Nilai Sin Cos Tan 53 dan 37 Derajat


Nilai Sin Cos Tan 53 dan 37 Derajat – Cabang ilmu matematika yang membahas mengenai sudut biasanya berhubungan dengan trigonometri. Trigonometri sendiri membahas mengenai sudut yang berhubungan dengan panjang pada sebuah segitiga. Biasanya, trigonometri akan dikaitkan dengan bidang datar segitiga siku-siku yang memiliki sudut lancip dan sudut siku-siku. Jika salah satu satu sudut 90 derajat dan sudut lainnya diketahui, menjadikan sudut ketiga dapat ditemukan karena tiga sudut segitiga apabila dijumlahkan menjadi 180 derajat.



Hubungan antara panjang dan sudut segitiga dapat didefinisikan berdasarkan sisi-sisinya. Segitiga memiliki tiga sisi, yaitu sisi samping yang letaknya menempel atau letaknya disamping, sisi depan yang letaknya berhadapan dengan sudut yang ditinjau, dan sisi miring yang posisinya miring. Dengan begitu, dalam segitiga memiliki sudut trigonometri dengan rumus dasarnya, yaitu cos, sin, dan tan. Rumus ini dapat didapat dari sisi-sisi segitiga bahwa sin didapat dari sisi depan per sisi miring, cos didapat dari sisi samping per sisi miring, dan tan didapat dari sisi depan per sisi miring.

Baca juga: Pengurangan dan Penjumlahan Vektor Beserta Contoh Soal

Baca juga: Perkalian Vektor Matematika dan Contoh Soal

Dalam penghitungan trigonometri, tentunya perlu menggunakan rumus-rumus dari konsep cos, sin, dan tan. Penghitungan ini dapat dilakukan dengan melakukan sebuah perbandingan nilai yang tanpa memerlukan kalkulator. Hal ini berhubungan dengan sudut istimewa pada trigonometri sendiri. Sudut istimewa ini memiliki beberapa sudut dalam trigonometri yang penerapannya langsung dapat diketahui.

Pada pembahasan kali ini, kalian akan mempelajari mengenai sudut istimewa trigonometri pada sin, cos, dan tan dengan sudut 53 dan 37 derajat. Berikut pembahasannya.

Baca juga: Rumus Integral Subtitusi dan Contoh Soal

Konsep Sudut Istimewa pada Trigonometri

Konsep pada trigonometri tentunya akan membahas mengenai sudut-sudut yang berhubungan dengan sin, cos, dan tan. Sudut-sudut ini memiliki beberapa nilai yang tetap sehingga tidak perlu dilakukannya sebuah penghitungan. Sudut ini dinamakan sebagai sudut istimewa pada trigonometri yang mengungkapkan nilai pasti dari suatu sudut. Sudut istimewa dapat berupa nilai yang dapat ditemukan langsung dari perhitungan rasionya yang terdiri dari 0°, 30°, 37°, 45°, 53°, 60°, dan 90°.

Masing-masing sudut istimewa pada trigonometri memiliki beberapa konsep sebagai berikut.



1. Konsep sudut istimewa 0°

Pada sebuah segitiga, konsep dengan membuat salah satu sudut θ dapat menggunakan besar 0° terutama pada segitiga siku-siku. Hal ini dapat diterapkan untuk membuat segitiga menjadi satu garis lurus. Dengan begitu, panjang sisi samping b sama dengan panjang sisi miring c, sedangkan panjang sisi depan a bernilai 0.

2. Konsep sudut istimewa 30°

Pada sebuah segitiga, konsep dengan membuat salah satu sudut θ dapat menggunakan besar 30°. Konsep ini dapat diterapkan pada segitiga siku-siku yang dibentuk dari segitiga sama sisi. Panjang sisi segitiga sama sisi dapat dibuat sederhana dengan nilai 2. Pemilihan angka 2 dapat digunakan agar segitiga dapat dibagi dua menjadi segitiga siku-siku sehingga sisi bawahnya memiliki nilai masing-masing 1. Dengan begitu, hasil sudut 30° dengan panjang sisi sampingnya bernilai √3.

3. Konsep sudut istimewa 45°

Pada sebuah segitiga, konsep dengan membuat salah satu sudut θ dapat menggunakan besar 45°. Konsep ini dapat diterapkan pada segitiga siku-siku yang dibentuk dari persegi. Panjang sisi pada segitiga dapat dibuat sederhana dengan nilai 1. Dengan begitu, dapat kita ketahui salah satu sudutnya memiliki besar 45° dengan panjang sisi miringnya bernilai √2.

4. Konsep sudut istimewa 60°

Pada sebuah segitiga, konsep dengan membuat salah satu sudut θ dapat menggunakan besar 60°. Konsep ini dapat diterapkan pada segitiga siku-siku yang dibentuk dari segitiga sama sisi. Dengan mengacu pada salah satu sudutnya, yaitu 60° dapat diketahui panjang sisinya bernilai √3.



5. Konsep sudut istimewa 90°

Pada sebuah segitiga, konsep dengan membuat salah satu sudut θ dapat menggunakan besar 90°. Konsep ini dapat diterapkan pada segitiga siku-siku sehingga segitiga memiliki satu garis lurus. Dengan begitu, panjang sisi miring c akan sama dengan panjang sisi depan a, sedangkan panjang sisi samping b bernilai 0.

Baca juga: Rumus Integral Trigonometri dan Contoh Soal

Sudut Istimewa 53 dan 37 Derajat

Dari penjelasan sudut-sudut istimewa yang memiliki nilai perbandingan tanpa menggunakan kalkulator, terdapat sudut istimewa yang memiliki keistimewaan khusus dan tidak dimiliki sudut istimewa lainnya. Hal ini terjadi karena sifat penyusunnya yang berbeda sehingga memiliki nilai sudut yang tidak bulat seperti sudut lainnya.



Leave a Comment