihat dari tabel periodik, besi memiliki nama unsur kimia ferum atau FE. Massa jenis besi juga cukup tinggi jika dibandingkan dengan unsur kima lainnya. Dengan massa jenis besi yang tinggi membuatnya memiliki volume yang lebih kecil jika dibandingkan dengan unsur lain.

Berdasarkan massa jenisnya, besi memiliki beberapa karakteristik yang membuatnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Umumnya, sifat besi sebagai logam yang memiliki warna siilver atau putih mengilap. Besi sebenarnya memiliki unsur yang elastis dan lunak sehingga besi dapat ditarik tanpa terancam putus. Besi juga mudah untuk ditempa agar dapat dibentuk.



Besi juga memiliki sifat yang sangat reaktif dan membuatnya dapat digunakan untuk bahan campuran dari paduan logam. Seperti contoh, besi dapat dicampurkan dengan elemen karbon untuk menciptakan logam baja. Dengan sifat besi yang reaktif dan karbon sebagai unsur pengeras dengan mencegah dislokasi dan bergeser pada kisi kristal dari atom penyusun besi. Tanpa karbon ini maka struktur kristal dari besi murni tidak memiliki resistensi antar-atom dan akan saling melewati satu sama lain sehingga menjadi sangat lembek.

Baca juga: Cara Konversi 1 Ons Berapa Kg

Besi baja menjadi salah satu paduan besi dengan karbon yang tidak menjalani reaksi eutektik. Meskipun besi yang berhasil terpadu dengan karbon disebut baja karbon atau baja panduan sendiri yang menjadikan baja dimasukkan dengan paduan elemen lain dapat memberikan karakteristik tertentu terhadap baja yang dihasilkan. Dengan begitu, pada penghitungan massa jenis sebuah baja dapat kita pahami terlebih dahulu menggunakan metode penghitungan massa jenis besi.



Leave a Comment