Materi Fungsi Komposisi Dan Fungsi Invers


Rumus Fungsi Invers – Saat belajar matematika Anda tentunya sering menjumpai lebih dari satu fungsi matematika. Memang ada banyak sekali fungsi dalam pelajaran matematika. Dari sekian banyaknya fungsi pada matematika, yang paling menarik untuk dipelajari adalah fungsi komposisi dan juga fungsi invers.

Nah, pada pembahasan kali ini kami akan mengulas tentang fungsi komposisi dan fungsi invers mulai dari pengertian, rumus, sifat-sifat, hingga fungsi keduanya dalam kehidupan. Untuk lebih jelasnya mari langsung saja kita simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.

Materi Fungsi Komposisi Dan Fungsi Invers

Pengertian Fungsi Komposisi

Apa itu fungsi komposisi? Pengertian dari Fungsi komposisi adalah suatu penggabungan dari operasi dua jenis fungsi f(x) dan g(x) sehingga nantinya dapat menghasilkan fungsi yang baru.

Rumus Fungsi Komposisi

Operasi untuk fungsi komposisi ini pada umumnya dilambangkan dengan huruf atau simbol “o”. Lambang tersebut bisa dibaca komposisi atau bisa juga bundaran. Fungsi baru inilah yang bisa terbentuk dari f(x) dan juga g(x) yakni:

  1. (f o g)(x) artinya adalah g dimasukkan ke f
  2. (g o f) (x) artinya adalah f dimasukkan ke g

Fungsi tunggal merupakan salah satu fungsi yang dapat dilambangkan dengan  huruf “f o g” atau bisa pula dibaca dengan “f bundaran g”. Selanjutnya untuk Fungsi ( f o g) (x) → f (g (x)) dapat dikomposisikan menjadi fungsi f (x).

Sementara itu, untuk “g o f” dapat dibaca sebagai fungsi g bundaran f. Sehingga “g o f” merupakan fungsi f yang harus diselesaikan terlebih dahulu dari fungsi g. Supaya memudahkan Anda dalam memahami mengenai materi fungsi ini, silahkan Anda perhatikan gambar berikut ini:

Rumus Fungsi Komposisi

Dilihat dari skema rumus diatas maka bisa diketahui bahwa :

Apabila f : A → B maka ditentukan dengan menggunakan rumus y = f(x)

Apabila g : B → C maka ditentukan dengan menggunakan rumus y = g(x)

Jadi akan diperoleh suatu hasil fungsi g dan juga f, yaitu:

h(x) = (gof)(x) = g( f(x))

Dari definisi tersebut maka bisa kita ambil kesimpulan bahwa fungsi yang melibatkan antara fungsi f dengan g bisa ditulis seperti berikut ini:

  • (g o f)(x) = g(f(x))
  • (f o g)(x) = f(g(x))

Baca Juga: Rumus Invers Matriks

Sifat-Sifat Fungsi Komposisi

Sifat-Sifat Fungsi Komposisi

Ternyata ada banyak sekali sifat yang dimiliki oleh fungsi komposisi. Adapun sifat-sifat pada fungsi komposisi adalah sebagai berikut ini:

Apabila f : A → B , g : B → C , h : C → D, maka akan berlaku berbagai sifat seperti berikut ini:

  1. (f o g)(x)≠(g o f)(x). Tidak berlaku sifat komutatif
  2. [f o (g o h)(x)] = [(f o g ) o h (x)]. bersifat asosiatif
  3.  Apabila fungsi identitas I(x), maka nantinya akan berlaku (f o l)(x) = (l o f)(x) = f(x)

Contoh Soal Fungsi Komposisi

Contoh Soal Fungsi Komposisi

Fungsi Komposisi dalam Kehidupan

Selanjutnya kami akan menjelaskan mengenai fungsi komposisi dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya:

  1. Pembuatan sebuah buku bisa diproses dengan melalui dua tahap, yakni:
  • Pertama adalah tahap editorial yang nantinya akan dilanjutkan dengan tahap produksi.
  • Dalam tahap editorial ini maka semua naskah akan di edit dan di layout untuk menjadi file yang sudah siap untuk di cetak.
  • Selanjutnya adalah tahap produksi yang dimana file tersebut segera dicetak supaya menjadi sebuah buku.
  • Untuk proses dalam pembuatan buku ini telah menerapkan algoritma fungsi komposisi.
  1. Untuk mendaur ulang logam, yakni:
  • Awal mulanya pecahan logam campuran akan dijadikan sebagai serpihan kecil.
  • Kemudian Drum magnetic yang ada di dalam mesin penghancur harus menyisihkan logam magnetic dengan memuat unsure bes.
  • Selanjutnya untuk sisa pecahan logam harus segera dikeruk dan dipisahkan. Sementara untuk serpihan besi harus dilebur langsung menjadi baja yang baru. Proses dalam daur ulang logam ini menggunakan fungsi komposisi.

Fungsi Invers

Fungsi Invers

Fungsi invers bisa terjadi karena adanya sebuah fungsi yang dinotasikan dengan f (x) dan memiliki relasi pada setiap himpunan A ke setiap himpunan B. Dengan demikian akan menjadi suatu fungsi invers dan dinotasikan dengan f-1 (x) yang tak lain mempunyai sebuah relasi dari himpunan B ke setiap himpunan A.

Jadi fungsi invers yang telah didapatkan dari f : A → B akan mengalami perubahan menjadi f-1 B → A sehingga untuk daerah asal atau domain f (x), berubah menjadi sebuah daerah kawan atau kodomain menjadi daerah hasil atau range f-1 (x) yakni himpunan A. Demikian pula sebaliknya yang terjadi pada himpunan B.

Fungsi invers atau yang biasa disebut dengan fungsi kebalikan merupakan suatu fungsi yang berkebalikan dari fungsi asalnya.

Sebuah fungsi f dapat dikatakan memiliki fungsi invers (kebalikan) f-1  apabila f merupakan fungsi satu-satunya dan fungsi pada (bijektif). Untuk hubungan tersebut dapat dinyatakan dengan rumus sebagai berikut ini:

(f-1)-1 = f

Secara umum bisa disimpulkan bahwa fungsi bijektif akan berlangsung ketika jumlah anggota domain sudah sama dengan jumlah anggota kodomain.

Setidaknya sekitar dua atau lebih domain yang berbeda dipetakkan kedalam domain yang sama. Untuk setiap kodomain memiliki pasangan pada domain. Untuk lebih jelasnya silahkan Anda perhatikan gambar di bawah ini.

Fungsi Invers

Menurut gambar dari gambar pemetaan tersebut, pemetaan yang pertama telah menunjukkan fungsi bijektif. Tetapi untuk pemetaan yang kedua bukan termasuk fungsi bijektif karena pemetaan diatas hanya berlangsung fungsi pada.

Untuk domain d dan juga e dipetakkan ke anggota kodomain yang tidak berbeda. Pemetaan yang ketiga juga bukan merupakan fungsi bijektif karena pemetaan diatas hanya akan berlangsung pada fungsi satu-satu. Kodomain 9 tidak memiliki pasangan sama sekali pada anggota domain.

Cara Mencari Invers dari Suatu Fungsi

Untuk mencari fungsi y=f(x) bisa dicari dengan cara sebagai berikut ini:

  1. Mengubah persamaan y=f(x) menjadi bentuk x=f(y)
  2. Menuliskan x dengan  f-1(y) sehingga  f(y) =  f-1(y)
  3. Mengubah variabel y dengan x sehingga akan diperoleh invers dari f(x) berupa  f-1

Baca Juga: Perkalian Matriks Dan Contoh Soal

Contoh Soal Fungsi Invers

Contoh Soal Fungsi Invers

Fungsi Invers dalam Kehidupan

Dalam bidang ilmu fungsi komposisi dan invers diterapkan seperti:

  • Pada bidang ekonomi, umumnya digunakan untuk melakukan perhitungan dan memperkirakan sesuatu seperti misalnya fungsi permintaan dan penawaran.
  • Pada bidang kimia, umumnya digunakan untuk menentukan waktu peluruhan suatu unsur.
  • Pada bidang geografi dan sosiologi, umumnya digunakan untuk optimalisasi pada industry dan kepadatan penduduk.
  • Pada ilmu fisika, umumnya digunakan persamaan fungsi kuadrat untuk dapat menjelaskan suatu fenomena gerak.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai fungsi komposisi dan fungsi invers secara lengkap dan jelas. Semoga apa yang telah kami sampaikan kali ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca semua. Semoga bermanfaat, terima kasih sudah mengunjungi website kami.



Loading...

Leave a Comment