Contoh Soal Mikrometer Sekrup SMP Pilihan Ganda


Contoh Soal Mikrometer Sekrup Pilihan Ganda – Di sekitar kita, pasti terdapat beberapa benda-benda yang perlu dihitung ukurannya. Benda-benda yang ada pasti memiliki bentuk yang bermacam-macam dan menjadikannya perlu menggunakan alat khusus ketika ingin mengukurnya. Beberapa benda yang berukuran sangat tipis dapat menggunakan alat ukur mikrometer sekrup.

Mikrometer sekrup merupakan bagian dari alat pengukuran yang dapat digunakan untuk mengukur macam-macam benda yang berukuran sangat tipis. Alat ini dapat memiliki fungsi mengukur benda dengan tingkat ketelitian tinggi. Pada praktiknya, menggunakan mikrometer sekrup harus paham konsep dasarnya dalam membaca hingga menghitung hasil akhirnya.



Mikrometer sekrup memiliki konsep dasar hampir sama dengan jangka sorong. Keduanya memiliki kesamaan fungsi karena digunakan untuk penghitungan panjang, tebal, hingga diameter suatu benda. Namun, keduanya memiliki perbedaan berdasarkan tingkat ketelitian bahwa mikrometer sekrup memiliki tingkat ketelitian lebih tinggi sepuluh kali lipat dibanding jangka sorong.

Baca juga: Cara Membaca Mikrometer Sekrup Yang Tepat

Baca juga: Rumus Kapasitansi Kapasitor dan Contoh Soal

Pada kesempatan kali ini kalian akan mempelajari mengenai mikrometer sekrup dengan beberapa contoh soalnya. Berikut pembahasannya.

Konsep mikrometer sekrup

Mikrometer sekrup merupakan salah satu alat pengukuran yang terdiri dari sekrup terkalibrasi dan memiliki tingkat kepresisian 0.01 mm (10-5 m). Penemu alat ini adalah Willaim Gascoigne pada abad ke-17 karena dibutuhkan alat yang lebih presisi dari jangka sorong.

Berdasarkan fungsinya, mikrometer sekrup harus digunakan secara benar agar dapat diketahui hasilnya dengan jelas. Untuk itu, perhatikan cara penggunaan mikrometer sekrup seperti berikut.

  1. Objek yang ingin diukur diletakkan menempel dengan bagian poros tetap.
  2. Setelah itu, bagian thimble diputar hingga objek terjepit oleh poros tetap dan poros geser.
  3. Bagian ratchet dapat diputar untuk menghasilkan perhitungan yang lebih presisi dengan menggerakkan poros geser secara perlahan.
  4. Setelah yakin bahwa objek benar-benar terjepit di antara kedua poros, hasil pengukuran dapat dibaca di skala utama dan skala nonius.

Perhatikan gambar berikut.

Pembacaan mikrometer sekrup pada gambar di atas dapat dilakukan dengan cara berikut.

  1. Untuk skala utama, dapat dilihat bahwa posisi thimble telah melewati angka “5” di bagian atas, dan pada bagian bawah garis horizontal telah melewati 1 strip. 0.5mm. Artinya, pada bagian ini didapat hasil pengukuran 5 + 0.5 mm = 5.5 mm. Pengukuran juga dapat dilakukan dengan prinsip bahwa setiap 1 strip menandakan jarak 0.5mm. Dikarenakan terlewati 5 strip di atas garis horizontal dan 6 strip di bawah garis horizontal, maka total jarak adalah (5+6) x 0.5mm = 5.5mm
  2. Pada bagian kedua, terlihat garis horizontal di skala utama berhimpit dengan angka 28 di skala nonius. Artinya, pada skala nonius didapatkan tambahan panjang 0.28mm
  3. Maka, hasil akhir pengukuran mikrometer sekrup pada contoh ini adalah 5.5 + 0.28 = 5.78mm. Hasil ini memiliki ketelitian sebesar 0.01 mm.

Contoh soal

1. Perhatikan gambar berikut.

Jika pada suatu pengukuran didapatkan gambar skala utama dan skala nonius sebagai berikut, berapa panjang dari benda yang diukur?

Pembahasan:

Skala utama = 4 mm

Skala nonius = 0,30 mm

Maka, hasil pengukuran = Skala utama + skala nonius = 4 +0,3 = 4,30 mm

Baca juga: Sifat Besi Secara Kimia dan Secara Fisika

Baca juga: Mengenal Asam Karboksilat, Tata Nama dan Sifat-Sifatnya

2. Perhatikan gambar berikut.

Berapa ketebalan kawat tembaga yang diukur dengan mikrometer sekrup berikut?

Pembahasan:

Skala utama = 1,5 mm

Skala nonius = 0,30 mm

Maka, hasil pengukuran = Skala utama + skala nonius = 1,5 + 0,3 = 1,80 mm.

Contoh Soal Alat Ukur SMP Pilihan Ganda

1. Alat yang digunakan untuk mengukur diameter cincin adalah ….

a. mistar

b. neraca analitis

c. mikrometer sekrup

d. jangka sorong

2. Ketelitian yang dimiliki jangka sorong adalah ….

a. 1 cm

b. 0,01 cm

c. 1 mm

d. 0,1 mm

3. Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai ….

a. besaran turunan



Leave a Comment