Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di CARAHARIAN

×

Hubungan Ilmu Budaya Dasar dengan Teknik Elektro Lengkap Untuk Tugas Kuliah


Baca juga: Cara Menghitung Kriteria Ketuntasan Minimal

Baca juga: Cara Menghitung SHU Koperasi Simpan Pinjam



Baca juga: Arah Gaya Lorentz, Rumus dan Contoh Soal

Hubungan Ilmu Budaya Dasar dengan Teknik Elektro

Pembahasan mengenai ilmu budaya dan teknik elektro tentunya sangat memiliki perbedaan dasar di antara keduanya jika terkait mengenai konsep ilmunya. Namun, hal ini dapat ditelaah lebih dalam lagi dan bahkan keduanya memiliki keterkaitan yang kuat. Hal ini dapat dilihat dari konsep budaya yang menekankan etika dan profesionalitas menjadi seorang manusia yang manusiawi dan seorang teknisi harus mempelajari konsep teknik elektro dengan baik.

Seorang teknisi tentunya harus memiliki etika dasar dalam melakukan pekerjaannya. Aspek kebudayaan harus ditanamkan bagi seorang teknisi dengan memahami etika profesinya sebagai berikut.
1. Mengetahui seluk beluk tentang electrical engineering.
2. Mampu menjalin hubungan kerja yang harmonis dengan rekan kerja yang lain.
3. Selalu memperhatikan keselamatan kerja sesuai dengan standar yang berlaku.
4. Selalu bersikap disiplin.
5. Mampu melaksanakan dan menjaga kredibilitas ketika dilimpahkan wewenang oleh atasannya.

Selain memahami hal-hal dasar di atas, adapun kode etik yang harus dimiliki seorang teknisi dipaparkan sebagai berikut.

  1. Menerima tanggung jawab dalam pengambilan keputusan engineering yang taat asas pada keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan publik, dan segera menyatakan secara terbuka fatktor-faktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan.
  2. Menghindari konflik interes nyata atau yang terperkirakan sedapat mungkin, dan membukakannya pada para pihak yang terpengaruh ketika muncul.
  3. Akan jujur dan realistis dalam menyatakan klaim atau perkiraan menurut data yang tersedia.
  4. Menolak sogokan dalam segala bentuknya.
  5. Mengembangkan pemahaman teknologi, aplikasi yang sesuai, dan kemungkinan konsekuensinya.
  6. Menjaga dan mengembangkan kompetensi teknis dan mengambil tugas teknologi yang lain hanya bila memiliki kualifikasi melalui pelatihan atau pengalaman, atau setelah menyatakan secara terbuka keterbatasan relevansi kami.
  7. Memperlakukan dengan adil semua orang tanpa bergantung pada faktor-faktor seperti ras, agama, jenis kelamin, keterbatasan fisik, umur dan asal kebangsaan.
  8. Berupaya menghindari kecelakaan pada orang lain, milik, reputasi, atau pekerjaan dengan tindakan salah atau maksud jahat.
  9. Membantu rekan sejawat dan rekan sekerja dalam pengembangan profesi mereka dan mendukung mereka dalam mengikuti kode etik ini.

Baca juga: Rumus Konversi Celcius ke Kelvin